
Saat sampai di depan rumahku.
"nih konci motor" kata jazon sambil melemparkan kunci ketanganku.
Saat jazon ingin berbalik pergi ke rumahnya
"jazon!" panggilku yang menghentikan langkahnya.
"hmm"sahut jazon berbalik ke arahku "masih kangen ya" godanya
"jangan bercanda jazon! Aku cuma mau nanya besok kamu ada waktu nggak" tanyaku
"emangnya kenapa? Mau ngajak jalan? oke aku mau!" godanya lagi.
"bukan! Besok aku ada tugas matematika, kamu tau kan aku nggak suka matematika" jelasku
"iya tau, terus kenapa?"..
"Aku mau minta bantuanmu, bantui aku dan ana ngerjain tugas"
"oke" setujunya yang membuatku merasa senang "tapi ada syaratnya" lanjutnya yang membuat rasa senangku sirna
"syaratnya apa?!" tanyaku dengan nada kesal
"JADI PACARKU! "...aku diam membisu, aku tidak tau apa yg harus aku katakan menerimanya?!...π atau menolaknya?! ......π
"TAPI BOHONG!" lanjut jazon.
Ternyata dia berbohong! hatiku terasa sesak! Dia mempermainkanku! keterlaluan! bahkan dia tertawa cengengesan dia pikir itu lucu! Dengan perasaan yang amat kecewa aku meninggalkannya masuk ke dalam rumah dia terus memanggilku tapi aku pura-pura tidak mendengarnya! Masuk ke kamar menebar sepatu dan tas ke lantai. Lalu menjatuhkan tubuhku ke kasur. Menutupi wajahku yang penuh dengan air mata yang jatuh sudah tidak tertahan lagi. Dadaku terasa sesak bisa-bisanya aku memikirkan untuk menerimanya atau tidak! Dia hanya mempermainkanku dasar pria jahat tidak punya perasaan! Lain kali aku tidak akan percaya dengan katamu lagi JAZON BRENGSEK!! Karena menangis energiku terkuras habis merasakan lelah hingga tertidur.
*****
Suara berisik berasal dari hp ku, membuatku terbangun dari tidurku "hallo?" kataku sambil mengucek mata
"Aku tunggu 5 menit, ambilkan jus dan camilan ke kolam renang" perintah pria yang sudah mematahkan hatiku tadi sore.
"Aku tidak mau!" tolakku
"oke! Aku tidak mau membantumu mengerjakan tugas MTK" ancamnya! setelah itu dia mematikan telepon.
Sebenarnya aku tidak peduli dia mau bantu atau tidak, tap.... Karena sudah janji pada ana mau tidak mau aku harus menuruti perintahnya.
Aku melihat jam ternyata sudah jam 9 malam berarti sudah 4 jam aku tertidur. Tidak sempat mengganti pakaian lagian hanya 5 menit waktu yang di berikan oleh jazon!
Saat aku keluar dari kamar aku melihat ibu yang sedang menonton tv.
"putri molorku ternyata sudah bangun" kata ibu "mau makan apa nanti ibu siapkan"
"nanti saja bu! Soalnya tuan muda itu menyuruhku untuk membawa camilan ke kolam renang" jelasku
"tapi ganti dulu pakaianmu sayang" saran ibu
"cuma sebentar kok bu, nanggung mau ganti baju"
"baiklah sayang,oh iya... jangan lupa untuk menyuruh jazon naik, takutnya nanti dia masuk angin"
Uhh kesal ibuku saja memperhatikannya, seharusnya ibu tidak memperbolehkanku, agar aku tidak repot menurutinya,
Akupun pergi ke rumah utama menuju dapur mengambil camilan di kulkas lalu berjalan menuju kolam renang.
Aku melihat jazon sedang berenang, apa dia tidak kedinginan berenang di malam hari, dasar anak pencari penyakit! Ntar yang susah aku! Tiap kali dia sakit tidak mau di rawat dokter, maunya di rawat olehku, emang aku ini dikiranya suster!!!, ya beginilah di dalam hatiku sering kali mengumpatinya habisnya dia selalu saja membuatku jengkel...
