
sekarang pukul 07:20 pagi Rosemary sudah berdandan rapi sekali segala sesuatu yang dipakainya dipersiapkan Monalisa yang datang pagi sekali untuk membantu nonanya
bibi maya dan yang lainnya melambaikan tangan melepas kepulangan Rosemary dan semy
Rosemary dan semy menaiki mobil yang berbeda karena berbeda tujuan
"bagaimana tidur nona saya sempat khawatir" ucap Monalisa
"tidurku nyenyak kamu jangan khawatir"
"yah syukurlah"
"hemmm"
tidur Rosemary memang nyenyak namun Rosemary teringat kejadian tadi pagi dimana dirinya bangun merasa kaget karena berada ditempat asing dan yang lebih kaget saat kasur tempat dia tidur seperti bergerak dan ternyata dia tidak tidur di atas kasur melainkan diatas badan semy sontak dia terkejut dan langsung turun dengan pelan pelan berharap yang punya badan tidak mengetahui tingkahnya
setelah sekian lama akhirnya aku bisa tidur nyenyak tapi kenapa tiap kali tidur tanpa sadar selalu begitu untung dia tidak bangun dan protes seperti waktu itu
batin Rosemary
"menyebalkan" umpat Rosemary
"ada apa nona" Monalisa kebingungan sambil melihat kaca spion
"tidak ada apa apa" Rosemary nampak kesal
"baiklah kalo tidak ada apa apa" ucap Monalisa
sementara disisi lain semy sudah sampai ke tempat kerjanya diantar asisten Rosemary yang lain
asisten :"tuan nanti saya akan jemput anda waktu pulang ini kartu nama saya"
"sepertinya tidak usah" ucap semy sambil menerima kartu tersebut
"ini perintah nona"
"baiklah kalo begitu"
ditempat kerjanya tampak Dani yang sudah datang terlebih dahulu sudah memulai pekerjaan
"pagi bro" sapanya
"pagi" jawab semy malas
"kenapa bro?" tanya Dani
"ngantuk tidur cuma 3 jam itu juga kurang"
"kenapa bisa begitu bro" Dani heran
"karena perempuan menyebalkan itu"
"istriku"
"eh" Dani menggaruk kepalanya yang tak gatal
semy naik ke base lantai dua dia merebahkan badannya
semy teringat bagaimana dia makin gelisah dan tidak bisa tidur saat Rosemary semakin merapat padanya ditambah lagi pagi pagi dia harus pura pura belum bangun saat Rosemary membuka matanya karena tidak mau di omeli seperti waktu itu
"dasar gadis menyebalkan lebih baik dipukuli daripada disiksa dengan cara begitu" gerutu semy sambil membenamkan wajahnya ke bantal namun dia teringat pada pekerjaannya pada pak Tony akhirnya dia memaksakan untuk fokus bekerja
@@@@@
sementara dikantornya Rosemary sedang rapat tentang proyek pembuatan club'VVIP salah satu perusahaan yang ikut tendernya adalah lighting property , Rosemary memperhatikan satu persatu perusahaan mendemonstrasikan desain mereka dan tak bisa dipungkiri Kalau lighting property memiliki desain yang lebih futuristik dan modern dibanding yang lainnya membuat Rosemary mau tak harus memilihnya karena tidak ingin kehilangan desain terbaik
"desain yang sangat bagus tuan Marco tapi kenapa anak buah anda yang mendemonstrasikannya?" tanya Rosemary
"bukankah itu fungsinya asisten" ucap marco sambil tersenyum bangga
"setiap desain baru maka asisten anda juga slalu baru sepertinya anda sangat pintar memfungsikan asisten" ucap Rosemary tiba tiba
Marco nampak terkejut
"aku dapat info itu dari asistenku Monalisa" Rosemary sambil tersenyum
"bagaimana anda..." Marco tak berani melanjutkan ucapannya
"bukankah itu fungsinya asisten selain membantu mengerjakan pekerjaan kita dia juga berfungsi untuk menyeleksi dengan siapa kita bekerja sama benarkan monalisa" Rosemary menelisik
"tentu nona" jawab Monalisa yang duduk disampingnya
"anda jangan salah faham nona saya hanya memperkerjakan asisten yang berbakat demi kekonsistenan perusahaan kami" ucap Marco
"oh aku baru tau selalu berganti demi mempertahankan kekonsistenan apa arti lain dari kata konsisten itu slalu berganti" ucap Rosemary menohok
Marco tampak tertusuk egonya dengan ucapan Rosemary dia ingin melemparkan kata kata tajam pada Rosemary tapi disisi lain dia butuh tender ini
dia terpaksa menahan egonya
kenapa aku merasa nona CEO ini seperti mengetahui sesuatu tentangku
aku merasa dia seperti ingin berperang denganku
batin Marco
@@@@@@
************