
Tinggal sehari lagi kegiatan MCU akan dimulai. Semua persiapan sudah selesai dan sudah dipastikan tidak ada yang terlupakan. Semua tim sudah mempersiapkan diri dengan baik.
Breafing terakhir sudah dilaksanakan dan anggota tim yang akan berangkat hari ini diperbolehkan pulang lebih awal.
Nessa pun memilih langsung pulang ke rumah untuk mempersiapkan semua keperluan yang akan dia bawa selama kegiatan 1 bulan disana. Nessa hanya membawa barang seperlunya saja. Setelah selesai membereskan barang-barangnya, Nessa bergegas mandi dan mau beristirahat.
Belum sempat matanya tertutup, sudah terdengar bunyi telpon masuk. Nessa menatap layar handphonenya melihat siapa yang menelpon.
"Ada apa Em?" tanya Nessa saat melihat nama Emira di layar handphone nya
"Kamu besok jadi berangkat ya?" tanya Emira
"Iya. Besok pagi" jawab Nessa
"Berapa lama disana?" tanya Emira lagi
"Kira-kira sebulan disana?" jawab Nessa
"Apa? Sebulan? Lama amat disana. Emang kamu berencana pindah kesana apa?" Emira memberikan rentetan pertanyaan
"Gak udah teriak juga Em, emang waktunya segitu soalnya yang ikut MCU kan banyak Em" jelas Nessa
"Trus kalau aku mau belanja sama siapa dong kalau kamu gak ada?" tanya Emira dengan suara yang dibuat buat seolah nangis
"Ya sendirilah. Atau ajak siapa kek sambil nunggu aku pulang" jawab Nessa
"Kamu gak asyik ah" protes Emira
"Kamu hati-hati ya disana, jaga kesehatan" lanjut Emira
"Iya Emira ku sayang" jawab Nesaa
"Ya udah, kamu istirahat gih" pinta Emira
"Ok, bye" ucap Nessa kemudian memutuskan sambungan telepon.
Sebelum beristirahat Nessa menyempatkan diri untuk mengecek grup WA tim yang akan berangkat besok. Pembahasannya hanya berisi gimana persiapannya buat besok, ada yang langsung menunggu di bandara, ada yang mau ngumpul di Klinik dulu baru barengan ke bandara. Selain dari itu isinya hanya antusiasme teman teman Nessa untuk keberangkatan besok.
Bip..bip..
Ada pesan masuk
"Jam 9 aku jemput kamu di rumah. Berangkatnya barengan sama aku. No protes No comment!"_Nara
Saat membaca pesan ini rasanya Nessa pengen ngacak-ngacak wajah Nara
"Ingat! Jam 9"_ Nara
Nessa hanya membaca pesan itu tanpa membalasnya. Setelah itu Nessa pun tertidur.
Keesokan harinya,
Nessa bangun lebih awal dari biasanya. Setelah berolahraga sebentar, Nessa kemudian mandi dan bersiap siap. Dengan mengenakan kaos putih dan jeans serta dipadukan dengan sneaker kesayangannya, Nessa pun siap untuk berangkat.
Sebelum berangkat Nessa pun menyempatjan diri untuk sarapan. Selesai sarapan Nessa berdoa sejenak memohon perlindungan Tuhan agar perjalanan mereka hari ini berjalan lancar. Selesai berdoa Nessa memastikan kembali semua barang bawaannya. Tepat jam 9 terdengar bunyi mobil Nara berhenti di depan rumah Nessa.
Nessa segera keluar membawa semua barang bawaannya. Sopir Nara kemudian membantu Nessa memasukan barang ke dalam bagasi sambil Nessa mengunci pintu rumah dan pagar.
"Selamat pagi" sapa Nessa dengan senyum manisnya
"Hmm" jawab Nara
"Dijawab kek apa kek. Hum ham hun ham aja" gerutu Nessa
"Kenapa?" tanya Nara
"Gak napa napa" jawab Nessa cepat
Sementara di grup WA, semua pada heboh nyariin Nessa yang belum muncul muncul juga padahal semua sudah ngumpul di bandara.
Nessa kemudian memberikan jawaban di grup kalau dirinya sedang dalam perjalanan menuju bandara agar teman temannya tidak khawatir.
Tak terasa sampailah mereka di bandara. Teman teman Nessa kaget ketika melihat Nessa datang berduaan dengan Nara. Namun, tidak ada yang berani bertanya ke Nessa, karena takut di dengar Nara.
"Selamat pagi Pak Nara" sapa semua tim
"Pagi" jawab Nara singkat
"Awww.. ganteng banget sih" bisik salah seorang teman Nessa
"Iya.. mau dong jadi gebetannya" sambung temannya yang lain
"Huss.. ngarep kalian semua" sambung Nania
"Udah ah.. Yuk cek in" ajak Nessa
"Gak usah Ness, kita tinggal masuk aja, semua sudah diurus sama orangnya Pak Nara" jawab Nania
Setelah itu mereka semua dipanggil menuju ruang tunggu keberangkatan.