There is Not True Love. Really?

There is Not True Love. Really?
DUA


" Asem lo Ra " gerutu Vitaa sambil beranjak dari tempat tidurnya Sakura.


********


Sinar matahari pun sudah mulai menembus celah-celah jendela kamar tidur Sakura, menandakan bahwa waktu pagi sudah tiba dan mulai menyapa manusia untuk melakukan aktivitasnya kembali.


" Eugh " gerangan Sakura.


" Jam berapa nih? " tanya Sakura pada dirinya sendiri.


Sakura pun segera bangun dari tempat tidurnya, ia melihat jam yang berada dinakasnya. Jam itu menunjukkan pukul 5 pagi.


Ia pun beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju pintu balkon apartemennya, Sakura pun membuka pintunya dan keluar dari kamarnya untuk menghirup udara segar dipagi hari.


Segarnya udara pagi itu menyeruak di indra penciumnya Sakura, saat sedang menikmati udara pagi dan melihat sunrise tiba-tiba..


Bbrraakk brakk


" Ra bangun, Sholat Subuh " teriak Vita sambil menggedor pintu kamar Sakura. Karena merasa terganggu Sakura pun membuka pintu kamarnya.


" Lo kenapa sih? " tanya Sakura.


" Gue kira lo belum bangun, udah Sholat belum? " tanya Vita.


" Gue lagi nggak Sholat Vit " jawab Sakura.


" Oh... Ya udah kalo gitu! Lo mau ikut gue jogging nggak? " ajak Vita.


" Emangnya lo udah sholat? " tanya Sakura.


" Udah, lo mau ikut nggak? " tanya Vita lagi.


" Iya, gue ikut " jawab Sakura.


" Ok "


" Gue siap-siap dulu deh. Lo tungguin aja diruang tengah " kata Sakura.


" Iya " jawab Vita.


Sakura pun segera cuci muka dan mengganti pakaiannya, ia memilih memakai kaos olahraga yang ia simpan dilemari apartemennya.


Setelah mengganti pakaiannya Sakura pun segera memakai sepatu olahraga favoritnya. Setelah semuanya selesai, ia pun keluar kamarnya dan menyusul Vita yang menunggunya di ruang tengah.


" Ayo, Vit! " ajak Sakura.


" Ok " jawab Vita singkat.


mereka berdua pun segera keluar dari apartemen dan menuju jogging track apartemen. Jogging track di apartemen Sakura memiliki panjang 1.5 km.


Selama jogging Vita dan Sakura membicarakan tentang pekerjaan, jalan-jalan, sekolah, shopping dan lain-lain. Setelah berlari 2 putaran mereka pun istirahat.


" Sore ini gue mau ke rumah bibi. Gue mau masuk sekolah " kata Sakura.


" Cepet banget sih! " ujar Vita.


" Terus, gue bolos terus gitu! " Kata Sakura.


" Acara lo gimana? " tanya Vita.


" Acara apa? " tanya Sakura balik.


" Emangnya elo nggak ada acara? " tanya Vita.


" Gue enggak ada acara " jawab Sakura.


" Oohh..." jawab Vita.


" Ra... Ceritain dong, katanya elo dijodohin sama bonyok elo " pinta Vita.


" Ehmm... Jadi tuh awalnya, sore pulang sekolah gue ditelpon sama bokap. Disuruh ke Jakarta " cerita Sakura.


" Terus, gue bingung dong ngapain gue disuruh ke Jakarta. Dan gue disuruh ke Jakarta sore itu juga "


" Ya, gue iyain aja. Yang ada dipikiran gue itu, paling ada berkas yang belum gue tanda tanganin, gitu " Kata Sakura.


" Terus lo ke Jakarta jam berapa? " tanya Vita.


" Ya, Abis pulang sekolah. Gue langsung ke Jakarta. Dan gue juga belum ganti baju. Jadi gue ke Jakarta masih pake seragam sekolah " sambung Sakura.


" Terus, gue sampai di Jakarta jam dua malem. Kalo nggak salah. Waktu nyampe disana katanya bokap lagi meeting diluar gitu "


" Ya udah gue tinggal tidur dulu, gue tidur karena gue capek banget. Paginya, gue jogging keliling kompleks rumah gue. Abis jogging gue istirahat bentar, terus mandi dan gue sarapan "


Kata Sakura.


" Jadi, waktu sarapan itu bokap lo bicara kalo lo mau dijodohin? " tebak Vita.


