
" Iya mbak " jawab Arya.
****
Sakura dan Bagas pun segera keluar dari kamar Arya. Mereka menunggu Arya di ruang depan. Sebenarnya Sakura juga ingin mengajak Arya pergi jalan-jalan di Solo agar Arya sedikit melupakan kesedihannya karena sang ibu pergi menyusul ayahnya. Sakura juga belum bertanya mengenai kedua orangtua Arya. Baginya sekarang adalah bagaimana cara memberitahu Arya jika ia masih memiliki seorang adik yang baru saja dilahirkan. Sakura juga sedikit berbincang-bincang dengan pakdhenya Arya.
" Habis ini ada acara apa pak? " tanya Sakura.
" Oh... Habis ini ada acara tahlilan mbak " jawab pakdhenya Arya.
" Aduhh... Maaf sebelumnya, dari tadi kan saya disini tapi saya belum bertanya nama bapak sama ibu, jadi nama bapak siapa? " tanya Sakura.
" Nama saya Karmin mbak " jawab bapak tersebut.
" Oh... Bapak Karmin kalo ibu siapa? " tanya Sakura pada budhenya Bagas.
" Kalo saya Marni mbak " jawab ibu tersebut.
" Oh.... Ibu Marni" kata Sakura.
" Mbak, saya ke depan sebentar ya " kata Bagas.
" Ok " jawab Sakura singkat.
" Anak ibu sama bapak ada berapa ya? " tanya Sakura lagi.
" Ada lima mbak, cowok tiga cewek dua " jawab pak Karmin.
" Kalo nama mbak siapa ya? " tanya ibu Marni tersebut.
" Nama saya Adeeva, tapi saya biasa dipanggil Sakura " kata Sakura.
" Oh.... Gitu .." belum sempat bu Marni menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba suara Arya terdengar mengintrupsi.
" Mbak, Arya wes ganti klambi " kata Arya.
( Mbak, Arya udah ganti baju )
" Lho, emangnya Arya mau kemana? " kata Sakura pura-pura lupa.
" Mbak ki piye to, jare arep jalan-jalan numpak mobil " kata Arya merajuk.
( Mbak gimana sih, katanya mau jalan-jalan naik mobil )
" Hahaha... " tawa Sakura.
" Iya-iya mbak nggak lupa kok, tapi tanya dulu sama omnya! Mobilnya udah datang belum? " kata Sakura sambil menyuruh Arya bertanya pada Bagas.
" Om, mobilnya udah datang belum? " tanya Arya.
" Belum kayaknya " jawab Bagas sembari menjahili Arya.
" Yah... Kok suwi men " keluh Arya
( Yah... Kok lama banget )
" Kamu udah izin belum sama Budhe? " tanya Sakura.
" Belum " jawab Arya sambil menggelengkan kepalanya.
" Izin dulu sama budhe " kata Sakura.
" Dhe... Aku melok mbak e jalan-jalan yo " kata Arya.
( Dhe... Aku ikut mbaknya jalan-jalan ya )
" Emange kowe ngerti jenenge mbak e? urung ngerti jenenge kok wes ngejak jalan-jalan " kata Bu Marni.
( Memangnya kamu tahu nama mbaknya? Belum tau namanya kok langsung ngajak jalan-jalan )
" Hehehehe... Urung budhe " jawab Arya dengan cengengesan.
( Hehehe... Belum budhe )
" Yo kenalan sek no " pinta budhenya Bagas.
" Eemmm.... Mbak namanya siapa? " tanya Arya dengan malu-malu.
" Nama saya Sakura " jawab Sakura dengan senyumannnya yang indah. Bagas pun terperangah melihat senyumannya Sakura. Hingga suara Arya membuyarkan lamunannya Bagas.
" Om namanya siapa? " tanya Arya.
" Eh.. Maaf apa tadi? " tanya Bagas. Sakura pun hanya menggelengkan kepalanya.
" Nama om, Bagas " jawab Bagas.
" Wes kenalan dhe " kata Arya pada bu Marni.
( Udah kenalan dhe )
" Iyo budhe percoyo " jawab bu Marni. Sakura pun hanya tersenyum melihat Arya, ia pun bertekad untuk menghilangkan kesedihan Arya karena baru saja ditinggal ibunya.
" Pamit dulu sama budhe " kata Sakura.
" Dhe, aku arep jalan-jalan sek yo karo mbak Sakura " kata Arya.
( Dhe, aku mau jalan-jalan dulu ya sama mbak Sakura )
" Iyo, tapi ojo mbeling-mbeling lho yo. Mesakne mbak e ndak repot yen kowe mbeling " kata bu Marni.
