
Di dalam perjalanan jazon menyanyikan lagu Romantis. Apa dia tidak mengerti jika aku ini juga seorang wanita! Bisa baper karena ulahnya. Entalah semenjak aku bertumbuh dewasa ada rasa aneh yang menggajal hatiku dan akhirnya aku mengetahui bahwa ini adalah perasaan suka yang melebihi sahabat. Tapi, bukan berarti suka itu sama dengan cinta, "NO!" rasa suka ini lebih mengarah pada diriku yang normal sebagai wanita.
Sebelum sampai di sekolah aku menyuruh jazon untuk berhenti.
"Stop!" teriaku dari belakang
"kenapa?" tanyanya bingung
"pokoknya! Berhenti!" tuntutku
"ogah"jawabnya singkat!
"kamu berhenti atau aku lompat!" ancamku yang akhirnya membuat dia berhenti.
Aku turun dari motor, saat aku ingin berbicara jazon menatapku aneh.
"kenapa? " tanyaku penasaran
Jazon menyentuh hidungku, saat dia sentuh terasa sedikit nyeri " kenapa hidungmu merah" tanyanya yang membuatku melihat kaca spion. Dan benar hidungku merah seperti badut, Ini pasti karena yang tadi untung saja hidungku tidak patah.
"tidak tau kenapa?" dustaku yang tidak mau memperpanjangnya
"Jangan-jangan ini karena ulahku yang mengerem mendadak" tebakannya yang benar.... Aku segera membicarakan tujuanku agar terhindar dari obrolan tentang hidungku yang merah ini "jaz,,, kamu turun di sini aja ya?".
Jazon ingin mengeluarkan suara yang kutebak itu pasti penolakan "PLEASE" ucapku sebelum dia berbicara. Dengan mohon-mohon aku berusaha, tapi jazon hanya terdiam memasang wajah muram. Rasanya aku tidak enakan. namun, ini semua demi keselamatanku! Aku tidak boleh goyah!
"jazon! Kamu itu anak umur berapa si! Kayak bocah!" tegasku yang membuat jazon akhirnya mau turun dari motorku.
"susah ya, kalo punya cewek pemalu" katanya yang membuatku bisa salah paham. Siapa cweknya? Tanyaku dalam hati. Sudahlah dari pada ke GR an lebih baik aku OTW kesekolah.
Akupun menaiki motorku dan tidak lupa mengucapkan "aku duluan ya" pada jazon yang dibalasnya dengan anggukan.
Bagaimana? Ini! Sebenarnya aku tidak tega padanya.
"tidak apa" kata jazon "lagian hanya 100 langkah"
"tapi, itu lumayan jauh" kataku sedikit khawatir
Jazon menarikku hingga aku terduduk di motor "pergilah, atau aku akan berubah pikiran!" ancamnya yang membuat aku segera melajukan motorku ke depan dengan kecepatan lambat. Dari kaca spion aku melihat jazon yang berada tidak jauh di belakangku berjalan dengan santai memasang wajah datar yang terlihat cool.
"TAMBAH KECEPATANMU!! " teriaknya yang membuatku mempercepat laju motorku. Hingga aku sampai di parkiran sekolah.
Terlihat jelas kendaraanku mencolok karena kesederhanaannya yang selalu di tertawakan dan di lihat hina oleh mereka anak orang kaya yang sombong.
Tapi tidak masalah aku sangat bersyukur mempunyai motor metik berwarna merah ini, motor yang mempunyai arti spesial karena ini pemberian almarhum ayahku saat ulang tahunku yang ke 14 dan saat itu pula hadiah terakhirnya untukku tidak terasa sudah mau 4 tahun kepergiannya "AYAH AKU SANGAT MERINDUKANMU" T_T......
🍃🍃🍃
Sebenarnya aku tidak mau sekolah di sini karena lingkungan nya yang sangat berbeda denganku. SMA STAR HIGHT adalah sekolah yang berisi anak pintar dari keluarga kaya raya dan terhormat. Sangat jauhkan dengan levelku. Namun, jazon memaksaku untuk sekolah di sini jika aku menolak maka dia tidak mau sekolah lagi, dasar anak yang pemaksa! Dan aku menyetujuinya asal jazon tidak mendekatiku saat sekolah berpura-pura jadi orang asing.
