
Desiran ombak menyapu pasir yang berada di tepian pantai, mengombang ambing pasir tak tentu arah..., bagaikan Hati Ester yang serasa kesepian, menunggu saat yang tepat untuk membiarkan hatinya tertambat pada sosok pria yang tepat baginya.., dengan sabar Ester melalui masa mudanya tanpa menyia nyiakan masa muda yang berharga. Ester sangat berbeda dengan teman teman dan para sahabat seumurannya yang lebih suka clubing ke diskotik, Ester lebih suka menghabiskan waktunya bercengkerama dengan sahabat sahabatnya hanya sampai di batas Ke cafe bareng, selebihnya Ester lebih menyukai solo traveling agar benar benar bisa menghayati tempat tujuannya.
Di Bali, sangatlah muda bagi ester untuk mengakses segala fasilitas milik Papa John, namun ester tidak pernah memanfaatkan itu semua, Ester memilih untuk tinggal di kamar Hotel Standard bertarif Dua Ratus ribuan dalam semalam, dari pada harus gratisan tinggal di kamar Kelas President milik Papa John di Bali.
Kali ini Ester berkunjung ke Bali memiliki sebuah misi selain ingin menikmati Pantai Bali, Ester ingin membeli sebuah Rumah Kecil yang berada di pinggiran kota Bali, untuk tempat singgahnya bila berkunjung ke Bali.
Sambil berbaring di atas pasir pantai yang hanya beralaskan kain, Ester membuka beberapa Aplikasi Properti yang ada di smartphone miliknya, padahal bila Ester mau, Ester tinggal menelpon Papa John untuk meminta 1 unit di perumahan mewah yang dimiliki oleh Perusahaan Papa John, namun lagi lagi it's not her style.
Ester mencari perumahan yang sederhana, namun niatnya diurungkan ketika Ester melihat Villa yang cukup mewah di atas tebing bagian pinggiran Ubud, melihat rumah di atas tebing tinggi membuat Ester berhayal untuk memilikinya. Ester mencari nomor marketing properti tersebut dan yah.. tersimpan di handphone Ester, tanpa menunggu lama Ester langsung saja menghubungi nomor tersebut.
tuuuuttt....tuuutt.....
"Halo Selamat Sore dengan Chika di sini, ada yang bisa di bantu dan dengan siapa saya berbicara?" sahut pemilik nomor tersebut.
"Halo Sore..., saya dengan Ester, saya lihat mbk Chika pasang iklan Villa yang terletak di jalan Mawar tepatnya Villa yang di atas tebing, apakah Villanya masih able mbk?" tanya Ester dengan ramah
"Oh masih Bu Ester, kapan ada waktu mungkin mau langsung berkunjung Bu?" jawab Chika ramah
"hmmmm..., kalau Sore ini bisa nggak? jam 5 sore gitu, sekitar 40 menit lagi?" pinta Ester
"Okey siap Bu Ester, kalau gitu saya langsung saja ke lokasinya sekarang yah..., nanti akan saya shareloc ke nomor Ibu, maaf nomor ini ada WA nya kan?"
"Ada Mbak Chika, kalo gitu saya juga siap siap sekarang yah.." Tak menunggu lama Ester langsung membasuh dirinya di bawa pancuran pinggir pantai dan bergegas masuk ke kamar hotel yang di sewa untuk segera membersihkan dirinya.
Kala itu Ester terlihat sangat natural dengan tinggi badan yang semampai bak model Fashion show, membuatnya menggunakan baju apa saja terlihat sangat cantik, kali ini Ester memilih baju daster panjang dengan bahan kain perca panjang dengan tali di leher dan bagian punggung terbuka, namun Ester melapisinya dengan menggunakan Kardigan Coklat warna favorit Ester.
Sebelum ke Lobi Ester sudah memesan Taxi Online lewat aplikasi di smartphone nya dan segera bergegas menunggu di dalam Loby hotel..
Tiba tiba Handphone berdering.., "Papa" tertulis di layar Handphonenya
"Hi Pap..., How are you?" tanya Ester
"Good Honey..., How are you?" tanya balik Papa John
"I'm good Pap..., whats going on? Why you call me? Am I already tell you to wait my Call?"
"Oh.... so you don't miss me??"
