Miss CEO

Miss CEO
15 resepsi


acara yang berjalan dengan lancar namun juga sangat melelahkan bagi Samy dan Rosemary mereka memutuskan untuk istirahat sebentar di ruang hias


semy menyerahkan segelas minuman dingin untuk Rosemary lalu pergi keluar pintu


"mau kemana kau" ucap Rosemary yang menghentikan langkah semy yang akan membuka pintu


"kau mau meninggalkan aku sendirian?" tanya Rosemary dengan galaknya


"aku mau ketoilet" ucap semy bingung


"aku juga mau ke toilet antar aku dulu" ucap Rosemary lalu meminum minuman nya dulu


semy pun menghampiri Rosemary membantu Rosemary berjalan karna sepertinya dia kesulitan dengan gaun pengantinnya yang mengembang itu


semy yang selesai lebih dulu sedang menunggui Rosemary yang masih dalam toilet


lalu salah satu staf berlari menghampiri semy


"tuan aku pikir anda kemana itu disana ada nyonya besar datang mana nona muda?" ucap si staf


" nyonya besar?,nona masih di toilet"


staf :"nyonya besar adalah ibunya nona Rosemary yaitu nyonya Yasmine"


"oh begitu..kalo begitu aku tunggu nona selesai dulu" ucap semy yang baru tau nama ibu mertua nya


staf :"kalo begitu saya juga akan menunggu"


saat itu ditempat resepsi terjadi hal yang tak terduga ibunya Rosemary datang


Emma dan Eduardo lagi lagi dibikin terkejut


bagaimana bisa seorang perempuan yang selama ini hanya bisa berbaring ditempat tidur dapat berjalan dengan sehat


"oh Yasmine apa kabarmu lama tidak bertemu" ucap Emma basa basi sambil menghampiri dan memeluk


"tidak seperti yang kau harapkan aku sehat bugar" bisik Yasmin ditelinga Emma yang memeluknya


"kurang ajar". Emma dalam hati


"apa yang kau ucapkan" ucap Emma dengan senyum canggung


"ibu" tiba tiba Rosemary menyapa


orang orang yang menyaksikan itu pun akan langsung tau jika hubungan Rosemary ibunya dan Emma tidak baik


orang orang itu tidak berkata apapun tapi tatapan mereka seperti mengatakan 'sepertinya istri kedua itu tidak diterima di keluarga Alvaro namun nampaknya dia yang memaksakan diri'


orang orang disana langsung memusatkan perhatian pada Yasmine selaku nyonya rumah sah keluarga Alvaro sementara mereka cenderung menghindar dari Emma karena merasa tak nyaman


"kurang ajar orang itu menghindari ku seolah aku ini kuman" Emma hanya bisa mengutuk tanpa bisa melakukan apapun


Emma hanya bisa melihat kebahagiaan keluarga Rosemary dari kejauhan tampa berani ikut bergabung karna mendekat sedikit saja Rosemary sudah menatapnya dengan tajam


"sialan keluarga itu sengaja mengucilkan aku jika begini terus para tamu disini akan bergosip dan merendahkan aku tapi aku bisa apa" ucap Emma penuh kemarahan


Rosemary memperkenalkan semy pada ibunya, semy bersikap sangat sopan dan ramah pada ibu mertuanya dia juga memperkenalkan keluarga semy pada ibunya


kedua keluarga itu tampak bahagia


" ibu kenapa memaksakan diri untuk datang bukankah kaki ibu masih sakit" ucap Rosemary pelan


"anakku menikah tentu saja aku ingin ikut merayakan meski tidak sempat menyaksikan keberkatan kalian" jawab Yasmine


"aku sangat senang ibu datang meski begitu ibu harus sangat hati hati pada Emma dan anaknya itu" ucap Rosemary khawatir


Yasmine :"jangan khawatir"


Rosemary :"maafkan aku bu aku belum berani membuat ibu tinggal dirumah kita karna masih ada dua orang gila itu aku tidak bisa tenang membiarkan ibu tinggal satu atap dengan mereka"


Yasmine :"ibu mengerti ibu akan menurut padamu karna ibu tau yang kamu lakukan adalah demi kebaikan"


"terimakasih sudah percaya padaku" ucap Rosemary sambil memeluk ibunya


"dan menantuku itu ternyata sangat sopan dan baik anakku tak salah pilih ibu hanya sedikit kecewa kamu hanya memberi tahu akan menikah tapi tidak mengenalkan dia pada ibu dulu"


"maaf keadaannya darurat ibu tau sendiri kan aku harus berhati-hati karena ada dua orang itu"


"iya ibu mengerti apapun itu semoga pernikahan dan rumah tanggamu bahagia" ucap Yasmine


mereka saling berpelukan


@@@@@