
Hari baru telah tiba bagi Jacob, semangat baru, motivasi baru, Pagi ini Jacob sangat bahagia menunggu datangnya petang hari. Awalnya Jacob berencana memesan catering untuk acara dinner bersama Ester, atau memerintahkan para pelayannya untuk berbelanja dan masak, tapi semua niat itu di urungkan oleh Jacob, pagi itu Jacob memerintahkan beberapa asisten rumah tangga di apartemennya untuk membantunya mempersiapkan seluruh bahan makanan, dan beberapa cleaning service yang bekerja di kantor pun di suruh lembur untuk datang ke alamat vila yang sudah di beli ester, semua persiapan di persiapkan sebaik mungkin, nuansa cat putih rumah di padu padankan dengan nuansa coklat yang berasal dari flooring yang terpasang di lantai membuat pantulan cahaya lampu kuning dan putih terlihat mewah. Bahkan Jacob mengubah Gerbang pagar Vila tersebut, menjadi gerbang otomatis.
Jacob juga menambah beberapa tambahan aksesoris lampu taman yang begitu indah di sepanjang jalan masuk menuju Vila di tambahi dengan lampu obor di beberapa tepian tebing, Bunga mawar Merah menghiasi meja makan di atas balkon, sungguh terlihat Jacob sangat kasmaran, benar selama ini Jacob menjalani hubungan singkat dengan beberapa wanita, namun tidak sekalipun Jacob merasakan yang namanya jatuh cinta.
"Mungkinkah dia...?" guman Jacob, semua harus berjalan dengan lancr hari ini, dari siang Jacob sudah mengatur persiapan Dinner nanti malam, kali ini Jacob memilih menggunakan Jas dengan dalaman kemeja hitam, Perawakan Jacob sungguh rapi., Jacob menaruh kunci Vila di dalam sebuah kotak Perhiasan hitam bludru, dan jacob juga menyelipkan Kalung Berlian di bawa bantalan yang terdapat di dalam kotak perhiasan tersebut, lalu bagian atas bantalan Jacob menaruh kunci Vila tersebut, dan terselip sebuah nota kecil di bawah bantalan itu..
Dear Ester.......Jacob membaca surat itu dan tersenyum tersipu malu, "Aarrggg...,Ester kamu benar - benar membuatku tergila - gila" sambil menunggu waktu berputar Jacob mempersiapkan semua bahan makanan untuk menyambut Ester dan akan memasaknya nanti ketika Ester tiba di Vila Mawar.
----Dinner----
Mobil Mewah milik Jacob telah menunggu di depan Lobi Hotel, kali ini Ester menggunakan pakaian yang lumayan feminim, Dress Merah Maroon di atas lutut dengan sepatu High heals hitam, rambut Ester Terurai lurus dan halus, Jacob sangat antusian melihat Ester berdandan malam ini,
"Selamat Malam Jacob, karena malam ini acaranya Dinner aku harap kamu tidak keberatan bila aku berpakaian sedikit diluar kebiasaanku" sapa Ester sambil tersenyum,
"Malam Ester, se..semua i..ini.., Waaaoowww sungguh...Wooww Ester, You so so.." Jacob tidak dapat mengungkapkan kekagumannya kepada Ester, dan itu sungguh membuat Ester merasa geli,
"Cantikk???" Goda Ester,
"Iyah..., sangat!!!" jawab Jacob,
Karena Ester tidak memiliki getaran cinta kepada Jacob, Ester berpikir mungkin Jacob kelak bisa menjadi teman atau bahkan sahabat, walaupun kesan pertama Jacob sangat menyebalkan namun ada sisi baik dari Jacob yang Ester lihat.
"silahkan masuk Ester," ucap jacob sambil membukakan pintu depan mobilnya,
"Siapa Drivernya?" tanya Ester,
"Aku sendiri.." jawab Jacob sambil tersenyum, "Apakah kamu tidak keberatan bila aku memintamu untuk menutup mata hingga tiba di tujuan?, aku nggak akan macam - macam, hanya ingin memberi kejutan buatmu" Jacob menjelaskan maksudnya agar tidak membuat Eser berpikiran Negatif,
Ester tersenyum melihat Jacob, "Baiklah"
"Pakai penutup mata yah..., aku takut kamu ngintip" jawab Jacob,
"Okay" Jacob menutup matanya Ester menggunakan kacamata tidur, dan tingkah Jacob membuat Ester tertawa,
20 Menit berlalu, dan Jacob sampai di tempat tujuan dan segera membuka Penutup mata Ester, Sejenak Ester terdiam "Rasanya aku mengenal tempat ini" guman Ester sambil melihat Jacob, Lalu Jacob membuka pintu gerbang Vila menggunakan remote otomatis "Jelas saja kamu mengenalnya, ini adalah tambahan hasil karyaku untukmu" dengan percaya diri Jacob memberikan Remote gerbang tersebut kepada wanita Pujaannya, "Sebelum kita masuk, aku ingin menyerahkan kunci Vila ini padamu Ester, tolong jaga Vila ini dengan baik, ini adalah karya pertamaku di Denpasar, dan aku bahagia Karya arsitektur ku ini di beli oleh seorang Seniman dan dia adalah kamu" Jacob mengungkapkan semua tulus dari hatinya yang terdalam.