"Please Pap..., I miss you every second"
'' So Why you not telling me if you already arrive at Bali? I'm worry you know?"
"Oh.., Pap... pleaseee...., I'm not baby"
"No Ester...you always be my baby..., so kenapa kamu tidak hubungi papa dan papa bisa atur semua akomodasi kamu di sana, kamu pasti nginap di Hotel pinggir pantai itu lagi kan???,"
"Yeaaahhh....Of course"
"My God Ester..., you have your own house at Bali Ester..., You just Call Bi Mia right? and semuanya akan tersedia dengan baik, My God Ester!" seakan Papa John frustasi dengan karakter unik anaknya
"Oh God Honey..., so Papa selama ini kerja untuk siapa Ester??? All just for you Ester..,"
"Pap..., pleasee I know.., but..." tiba tiba seorang pelayan memanggil ester karena Taxi online sudah menunggu di depan Loby
"Pap..., I'm so sorry, I'll call you later okay..?, and we will continue our argue after I have time ahahahaa.., love you Pap"
"Hmm..,, okay Honey...,Take care yah anak Papa sayang" terdengar suara ramah itu menutup sambungan teleponnya.
Perjalanan dengan taksi online memakan waktu kurang lebih Lima puluh menit, sampailah Ester di sebuah Vila yang lumayan Mewah dengan design yang sangat Estetik, Vila Putih dengan design full Kaca sehingga pemilik Vila akan dengan mudah mengakses semua pemandangan indah dari dalam Vila tersebut.
Ester sangat terkesima melihat Langit Jingga dari ketinggian pinggir tebing Vila tersebut.
"Bagaimana Bu Ester, Indah kan Bu?" Tegur Chika yang sangat bahagia
"Benar Mbk Chika, it's beautiful Mbak..." sahut Ester terkagum kagum
"Bu Ester, yuk.. ikut saya ke dalam Vila, kita naik ke atas ke bagian Roof top nya, dengan segera Ester mengikuti Chika yang menunjukkan seluruh ruangan dan mereka menaiki tangga kelantai dua namun di lantai dua hanya ada halaman kecil buatan di atas atap dengan dua tempat duduk santai di kelilingi bunga bunga di desaign bak Taman rahasia di atas atap rumah.
"Bu Ester, silahkan menikmati suasananya dulu, saya tunggu Ibu di bawah yah.." pamit Chika langsung ke bawah
"Oh My God..., so beautiful..." sejenak Ester memejamkan matanya menikmati angin pantai dan aroma pantai bercampur dengan aroma wewangian bunga bunga yang berada di sekelilingnya, dan Ester menunggu sunset di atas atap Vila tersebut.
"It's Perfect" guman Ester,
Tak Lama Ester menyusul Chika dan langsung di sambut ramah oleh Chika "Bagaimana Bu" tanya Chika
"How Much Mbak? dan status sertifikatnya apa? SHM atau HGB?" tanya Ester (SHM \= Sertifikat Hak Milik sedangkan HGB \= Hak Guna Bangunan keduanya di keluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional hanya saja bedanya SHM sekali seumur hidup, sedangkan HGB Tiap dua puluh lima tahun sekali harus di perpanjang atau setelah dua puluh lima tahun baru di alihkan menjadi SHM, Makanya para pemburu properti akan memilih Sertifikasi Hak Milih atau SHM di bandingkan HGB)
"Okay Bu, Sertifikat sudah SHM dan ada ijin IMB, luas tanah 1200m2 dan luas bangunan 120m2, semuanya Able Bu Ester, Harga pembuka 3,2 Milyar Bu Ester, harga masih Nego" (IMB \= Ijin Mendirikan Bangunan yang di keluarkan oleh Dinas Tata Kota, Ijin ini wajib di urus pada saat hendak membuat sebuah bangunan dengan memberikan denah)
"Okay Mbak Chika, besok pertemukan saya dengan pemilik Vila yah, kita transaksi" jawab Ester mantap.
"Saya tinggal dulu, besok jam 11 siang"
"Terima kasih banyak Bu ester, sampai jumpa besok bu" jawab chika penuh semangat.
*
*
*
*
Hai Guys... jangan lupa follow IG Author yah @lizbet.lee
cerita ini bakal Liz revisi dulu mulai dari awal yah gaess... baru mulai update episode terbarunya.. makasi ❤️❤️