"tuan mudaku" panggilku dengan nada sopan "ini pesanan yang anda suruh, sudah saya bawa kan. Buruan naik nanti masuk angin"
Jazon tersenyum lebar melihatku yang bertingkah seperti pelayan. Diapun segera naik dari kolam renang,
apa yang saya lihat guys?! Mataku melihat cahaya berkilau, ohh tidak ini adalah zina mata! Aku melihat roti sobek jazon yang sangat menggoda! Kuatkan imammu rubby! Dia itu iblis yang di kirim tuhan untuk mengujimu jangan tergoda..
"udah puas liatinnya, tuh ngiler" goda jazon yang membuatku malu di buatnya
"idih! Apaan sih! Orang cuman liatin karena kamu! Ya bisa bisa nya kamu berenang di malam hari kayak gini! Nanti sakit aku yang repot dasar bocah pencari penyakit!!" omelku
"kalo mau perhatian lembut dikit kek, jangan jutek jutek deh" cetusnya "meaw!"
"udah deh susah kalo ngomong sama cwok ke PEDE an kayak kamu! Ngeselin!!"cetusku "aku pulang ya"
Saat aku ingin pergi jazon menghentikanku dengan cara memegang tanganku. Dan akupun langsung menghempaskan tangannya.
"ada apa lagi si jazon?!" tanyaku kesal
"belum mandi kan?" kata jazon "yuk sekalian berenang bareng"
"dasar mesum!" cetusku
"ehh kok mesum" tanyanya
"iya kamu mesum! Aku kan cwek masa berenang sama cwok apalagi berduan di malam hari! Itukan mesum namanya" omelku
"haha! Meaw meaw, bukannya kamu pernah bilang ya di antara kita nggak ada istilah cwok cwek. Yang ada istilah manusia! Manusia meaw" jelas jazon yang menekankan kata manusia
"iya sih, maaf aku eror"
"emang! Cwek eror"
"ihh jazon kamu ngeselin!"
"lagian udah sejam gini belum ganti baju"
"amiin".......
" Lah,,,,, kok di amini"
"biar bisa di rawat oleh suster meawku" katanya dengan nada manja
"iya ntar suster kasih kamu racun" cetusku
"suster kejam tapi sayang" gombalnya.
lagi lagi jazon menyerang perasaanku dengan kata kata seperti itu. Sebaiknya aku cari cara agar nggak kelihatan baper.
"hmm itu pakai kimonomu! Nggak malu ya telanjang dada di depan orang" kataku sambil menutup mata dengan kedua tanganku.
"pakek in" katanya yang membuat ku tidak bisa menahan emosi lagi.
"JAZON! NTAR MULUTMU AKU CABIK-CABIK! DI SURUH PAKEK YA PAKEK! DASAR ANAK MANJA UDAH GEDE JUGA! TAU NGGAK SI DI DEPAN ORANG KAMU DINGIN KAYA ES TAPI KENAPA? KALO SAMA AKU KAYAK BOCAH!" omelku terhenti saat melihat matanya berkaca-kaca sungguh pria berwajah sempurna itu tidak bisa untuk di marahi. Dunia memang kejam, sangat tidak adil untuk orang burik sepertiku....
Dengan wajah yang di buat-buat sedih jazon memakai kimono putihnya.
"itu aku buatkan kamu coklat panas, ya aku tau kamu pesan jus tapi,,, kalo abis berenang cocoknya minum yang anget-anget" jelasku pada coklat panas yang langsung di minum jazon, dia tidak membantah lagi karena habis ku omeli, hah rasanya ingin tertawa melihat ekspresinya yang seperti anak yang habis di marahi ibu tirinya :D.
"yaudah aku pulang ya jazon" pamitku
Sepertinya dia ingin menghentikanku tapi di dalam lubuk hatinya pasti masih merasa ketakutan, malang sekali tuan muda yang di marahi oleh anak pelayan sepertiku.....
