
Sama seperti pagi pagi sebelumnya, Eca dan mamanya sudah beraktifitas seperti biasanya. Pagi ini sang sibuk urusin semua keperluan dan mengecek semua barang bawaan Nessa, takutnya ada yang ketinggalan. Setelah yakin semua sudah beres mama Nessa menelpon adikya untuk mengantar Nessa ke bandara.
"Ma, Eca pamit ya. Doakan Eca selalu ya Ma." pamit Nessa ke mamanya
"Iya sayang, mama pasti selalu mendoakan kamu. Jaga kesehatan kamu ya disana, jangan terlambat makan, istirahat yang cukup dan jangan lupa jaga diri kamu baik-baik ya," jawab mama sambil memeluk anak gadisnya.
"Iya mama sayang, Eca akan selalu ingat pesan mama" sahut Nessa
Setelah Nessa pamit dan mencium sang mama, kini giliran Nessa untuk pamit ke makam papa.
" Pa, Eca pamit ya Pa. Eca janji kalau ada waktu lagi Eca akan berkunjung kemari lagi ya Pa." pamit Nessa sambil memegang pusara sang papa.
Setelah selesai pamit dengan mama dan papanya, Nessa pun langsung berangkat menuju bandara diantar oleh omnya.
Perjalanan pulang Nessa berjalan dengan lancar, saat Nessa sudah tiba di rumahnya, Nessa langsung memberi kabar kepada mamanya agar mama tidak khawatir. Karena sedikit merasa capek dengan perjalanannya, Nessa pun rebahan dulu sebentar untuk menghilangkan rasa capek tersebut. Belum juga sempat rebahan, terdengar suara ketukan pintu.
"Siapa sih ini, belum juga sempat istirahat." gerutu Nessa sambil berjalan menuju pintu dengan malas.
"Caaaaa... Kenapa gak kabarin aku kalau kamu sudah pulang?" teriak Emira saat pintu dibuka oleh Nessa
"Ya Tuhan, jangan pakai teriak jugalah, kupingku masih normal belum budek" ucap Nessa
"Maaf, belum sempat kabarin kamu tadi. Ini aja baru sampai. Belum juga sempat istirahat kamunya muncul. Gimana mau kasih kabar kalau kamu sudah ada disini."protes Nessa
"Iya iya dimaafkan," balas Emira sambil memeluk sahabatnya itu.
"Ow iya tante kirimin apa buat aku?" tanya Emira penasaran oleh oleh apa yg dibawa Nessa
"Mama gak kasih kamu apa apa" jawab Nessa
"Loh kok gitu? Biasanya kan tante gak pernah lupa oleh oleh buat aku," protes Emira
"Hahahaaa bercanda. Itu oleh oleh kamu" jawab Nessa sambil menunjuk sebuah kardus yang belum dibuka
"Bukain dong" pinta Emira manja
"Buka aja sendiri, kan punya tangan sendiri" balas Nessa sambil berlalu meninggalkan Emira
Emira yg ditinggal Nessa pun hanya manyun melihat kelakuan Nessa.