Miss CEO

Miss CEO
02 wanita yang mengintimidasi


entah mengapa perasaanku tidak enak


batin Semy


Semy dan Monalisa masuk keruangan CEO


nampak Rosemary duduk di kursinya tangannya menahan dagu dan matanya menatap tajam ke arah semy


Semy sudah menyadari itu adalah tatapan mengintimidasi


" berikan aku data tentang orang ini " ucap Rosemary


" silahkan " ucap Monalisa sambil menyerahkan data tentang Semy


Rosemary memandangi data tentang semy lalu mengibaskan tangannya memberi tanda agar Monalisa keluar dari ruangannya


hening beberapa saat


" aku membaca kau punya riwayat dipecat secara tidak hormat dan kau tau itu artinya kau akan sulit diterima di perusahaan manapun" ucap Rosemary


Semy hanya terdiam tidak tau harus menjawab apa


" sa saya..."


" aku juga mendengar percakapan kalo kau sangat butuh uang dan pekerjaan ini..." Rosemary tidak melanjutkan ucapannya dia menatap tajam lalu mengetuk ngetukkan jarinya ke meja


entah mengapa bagi semy rasanya sangat mengintimidasi


" saya butuh uang untuk pengobatan nenek saya ja jadi sa saya harap nona CEO me menerima saya untuk bekerja di perusahaan ini " Semy tergagap


"dari caramu bicara sepertinya kau butuh uang dalam waktu yang cepat..." Rosemary kembali mengetuk ngetukkan jarinya


Semy menelan ludah


" iya nona benar saya butuh uang dalam waktu cepat saya...bila diijinkan ingin meminjam uang diperusaan ini sebesar 250 juta untuk biaya operasi nenek saya dan akan membayarnya dengan gaji saya " Semy tidak berani bicara terus terang hanya berani melanjutkan kata kata dalam hatinya


seakan bisa membaca ketidak beranian semy


Rosemary menatapnya tajam


" berapa uang yang kau butuhkan sudah terlanjur seperti ini maka akan kubuat semuanya mudah "


Semy tidak mengerti dengan magsud ucapan Rosemary


" 250 juta nona un un untuk biaya operasi cangkok jantung nenek saya "


Rosemary : " aku akan memberimu uang lebih banyak dari itu kalo kau bersedia melakukan perjanjian denganku "


Rosemary tidak bicara dia kembali mengetuk ngetukkan jarinya dan matanya menatap tajam


" saya bersedia melakukan perjanjian apapun nona apapun saya bersedia " ucap Semy seakan tersadar


" sungguh bersedia apapun "Rosemary menaikkan alisnya


" iya nona apapun "


"baiklah temui aku nanti disini jam 5 sore aku akan memberi tahu apa yang harus kau lakukan nanti " ucap Rosemary


" baik nona " Semy lalu pamit pergi meninggalkan ruangan


" sepertinya akan menarik " guman Rosemary


tik tok tik tok waktu terus berjalan Semy berjalan menyusuri taman kota dia memikirkann perjanjian seperti apa yang akan dilakukan dengan nona CEO nya entah mengapa perasaannya sangat tidak enak


haaaah perasaan ku gak enak apa akan terjadi hal yang buruk cara nona itu bersikap seperti menunjukkan magsud tersirat dan perasaanku merasakan sepertinya akan terjadi hal yang buruk tapi aku butuh uang apa yang harus aku lakukan


batin semy


Semy berpikir keras memikirkan hal terburuk apa yang bisa saja terjadi padanya


tanpa terasa waktu terus berjalan dan menunjukkan jam 04:45 dia langsung bergegas untuk menemui nona Rosemary


dia menghampiri staf seolah si staf sudah mengerti dia langsung mengantar ke ruangan CEO nya


Semy menarik nafas panjang lalu membuka pintu


"selamat sore nona " ucap Semy sambil membungkuk


Rosemary memutar kursi menghadap semy lalu mengibaskan tangan ,si staf langsung membungkuk dan meninggalkan ruangan


tanpa basa basi


" kau sudah bilang akan melakukan apapun kan "


" iya nona "


"di dalam amplop ini ada cek senilai 350 juta dan keterangan apa saja yang harus kau lakukan" Rosemary mengangkat amplop coklat besar


" memang apa yang harus saya lakukan nona" ucap Semy


"menikah denganku dan jadilah budakku" ucap Rosemary sambil melempar amplop berisi surat kontrak dan cek ratusan juta


@@@@