Mata Ester berbinar binar karena bahagia dan membulat sempurna, Ester tidak menyangka dengan beberapa tambahan detail yang membuat suasana Vila menjadi lebih dari sempurna, bahkan semua detail ini sangat di luar ekspektasi Ester, "Terima kasih banyak Jacob, I'm so happy"
Melihat ekspresi wajah Ester membuat Jacob sangat bahagia, "Kita masuk yah...?" suara Jacob berubah menjadi sangat lembut, "Iyah Jacob, Yah Tuhan Jacob kamu benar.., ini adalah tempat yang sangat sempurna untuk makan malam bersama" ungkap Ester sambil memperhatikan sekeliling halaman Vila Mawar,
"Mari turun Ester, tunggu yah.., aku bukakan pintu mobilnya," Jacob berusaha memanjakan Ester dan Ester mengangguk tanda setuju sambil tersenyum.
"Silahkan buka pintu Vila nya, malam ini adalah awal mula kamu menikmati suasana malam disini Ester"
"Iyah benar Jacob, dan ini sangat luar biasa..., thank you for your kindes Jacob" wajah Ester sangat cantik terkena pantulan sinar lampu Kristal baru yang di pasang oleh Jacob tepat di ruang tamu,
"Ester, mari kita langsung naik ke atas yah..., aku sendiri yang akan masak dan menjadi pelayan untuk kita berdua" Ucap Jacob bangga,
Mata Ester langsung membesar karena kaget, "Apa aku tidak salah dengar??? Apa kamu tau Jacob semua ini sudah membuatku terkejut dengan adanya beberapa tambahan detail pada Vila, tapu kamu sungguh berhasil memberikanku kejutan yang sebenarnya..!" sontak mereka berdua tertawa bersama,
Ester naik ke balkon atas, dan Jacob mulai memasukkan semua makanan yang sudah di persiapkan ke dalam oven pemanggang, sambil menunggu makanan utama siap di santap, Jacob mengambil makanan pembuka yang sudah di siapkan untuk Ester, mereka menikmati makanan pembuka dengan santai,
"Ternyata kamu bisa masak yah Jacob, ini enak banget" puji Ester,
"Thank you, I'm happy.., Eh makanan utama kita sudah siap" Tanpa menunggu lama Jacob mengambil makanan utama yang telah siap disantap, segera Jacob menyajikan untuk Ester dan dirinya, mereka melanjutkan bincang - bincang ringan, dan terakhir Jacob memberikan Ester Ice cream sebagai makanan penutup.
"With my pleasure Lady.." Jawab Jacob,
"Ladyy????" sambil memiringkan kepalanya Ester tersenyum melihat Jacob, sontak Jacob langsung salah tingkah dibuatnya,
"Yes..., Lady..." sahut Jacob mengulangi panggilan itu lagi,
"Thank you Jacob, I'm happy so much" kata Ester sambil memegang tangan Jacob,
"Sama - sama Ester, besok aku akan kembali ke Jakarta.., bisa kah kita selalu berkomunikasi Ester?, aku berharap komunikasi kita tidak hanya sampai di batas transaksi Vila ini saja" sambung Jacob,
"Yes..., of course.., we can be a good friend Jacob, aku juga lusa akan kembali ke Yogyakarta, aku akan mengirimkan alamatku, nomormu sudah kusimpan, aku akan mengirim pesan kepadamu, nanti kalau kamu ke jogja jangan lupa mampir ke tempatku yah..." pinta Ester,
"Kamu benar - benar mengijinkanku untuk mampir ke alamatmu??" Jacob masih merasa tidak percaya dengan niat baik Ester,
"Yah tentu saja," jawab Ester sambil tersenyum,
"Oh yah.. Ester.., maaf semua perabotan beberapa sudah ku isi, hanya khusus kamar utama yang tidak berani ku isi apa - apa, aku takut tidak sesuai seleramu, tapi 2 kamar tamu sudah aku isi dengan beberapa perabotan utama.."
"Benarkah??" potong Ester,
"Iyah.., apakah kamu marah?" Jacob kawatir Ester tidak menyukai idenya, "Berhubung kamu membayarku lebih, jadi uang itu ku gunakan untuk menyempurnakan Vila ini, apakah kamu marah?"
"Marahh???!! Yang benar saja Jacob, aku sangat bahagia, malam ini aku akan tidur disini, apakah boleh" ijin Ester kepada Jacob,
"Yang benar saja Ester, semua ini sudah menjadi milikmu, kamu bebas untuk menempati Vila ini kapanpun kamu mau, bahkan saat ini aku adalah tamu yang lancang di Vila mu" sontak mereka berdua tertawa terbahak bahak.
"Baiklah Ester, aku akan membereskan semua ini, besok pagi akan ada seorang pelayan yang akan membantumu jika kamu perlukan, dan setelah ini aku akan pulang ke apartemenku, karena besok pagi aku sudah harus berada di Jakarta"
"Jacob terima kasih banyak untuk semuanya," lalu Ester memeluk Jacob,
"Emmmm..., iyah... sama - sama" Jacob merasa gugup karena mendapatkan pelukan hangat, "Oh Iyah Ester, ini tempat kunci tadi" sambung Jacob sembari memberikan Kotak kunci yang sudah di selipkan kalung berlian dan nota kecil di dalamnya, tepat di bawah bantalan kotak tersebut.
"Baiklah, terima kasih banyak" Ester tidak menyadari bila Jacob memberikan kejutan lain untuknya,
Setelah Jacob membersihkan dapur, Jacob langsung berpamitan dengan Ester, dan menuju ke arah mobil yang di parkirnya di depan Vila, Ester pun mengantar Jacob sampai diluar,
"Terima kasih untuk semuanya Tuhan" guman Jacob,
"Sampai jumpa Ester..!!" pamit Jacob sambil melambaikan tangannya,
"Byeee Jacob, Take care for you...!" balas Ester...
*
*
*
minta kritik dan saran yah readers
jangan lupa like and share novelku
juga follow IGku @ovie.el