" Iya, bokap bilang gini sama gue " Ra kamu pada jodohin sama anak teman papa, dan secepatnya kalian akan tunangan " gitu. Ya gue tolak lah " ujar Sakura.


" Gue bingung, sama bokap gue. Emang dia pikir gue nggak laku apa? " gerutu Sakura.


" Hahahaha... Bokap lo aneh Ra " ledek Vita.


" Ayo " Jawab Vita.


Sakura dan Vita pun segera masuk kedalam apartemen Sakura. Selama perjalanan, ada ide yang terlintas dalam pikiran Sakura. Kemudian ia berbicara kepada Vita bahwa ia ingin mencari tahu sendiri tentang pria tersebut.


" Eh, Vit! Gue pengen tahu siapa sih cowok yang mau dijodohin sama gue " ujar Sakura.


" Emang lo mau cari tahu gimana? " tanya Vita.


" Nanti gue mau tanya sama Bagas dulu " jawab Sakura.


" Ngapain lo tanya sama Bagas ? " tanya Vita balik.


" Ya biar gue tau kali rumah dia dimana, orangnya kayak gimana, tipe gue apa enggak gitu "


" Eh, kok malah ngomong tipe gue sih! Aduuuhh " ralat Sakura.


" Waduuuhh... jangan-jangan lo udah nerima perjodohan ini ya? " tanya Vita pada Sakura.


" Apaan sih, pokoknya gue enggak nerima perjodohan ini titik " elak Sakura.


" Iiiddiihh... gitu aja ngambek " goda Vita.


" Udah deh " kata Sakura sambil membuka pintu apartemenya.


Selama didalam ruangan apartemen miliknya, Sakura masih terus digoda oleh Vita tentang ucapannya tadi. Hingga terdengar bunyi dering telepon dari HP Sakura.


" Hah, papa. Ngapain papa telpon gue? " Ujar Sakura terkejut, Vita pun menghampiri Sakura.


" Siapa yang telpon? Oh... bokap lo! Udah angkat aja barangkali penting " Ujar Vita.


" Tapi kalo bahas perjodohan gimana? " tanya Sakura.


" Udah positif thinking aja! Angkat aja keburu mati, bokap lo malah ngomel-ngomel nanti " Suruh Vita, Sakura pun mengangguk saja.


" Halo, Assalamualaikum pah " Kata Sakura.


"...."


" Meeting, dengan FN Grup? "


"...."


" Ok pah, Sakura siap-siap dulu. Assalamualaikum " tutup Sakura.


" Lo mau meeting? " tanya Vita.


" Iya "


" Ikut... " rengek Vita.


" Iya, cepetan " perintah Sakura.


Mereka pun siap-siap untuk meeting dengan kolega bisnis mereka. Sakura pun segera mandi dan mempersiapkan perlengkapan meeting yang sudah ia persiapkan jauh-jauh hari.


Mereka pun segera berangkat dengan menggunakan mobil Sakura. Ia pun memberikan kunci mobilnya kepada Vita. Karena Sakura mau menghubungi Bagas.


" Nih, kuncinya elo yang nyetir gue mau nelpon Bagas dulu " kata Sakura.


" Ok " jawab Vita singkat.


Sakura pun segera menghubungi Bagas sekretaris pribadinya.


" Hallo, Bagas anda sudah dikantor? "


"...."


" Ok, kalo gitu anda keruang rapat untuk mempersiapkan perlengkapan rapat hari ini. Tolong bantu saya, terima kasih " tutup Sakura.


" Mau rapat sama siapa Ra? " tanya Vita.


" FN grup " jawab Sakura.


" Busseet dah, Ada masalah lagi? " tanya Vita.


" Nggak tau gue Vit " jawab Sakura.


Mereka pun segera menuju ke kantor Sakura. Dan keadaan didalam mobil pun hening karena Sakura memeriksa berkasnya dan Vita yang fokus mengendarai mobil Sakura.


Sebenarnya FN Grup adalah perusahaan milik keluarga Sakura yang berbasis di Amerika, perusahaan tersebut dipegang oleh kakak kedua Sakura.


Setelah 30 menit menempuh perjalanannya Sakura dan Vita pun sudah sampai dikantor Sakura. Mereka pun segera menuju ke ruang rapat.


Saat Sakura dan Vita berjalan menuju ruang rapat. Para karyawan di perusahaan mereka menatap mereka dengan penuh kekaguman. Hingga Sakura dan Vita memasuki ruang rapat.


" Assalamualaikum " ucap Sakura saat memasuki ruang rapat dengan Vita.


" Wa'alaikumussalam "


Tiba-tiba....


Next...