( Iya, tapi jangan nakal-nakal lho ya. Kasihan mbaknya nanti repot kalo kamu nakal )
" Iyo, dhe " jawab Arya.
( Iya, dhe )
" Kalo begitu, kita pergi dulu ya bu " pamit Sakura.
" Iya mbak. Hati-hati " kata bu Marni.
" Iya, Assalamualaikum " salam Sakura.
" Wa'alaikumussalam " jawab bu Marni.
Sakura, Arya dan Bagas pun segera menuju ke mobil yang sebelumnya sudah dipesan oleh Bagas. Mereka pun segera memasuk kedalam mobil, Bagas duduk dikursi depan sedangkan Sakura dan Arya duduk dikursi bagian tengah.
" Dah dah budhe " kata Arya sambil melambaikan tangan kepada bu Marni dan pak Karmin dan disambut lambaian tangan oleh mereka.
****
" Ini mau kemana mbak? " tanya Arya pada Sakura.
" Kita mau ke Solo " jawab Sakura.
" Hah... Ke Solo " kata Arya dengan penuh semangat.
" Iya, memangnya Arya udah pernah ke Solo? " tanya Sakura.
" Udah mbak tapi cuman ke terminal aja " kata Arya.
" Oh... Ke terminal, terus Arya ke terminal ngapain? " tanya Sakura.
" Arya jemput bapak " jawab Arya, ia pun langsung menundukkan kepalanya. Sakura yang melihatnya pun segera mengalihkan pembicaraannya.
" Arya, udah pernah ke my kidney bean belum? " tanya Sakura.
" May kid ney bean itu apa? " tanya Arya dengan mengeja nama tempat yang baru pertama kali ia dengar.
" My kidney bean itu tempat permainan anak-anak pokoknya disana banyak banget mainannya. Arya mau kesana nggak? " tanya Sakura.
" Mau mbak, Arya mau " jawab Arya kegirangan.
" Ok, tapi sebelum kesana mbak mau ngajak Arya ke suatu tempat dulu " kata Sakura dengan penuh rahasia.
" Kemana mbak? " tanya Arya.
" Ada deh... " jawab Sakura.
" Ihh... Kemana? " tanya Arya. Namun, Sakura tidak menjawabnya.
" Om Bagas tau? " tanya Arya.
" Tau " jawab Bagas.
" Kemana om? " tanya Arya lagi.
" Kok main rahasia-rahasiaan sih " kata Arya dengan wajah cemberut.
Sakura yang melihat Arya cemberut pun hanya bisa tertawa gemas. Bagaimana tidak, Arya cemberut dengan bibir dimajukan dan wajahnya pun melengos ke arah jendela karena tidak mendapatkan jawaban yang dia inginkan. Saat akan akan mengajak mengajak Arya berbicara hp Sakura pun berbunyi memandakan telepon masuk. Tanpa pikir panjang Sakura pun segera mengangkatnya sambil menggunakan headset.
Tingnongning..
" Hallo Assalamualaikum " salam Sakura.
" Wa'alaikumussalam " jawab seseorang diseberang sana. Sakura yang merasa tidak asing dengan suara ini pun segera melihat nama si penelpon.
" Hah Emre " batin Sakura.
" Emmm... Iya ada apa ya? " tanya Sakura.
" Kamu lagi ada dimana? " tanya Emre.
" Oh... Saya lagi dijalan " jawab Sakura kaku.
" Sama siapa? " tanya Emre lagi.
" Sama temen " jawab Sakura singkat.
" Kamu kok jarang banget sih jawab telpon aku " keluh Emre.
" Lagi sibuk " jawab Sakura.
" Sibuk apa? " tanya Emre lagi.
" Lagi banyak acara jadi jarang pegang hp " kata Sakura.
" Oh... Lain kali jangan gitu lagi " peringat Emre.
" Iya " jawab Sakura singkat.
" Mbak-mbak itu apa? " tanya Arya yang tiba-tiba.
" Yang mana? " tanya Sakura pada Arya.
" Itu tempat apa? " tunjuk Arya pada bangunan yang tinggi.
" Oh.... Itu namanya hotel " jawab Sakura.
" Wuiihh... Tinggi banget " kata Arya dengan kagum.
" Iya, bentar ya mbak ada telpon " kata Sakura pada Arya.
" Halo " kata Sakura.
" Itu suara siapa? Kok kaya suara anak kecil gitu? " tanya Emre.
" Oh... Itu suara... Adiknya teman saya " jawab Sakura dengan terbata-bata.
" Oh... " jawab Emre singkat.
