Unexpected Wedding

Unexpected Wedding
14. Medical Cek Up


Hari pertama MCU


Nessa sudah bersiap siap untuk kegiatan hari pertama ini. Dia langsung menuju ke kamar teman temannya sebelum Nara bangun dan mulai mengganggunya.


"Nan, udah siap?" Nessa mengetuk pintu kamar Nania


"Masuk aja Ness" sahut Nania dari dalam kamarnya


Nessa kemudian masuk ke kamar Nania dan menunggu Nania selesai bersiap siap.


"Ayok" ajak Nania setelah dia selesai bersiap siap


"Yuk" jawab Nessa


Keduanya menyempatkan diri untuk sarapan dulu sebentar sebelum menuju ke lokasi MCU


Setelah semua tim sudah lengkap dan bersiap di tempatnya masing masing, kegiatan pun segera dimulai. Peserta MCU mulai berdatangan. Ada beberapa yang mulai menggoda tim yang bertugas.


Salah satunya sedang menggoda Nessa.


"Mba.. boleh tau namanya siapa?" tanya orang itu


"Nessa Pak" jawab Nessa dengan senyum yang ramah


"Udah punya pacar" tanyanya lagi


"Hahaha,, kalau menurut bapak gimana?" Nessa kembali bertanya


"Jangan dipanggil bapaklah" protes orang itu


"Terus mau dipanggil siapa? Gak mungkin kan saya panggil Ibu" canda Nessa


"Mba nya bisa aja" sahut orang itu


Tiba-tiba


"Ehm ehm" terdengar suara deheman Nara


"Eh Pak Nara, selamat pagi Pak" sapa orang yang menggoda Nessa tadi


"Hmm" balas Nara


"Kamu disini untuk pemeriksaan ya, bukan untuk genit genitan" lanjut Nara


"Kamu juga, saya bayar kamu untuk lakukan pemeriksaan bukan untuk menggoda orang orang disini" marah Nara sambil menujuk ke arah Nessa


"Biasa aja kali. Orang cuma bercanda juga" balas Nessa


Nara hanya bisa menatap Nessa dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.


Nessa dan teman temannya cukup sibuk hari ini karena banyak yang harus dikerjakan.


Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam makan siang. Mereka pun segera beristirahat dan menuju ke tempat yang sudah disiapkan untuk mereka makan siang.


Semua tim sibuk mengambil makan siang mereka.


Tiba tiba tangan Nessa ditarik seseorang.


" Kamu ikut saya" kata Nara


"Lepasin! Sakit tau" balas Nessa


Nara tidak mempedulikan Nessa yang sedang kesakitan. Dia terus menarik Nessa ke salah satu ruangan yang berada di dekat tempat makan tersebut. Ketika sudah berada dalam ruangan tersebut, Nessa langsung di dorong untuk duduk di kursi yang ada dalam ruangan itu.


"Kamu temani saya makan disini" kata Nara


"Bisa gak sih 1 kali aja dalam hidup kamu gak pake maksa maksa orang" protes Nessa


Nara tidak merespon.


"Kan bisa ngajak baik baik gak harus pake tarik tarikan kayak tadi" lanjut Nessa


"Malu tau dilihat orang" tambahnya


Nara hanya diam dan memperhatikan Nessa yang terus menggerutu.


"Sudah selesai ngomel ngomel nya?" tanya Nara santai


"Gak usah banyak protes karena tugas kamu itu hanya ngikutin semua kemauan aku" tambah Nara


"Kamu pikir aku pembantu kamu apa? Seenaknya saja maen ngatur ngatur." protes Nessa


"Aku disini hanyalah menjalan tugas dari Klinik bukan dari kamu" ucap Nessa sambil menunjuk Nara


"Kalau kamu gak suka tinggal ngomong ke pimpinan saya aja biar dicarikan pengganti yang baru" lanjut Nessa


Nara kaget dengan sikap Nessa yang tiba tiba berubah. Biasanya penurut sekarang jadi melawan.


"Silahkan lanjutkan makan kamu. Selera makan saya sudah hilang" kata Nessa sambil berbalik dan meninggalkan Nara yang masih terpaku.


Nessa pun kembali ke lokasi kegiatan untuk melanjutkan kerjaannya tanpa makan siang. Karena moodnya sudah hancur akibat kelakuan Nara.