Aku selalu berdoa semoga orang tua jazon tidak setuju karena biaya sekolah di sma smart sangat mahal namun, takdir berkata lain orang tua jazon menyetujuinya aku lupa bahwa keluarga zekdlyn sangat kaya raya. Bahkan aku hidup dan besar oleh uang mereka. Yasudah inikan rezeki tidak boleh di tolak meski hati harus kuat untuk menghadapi hinaan anak orang kaya yang sombong di sekolah ini. Tidak ada yang mau berteman denganku jika mereka tau statusku kecuali,,,,
ANABELA WANG wanita cantik yang baik hati, berambut coklat panjang, mempunyai body goal, namun sayang dia play girl. Awal mula kami berteman karena masuk kelas ips terakhir yang berarti kami lumayan bodoh. Saat itu tidak ada satupun yang mau mengajakku bicara. Satu bulan kemudian ada siswa baru pindahan dari Amerika dia pun duduk di sampingku, hari demi hari kami menjadi akrab dan semua orangpun mulai sedikit demi sedikit mengajakku berbicara meski itu karena ana. Karena dialah aku merasa nyaman sekolah sarangheo ana....
Pas sekali orang yang sedang kupikirkan datang dengan
mobil sport warna merahnya yang begitu kinclong. Dan yang aku kejutkan adalah jazon yang keluar dari mobil ana. Mulutku sampai ternganga lebar "Thanks" kata jazon pada ana tanpa berekspresi sedikitpun dan langsung pergi menuju kelas. Untung saja keadaan tempat parkir sedang sepi jika ada yang melihat bisa gawat ana bakal di tatap kebencian oleh para fans jazon.
Ana berlari kecil menghampiriku sambil tersenyum senang "oh my god sayang" teriak nya sambil memegang kedua tanganku "hari ini benar-benar sangat istimewa karena aku nebengi pangeran jazon. Rasanya hatiku ingin meledak! Pokoknya hari ini aku mau traktir satu kelas makan gratis di kantin" omelnya dengan over. padahal aku biasa aja apalagi berpelukan di motor dengan jazon B aja. Emang ya si ana kalo udah terlanjur gila oleh seseorang bentukannya kek gini bucin. padahal dia mengedipkan satu matanya aja udah bisa bikin cowok jatuh cinta.
"eh tapi aneh, kenapa? Jazon berjalan kaki ya" tanya ana
"dia ikut nebeng denganku, karena tidak ingin merasa susah oleh fans jazon, aku memutuskan untuk menuruninya di jalan" jelasku pada ana yang sudah mengetahui statusku anak pelayan keluarga zekdlyn.
"APAA!" teriaknya yang menyakitkan telinga "KAMU! NYURUH PANGERANKU JALAN KAKI!!" aku menutup mulut ana "hey! Pelankan suaramu, bagaimana jika ada yang dengar" bisiku..
Ana tiba-tiba memelukku padahal tadi dia meneriakiku "tapi karenamu aku punya kesempatan bersama jazon di dalam mobil meski hanya sebentar. Thanksya mybaby ruby" ucapnya yang terdengar menggelikan di telinga.
Awal kisah ana mengagumi jazon. Hari minggu bulan ke dua sekolah di sma smart kelas satu, ana mengerjakan tugas di rumahku dan tanpa sengaja berpapasan dengan jazon yang habis olahraga basket di halaman belakang rumah utama keluarga zekdlyn yaitu arah rumahku.
"waw sexy dan tampan dia tifeku" kata pertamanya saat melihat jazon. Karena ana anak pindahan dia baru mengetahuinya saat itu dan juga jatuh cinta pada Pandangan pertama. Jazon sendiri di sekolah memang jarang aktif kebanyakan main game di kelas bersama gengnya tapi meskipun begitu dia masuk kelas unggulan ipa, anak orang kaya memang berbeda sudah pintar sejak lahir meski tanpa belajar keras. Aku benar-benar sedikit iri padanya. Namun, meskipun ana mengagumi jazon, selama tiga tahun ini mantannya sudah berjumlah 13 orang alasannya karena jazon tidak pernah meliriknya bahkan selalu terlihat dingin dia sedikit takut untuk mendekati jazon duluan padahal aslinya jazon seperti anak kecil yang suka merengek jika aku tidak mau mengikuti kemauannya, tapi sekarang katanya dia mau tobat jadi playgirls dan fokus Pada jazon si cowok populer di sma SMART.
Aduh jazon kau itu benar-benar suka tebar pesona hingga membuat banyak wanita yang menyukaimu......