" Udah dulu ya Assalamualaikum " tutup Sakura dengan sepihak.
" Mbak, hotel itu apa? " tanya Arya lagi.
" Hotel itu tempat penginapan " jawab Sakura.
" Oh... Kok tinggi banget ya mbak " kata Arya.
" Kan disana kamarnya banyak " jawan Sakura.
" Oh iya ada berapa? " tanya Arya lagi.
" Emmm... Berapa ya? Kayaknya ada ratusan kamar deh " jawab Sakura mengira-ngira.
" Wuuiihhh.... Banyak banget ya mbak " kata Arya dengan mata berbinar.
" Iya " jawab Sakura.
" Arya udah pernah ke hotel? " tanya Sakura.
" Nggak pernah mbak " jawab Arya.
" Oh ya? " tanya Sakura. Sedangkan Arya hanya menganggukkan kepalanya.
Mobil yang dikendarai Sakura, Arya dan Bagas sudah mulai masuki gerbang rumah sakit. Sakura tidak memberitahu Arya mengenai alasan mereka ke rumah sakit. Akhirnya mobil pun berhenti tepat di depan lobby rumah sakit. Sakura pun segera membayar ongkosnya. Setelah selesai, mereka pun segera keluar dari mobil.
" Kita ngapain mbak kerumah sakit? " tanya Arya.
" Nanti Arya juga tahu " kata Sakura.
" Mari mbak, tadi saya sudah menghubungi pihak kepolisian dan bertanya tempat adiknya Arya dirawat " kata Bagas dengan panjang lebar.
" Adik Arya, emang Arya punya adik? " tanya Arya kebingungan.
" Kita kedalam dulu ya " ajak Sakura.
" Iya mbak " jawab Arya.
Sakura, Arya dan Bagas pun segera memasuki lobby rumah sakit. Mereka segera pun berjalan menuju ruang perawatan bayi. Menurut kabar yang diberikan oleh Bagas adik Arya sudah dikeluarkan dari inkubator. Belum sampai diruang perawatan bayi, Sakura pun meminta Bagas untuk menemui dokter yang menangani adiknya Arya.
" Gas tolong kamu temui dokternya ya dan jika jam praktek nya sudah habis tolong kamu hubungi saja dan kita konsultasi via telepon " kata Sakura.
" Baik mbak " jawab Bagas patuh. Ia pun segera pergi untuk menemui dokter tersebut.
" Ayo sayang ikut mbak " ajak Sakura.
" Iya mbak " jawab Arya. Mereka pun segera menuju resepsionis yang berada di tempat perawatan bayi.
" Permisi mbak, saya mau menemui bayi dari ibu Maheswari " kata Sakura.
" Maaf mbak jam besuk bayi sudah habis " kata suster tersebut.
" Oh... Gitu " jawab Sakura.
" Apakah mbak dari pihak keluarga? " tanya suster tersebut ramah.
" Iya mbak, ini saya mengantar kakaknya untuk menemui adiknya " jawab Sakura.
" Jika mbak ingin bertemu, kami hanya memperbolehkannya melihat dari jendela saja " kata suster tersebut.
" Bisa mbak? " tanya Sakura.
" Bisa jika untuk melihatnya, tapi kalo untuk menemui bayi belum bisa karena disesuaikan dengan jam besuk " kata suster tersebut.
" Boleh diantar sus, kami belum mengerti letak adik tersebut " kata Sakura.
" Boleh mbak, mari saya antar " kata suster tersebut.
" Terima kasih " kata Sakura.
" Sama-sama " jawab suster tersebut.
" Ayo kita lihat adik bayi " ajak Sakura.
" Ayo mbak " jawab Arya.
" Itu mbak, bayinya " kata suster tersebut sampainya di tempat perawatan bayi.
" Mana sus " tanya Sakura kebingungan.
" Mungkin suster bisa menyuruh suster yang merawat bayi disini " kata Sakura.
" Oh... Bisa mbak " kata suster tersebut. Suster itu pun segera menemui suster yang menjaga bayi dan memintanya aba-aba. Dan akhirnya suster tersebut pun berjalan kearah bayi yang berbedong kuning.
" Itu mbak bayinya " kata suster tersebut sambil menunjukkan ke arah suster yang bertugas menjaga bayi.
" Arya lihat " kata Sakura pada Arya sambil menunjukkan ke arah suster tadi.
" Itu... Adik siapa? "
NEXT....
SORRY BANGET GUE LAMA NGGAK UPDATE.. SEMOGA KALIAN SUKA YA...
JANGAN LUPA LIKE, VOTE DAN KOMENNYA YA..
SEE YOU...