Unexpected Wedding

Unexpected Wedding
28. Pulang Ke Desa


Tanpa terasa satu minggu sudah setelah perkenalan Nessa ke orang tua Nara. Kini waktunya Nara yang dikenalkan ke mama Nessa.


Pagi ini keduanya sudah bersiap siap untuk berangkat ke bandara. Dalam perjalanan menuju bandara Nessa memjnta sesuatu ke Nara.


"Nara, aku boleh minta sesuatu ke kamu?" tanya Nessa


"Belum juga jadi istri sudah minta minta aja" jawab Nara asal


"Aku serius." lanjut Nessa


"Apa permintaanmu?" tanya Nara


"Aku cuma minta saat kita sampai disana, lakukan seolah olah kita benaran pacaran dan saling mencintai" kata Nessa


"Aku cuma gak mau mama ku khawatir sama keadaanku. Biarkan saja cerita sesungguhnya hanya kita berdua yang tau" pinta Nessa


"Oke" jawab Nara singkat.


"Makasih ya" ucap Nessa dan tanpa sadar memegang tangan Nara


Tanpa terasa mereka sudah sampai di bandara, dan siap siap berangkat menuju desa Nessa.


Sepanjang perjalanan, Nessa hanya berdoa semoga semua berjalan lancar.


"Nara"panggil Nessa


"Hmmm" sahut Nara dengan mata yang masih tertutup


"Nanti kalau sudah sampai di rumahku, aku mohon kamu jangan terkejut ya" pinta Nessa dengan ragu


"Emangnya kenapa?" tanya Nara


"Rumahku sangat tidak sebanding dengan rumahmu. Rumahku sangat kecil, dan juga ada di desa yang jauh dari keramaian. Aku cuma takut kamu tidak akan betah berada disana"kata Nessa


Nara mulai membuka matanya


Nessa masih terus melanjutkan pembicaraannya sambil menatap Nara


"Kalau nanti kamu merasa tidak nyaman disana, aku akan carikan penginapan buat kamu. Memang penginapannya agak jauh dari rumahku tapi setidaknya bisa membuat kamu nyaman untuk beristirahat" ucap Nessa


Nara bingung kenapa Nessa tiba tiba jadi memikirkan kenyamanannya. Apa yang terjadi dengan Nessa.


"Nanti kalau kamu tetap gak nyaman dengan penginapannya, besok kita langsung pulang saja ya" kata Nessa


Nara tiba tiba langsung mencium bibir Nessa.


"Sekali lagi kamu mengganggu ku dengan banyak bicara, maka bibir kamu yang akan mendapat hukumannya" kata Nara


Nessa terkejut dengan Nara yang tiba tiba menciumnya. Padahal mereka lagi berada dalam pesawat dengan banyak orang


"Bisa gak kamu gak jangan asal cium sembarangan gitu. Banyak orang disini" kata Nessa dengan muka yang sudah memerah karena malu dan marah


"Bodoh amat" jawab Nara


Setelah hampir 1 jam berada di udara, akhirnya mereka sampai juga. Namum untuk sampai ke rumah Nessa, mereka masih harus menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 20 menit.


Perjalanan menuju rumah Nessa.melewati hamparan sawahbyang hijau di bawah kaki bukit. Cukup menyegarkan mata yang memandangnya.


Terlihat Nara sangat menikmati pemandangan itu.


Tanpa terasa mereka akhirnya memasuki pekarangan rumah Nessa yang tidak begitu besar.


Rumah khas pedesaan dengan suasana yang asri dan sejuk memberikan kesan ketenangan bagi yang berada disitu.


Mama Nessa sudah menunggu di depan rumah menyambut kedatangan anaknya. Nessa yang sudah melihat mamanya segera turun dan memeluknya.


"Mama.. Nessa kangen" ucap Nessa sambil memeluk mamanya.


Nara yang mengikuti dari belakang hanya melihat tingkah manja Nessa pada mamanya.


Mama Nessa memeluk dan mencium anak gadisnya dengan penuh sayang.


"Mama juga kangen sama kamu" kata sang mama


Tiba tiba Nessa sadar kalau Nara berada disitu. Nessa langsung melepaskan pelukannya dan memperkenalkan Nara


"Mama.. ini Nara" kata Nessa


"Selamat siang tante, kenalin saya Nara. Saya orang yang akan melamar anak tante menjadi istri saya" ucap Nara panjang lebar


"Selamat datang Nak Nara di rumah tante yang sangat sederhana ini" sambut mama Nessa


Nara hanya mengangguk.


Mama Nessa kemudian mengajak mereka masuk dalam rumah untuk beristirahat sejenak.


Mama Nessa kemudian membuatkan es teh manis dan membawa beberapa cemilan yang sudah disiapkan sebelumnya anak gadisnya datang bersama calon mantunya.


"Diminum dulu Nak Nara. Maaf tante cuma pinya minuman sama cemilan seperti ini. Maklum tinggal di desa ya seperti ini" kata Mama Nessa


"Gak apa apa tante. Harusnya gak usah repot repot seperti ini" kata Nara


Setelah beristirahat sejenak dan menikmati sajian selamat datang dari mama Nessa, mama Nessa menunjukkan kamar untuk Nara.


"Nak Nara, maaf ya. Nanti tidurnya di kamar Nessa. Nessa biar tidur sama tante" kata mama Nessa


"Kamarnya memang gak luas, tapi sudah tante bersihkan dan rapikan semuanya. Semoga Nak Nara nyaman ya" lanjut Mama Nessa


"Ini sudah cukup kok tante" jawab Nara


"Kalau gitu Nak Nara istirahat dulu saja. Kalau ada butuh apa apa tante sama Nessa di belakang buat siapin makan siang" pamit mama Nessa


"Baik tante, makasih ya" ucap Nara


Mama Nessa meninggalkan Nara untuk beristirahat di kamar Nessa.