
Jam 10 malam, Nara menuju ke.rumah sakit untuk melihat kondisi Nessa.
Saat masuk ke ruangan Nessa, ternyata Nessa sudah tertidur lelap. Nara yang melihat Nessa tidur segera mendekat dan memperhatikannya.
"Manis juga kalau diperhatikan. Hidungnya yang mancung, bibirnya yang tipis, kulitnya yang coklat dengan rambutnya keritingnya. Punya daya tarik sendiri. Dan sebentar lagi akan menyandang gelar Nyonya Nara Gautama. Sempurna" Gumam Nara dalam hatinya.
Setelah cukup lama memperhatikan Nessa, Nara akhirnya memilih untuk tidur di sofa ruangan itu. Tak berapa lama kemudian. Nara pun terlelap.
Matahari sudah tampak, Nara sudah berada di bagian administrasi untuk membayar semua perawatan Nessa. Setelah selesai dengan bagiaj administrasi, Nara langsung kembali ke ruangan Nessa. Disana Nessa masih tertidur lelap.
Nara hendak membangunkan Nessa. Belum sempat tangannya menyentuh bahu Nessa, Nessa sudah membuka matanya. Setelah mengusap matanya sejenak, Nessa langaung mengucapkan selamat pagi.
"Selamat pagi, Selamat hari minggu" ucap Nessa sambil tersenyum manis
"Bersih bersih sana. Pagi ini kamu sudah boleh pulang" jawab Nara
"Benaran? Sudah boleh pulang?" tanya Nessa tak percaya
"Cepat sana" kata Nara
Nessa pun segera berlari menuju kamar mandi.
Tiba tiba langkah Nessa terhenti. Nara bingung apa yang terjadi pada Nessa
"Kenapa?" tanya Nara
"Aku kan gak bawa baju. Ini baju pinya rumah sakit. Terus aku pulangnya pakai apa?" tanya Nessa
"Ya gak usah pake apa apa kalo gitu" jawab Nara seenaknya saja
"Enak aja" protes Nessa
"Aku telpon Emira aja kalau gitu" ucap Nessa
"Ngapain kamu telpon dia" tanya Nara
"Ya bawain baju akulah"jawab Nessa
"Gak usah. Pakai iji aja" kata Nara sambil melemparkan sebuah tas ke arah Nessa
Nessa segera mengambilnya dan berlari ke kamar mandi
Setelah selesai membereskan semuanya Nessa dan Nara akhirnya menuju parkiran dimana mobil Nara di parkir. Keduanya pun meninggalkan rumah sakit dengan mobil Nara. Saat dalam perjalanan tiba tiba perut Nessa keroncongan.
"Maaf" kata Nessa pelan
Nara tidak menjawabnya.
Mobil Nara tiba tiba berhenti di sebuah taman yang berada di dekat situ.
"Turun" kata Nara
"Kenapa kita berhenti disini?" tanya Nessa bingung
Nessa hanya mengangguk.
" Ya sudah. turun sekarang. Kita sarapan dulu" kata Nara
Keduanya langsung memesan bubur ayam abanh abang yang sedang berada di taman tersebut.
Keduanya duduk di kursi taman sambil menunggu pesanan mereka. 5.menit kemudian pesanan mereka sudah datang. Tambah membuang buang waktu, Nessa langsung mengambil bubur ayam tersebut.
Setelah berdoa sejenak, Nessa langsung menikmati bubur ayam itu dengan lahap.
Nara memperhatikan Nessa yang sedang menikmati bubur ayam seperti orang yang belum dikasih makan seminggu, sambil menikamti bubur ayam punyanya sendiri.
Tak lama kemudian, bubur ayam Nessa sudah habis semangkok.
"Terima kasih Tuhan untuk berkatMu pagi ini " Nessa mengucap syukur pada Tuhan
"Makasih ya" Nessa berterima kasih pada Nara
"Hmmm" jawab Nara sambil menguyah bubur ayamnya
Setelah selesai makan dan membayarnya, keduanya tidak langsung pulang.
Nessa meminta waktu Nara sebentar untuk berbicara.
"Sebelumnya aku minta maaf kalau lancang bertanya sama kamu" Nessa mulai bicara
"Nara, kamu yakin dengan keputusan kamu untuk menikah dengan aku?" tanya Nessa ragu sambil menunduk tak berani menatap nata Nara
"Kamu tidak perlu banyak bertanya. Lakukan saja apa yang saya minta" jawab Nara datar
Nessa menarik napas dalam sebelum melanjutkan perkataannya
"Iya.. Aku akan melakukan apapun permintaan kamu, tapi kamu harus berjanji untuk tidak mengganggu kelangsungan klinik lagi" ucap Nessa
"Apa kamu mau berjanji?" tanya Nessa
"Selama kamu mau mengikuti semua kemauan saya, maka semuanya akan baik baik saja" jawab Nara
"Mengenai permintaanku untuk kamu menemui mama ku gimana? Apa kamu bersedia?" tanya Nessa
"Minggu depan kita akan ke rumah mama kamu" jawab Nara sambil bangkit berdiri dan berjalan menuju mobilnya. Nessa hanya bisa mengikutinya.
Nara kemudian melajukan mobilnya menuju rumah Nessa.
Sesampainya di rumah Nessa
"Makasih ya" ucap Nessa
"Masuk dan istirahat" jawab Nara
"Iya" jawab Nesa sambil berjalan masuk ke dalm rumah sedangkan Nara langsung melajukan mobilnya menuju rumahnya.