Grep!! Tiba-tiba kedua tanganku di tarik dari belakang, punggungku menabrak tubuh seseorang yang sudah pasti ini jazon,,,,
"jazon!" teriakku
"ayo kita swiming meawku"bisiknya di telinga yang membuatku merinding
"enggak mau jazon" sergahku sambil menggoyangkan tubuh agar jazon melepaskanku
π
"satu.... " kata jazon sambil membalik tubuhku ke hadapannya
π
"dua.... " katanya yang langsung mengendong tubuhku sambil berjalan mendekati kolam renang
π
"ti..... " aku langsung menutup mataku, sudah pasti jazon akan menceburiku ke kolam renang " ti..... Ga.... " setelah menyelesaikan hitungan ketiga nya aku hanya merasakan genangan kecil dari tubuh jazon, membuka mata karena penasaran ternyata dia sedang tertawa. Dengan kesal karena di permainankannya aku memcengkram bibir jazon hingga membuatnya bungkam.
Tapi ini malah menjadi masalah karena bisa membuat salah paham posisiku yang di gendong olehnya dan tanganku yang menutup bibirnya benar-benar membuatku malu sendiri bahkan wajah jazon terlihat memerah. Mata kami bertemu membuatku tidak tahan lagi untuk bertahan tidak ada cara lain. Aku harus menjatuhkan kami ke dalam kolam renang agar elemen memalukan ini sirna dari pikiran dan hati.. Dalam gendongan jazon aku berusaha membebani menarik jazon ke dalam kolam renang. Mungkin karena jazon masih tenggelam didalam pikirannya dia hanya melihatku tanpa berkedip. Akhirnya kami terjatuh ke dalam kolam renang...
"Byurrrrrrrr" suara air kolam
"rubby!" teriak jazon
"ya aku disini" sahutku yang habis keluar dari dalam air
"wah dingin ya" kataku agar terhindar dari kecangungan.
"pegang tanganku" katanya sambil menyodorkan tangannya ke arahku. Dan aku menghempaskan tangannya.
"tidak perlu! Aku juga bisa berenang" tolakku
Namun, jazon memaksaku untuk berpegangan dengannya. Kami pun naik,,,
"Aku pulang ya" pamitku yang langsung pergi tanpa mendengar persetujuannya...
Saat sampai di rumah ibu melihatku basah kuyup, aku berbohong karena terpeleset saat membawakan jazon handuk. Dan ibu mempercayainya menyuruhku untuk mandi air hangat.
*****
Di sepanjang malam aku masih memikirkan hal tadi, apa jazon juga merasakan hal sama karena aku melihat wajahnya yang juga memerah. Itu hal memalukan, apa aku sangat berlebihan, akukan hanya ingin membuatnya berhenti dari tawanya. Iya!! itu bukanlah hal yang bisa membuat salahpaham dan membuat jantung berdegup kencang. Tapi aku memegang bibirnya bagian yang sangat intim!! Ahh ruby memalukan sekali! Itu hal yang sangat memalukan!!! Kamu terlihat sangat agresif! Ahhh aku tidak ingin melihatnya tapi besok aku akan bertemu dengannya T_T
Tring! Suara notif pesan dari hp ku. Pesan dari jazon
"meaw, kamu belum tidur kan" isi pesannya
"meaw aku tidak bisa tidur nih" pesan keduanya
"meaw kenapa cuman di read" pesannya yang ketiga.
"meaw kenapa aku terus membayangkanmu di setiap waktu, bahkan saat waktu yang harusnya kosong terisi olehmu" pesannya yang ke empat membuatku harus cepat-cepat membalasnya sebelum dia melanjutkan pesannya yang bisa membuat aku baper.
"nggak jelas! Jangan ganggu mau tidur!" balasku
"meaw jangan tidur! Aku memakasa nih! aku tidak suka sendirian di malam yang sangat sunyi ini" pesannya yang membuatku tidak tega.
Aku mengirimkan lagu agar dia bisa mendengarkannya bersamaku hingga kami tertidur sendiri. TAPI ADA KESALAHAN AKU MENGIRIM LAGU "I LOVE YOU 3000" apa lagi di dalam liriknya ada kata "i want to be my husban" dengan cepat aku menariknya.
"haha kenapa di tarik! Aku sudah mendengar setengahnya, kirim lagi aku ingin mendengar nya" pesan suara jazon.
"tidak mau" balasku
"okay aku bisa mendengarnya di internet" pesan suaranya
"terserah!" balasku segera mematikan data.
Dan entahlah kenapa rasanya aku ingin memutar lagu ily 3000 hingga tidak terasa aku tertidur....
πΆπΆπΆ