There is Not True Love. Really?

There is Not True Love. Really?
PROLOG


Walaupun semua tidak seperti yang aku inginkan, dan semua terasa tiba-tiba. Namun, selama ini kau selalu berada disampingku hingga timbul sesuatu yang tidak biasa bagiku.


Aku ingin kau tahu bahwa aku telah mencintaimu...


Sekarang, waktu sudah berubah dan itu semua seperti bukan yang ku harapkan.


Sakura Nishimoto


Sejak awal aku sudah terpukau denganmu. Aku ingin kau tetap bersamaku...


Maafkan aku, aku tidak bisa memegang janjiku.


Emre Iskander.


*****


" Whaaatttt... Tunangan! " teriak gadis tersebut.


" Iya, kamu sudah papa jodohkan dengan anak teman papa " ujar pria paruh baya tersebut.


" Kamu harus menerima perjodohan ini! Tidak ada penolakan sama sekali " tegas pria paruh baya tersebut.


" Pah, aku masih umur 17 tahun masak mau tunangan sih pah? " kata gadis tersebut memelas.


" Adeeva Afsheen Rawnie, ini sudah keputusan final " tegas pria itu final.


Gadis itu pun merasa dunianya runtuh seketika, saat sang papa sudah membuat keputusan sepihak dengannya. Jika sang papa sudah memanggilnya dengan namanya dulu, berarti keputusan tersebut sudah tidak bisa diganggu gugat.


Ia, bahkan nyaris tak percaya dengan pembicaraan tersebut. Bahwa ia akan bertunangan dengan pria yang dijodohkan dengannya.


" Ma... " panggil Adeeva melemah.


" Sakura Nishimoto, ini adalah keputusan yang tidak bisa diganggu gugat lagi. Dan maaf, mama tidak bisa membantumu " tegas sang mama.


" Ma... Aku gak mau " ujar Sakura.


" Kamu harus menerimanya Sakura " pinta sang mama.


" Tujuh hari lagi kamu tunangan dan papa berharap kamu menikah secepatnya " Tambah sang papa.


" Apa! " teriak Sakura.


" Iya, dan persiapkan dirimu " Kata sang papa sambil bangkit dari tempat duduknya dan masuk ke ruang kerjanya.


Sakura pun terhenyak ke sofa ia duduki. Ia masih shock dengan apa yang ia dengarkan selama pembicaraan tadi.


Ia pun berdiri dari tempat duduknya dan berjalan dengan gontai-gantai menuju kamarnya. Sesampainya dikamar Sakura pun menghempaskan tubuhnya ke kasur kesayangannya.


Ia pun menghubungi sekretaris pribadinya untuk mencari tahu siapa pria yang akan dijodohkan dengannya.


" Hallo, Bagas anda sudah tahu kan apa yang telah terjadi dengan saya hari ini " Seru Sakura


"......."


" Jadi, tolong anda carikan informasi tentang pria tersebut " Pinta Sakura.


"........."


" Dan berikan informasi tersebut hari ini juga " perintah Sakura pada sekretaris pribadinya tersebut.


" Aahhh... Apes banget dah gue hari ini, kalo kayak gini mending gue sekolah " ujar Sakura pada dirinya sendiri.


" Aaaaiisss... Ngeselin banget dah. Mending gue jalan-jalan aja deh, daripada disini bikin gue stress " tambah Sakura.


Sakura pun segera bangkit dari tempat tidurnya dan mengambil baju ganti dilemarinya. Sakura memiliki beberapa koleksi baju dari brand ternama didunia.


Sakura juga memiliki koleksi seperti tas, sepatu, aksesoris, mobil dan lain-lain dari brand ternama dan limited edition.


Siapa yang tidak kenal Sakura Nishimoto gadis terkaya se-Asia ini memiliki beberapa perusahaan di Asia dan kantor pusatnya berada di Jepang.


Sakura telah menjadi penerus perusahaan di Asia yang dimiliki oleh keluarga besarnya tersebut. Ia meneruskan perusahaan yang dibangun oleh kakek buyut dari ayahnya.


Cantik, pintar, cerdas dan kaya siapa yang tidak ingin menjadi pacarnya, banyak sekali kaum pria dari teman kolega bisnisnya yang berusaha menarik perhatian darinya.


Sakura tetap Sakura, ia tidak pernah menghiraukan apapun usaha pria yang berusaha mendekatinya. Baginya yang terpenting adalah pria tersebut tidak berbuat macam-macam dengannya.


Setelah selesai ganti baju, ia pun segera turun untuk menuju garasi mobil yang berada dilantai paling bawah rumahnya.


Sepi, itu adalah gambaran suasana dirumah Sakura pagi itu, terlahir dari keluarga pebisnis tentu saja itu sudah biasa baginya, karena ia sendiri juga pebisnis di usianya yang masih SMA kelas 11.


" Bi aku pergi dulu yah, tolong jaga rumah dan kalo ada apa-apa hubungin aku ya " pesan Sakura kepada asisten rumahnya.


" Baik non " kata sang asisten dan pelayannya dengan patuh.


Sakura pun segera membuka pintu mobil lamborghini keluaran terbaru yang berharga miliaran rupiah. Ia pun segera mengendarai mobilnya menuju pusat perbelanjaan di Jakarta.


Selama perjalanan Sakura memutar musik favoritnya, selama diperjalanan ia menghubungi saura sepupunya untuk menemaninya belanja hari ini.


" Hallo... Vit, lo bisa nemenin gue belanja nggak " tanya Sakura pada Vita, Saudara sepupunya Sakura meloudspeker karena ia sedang mengemudi.


" Bisa Ra, emangnya lo mau belanja dimana? " tanya Vita pada panggilan tersebut.


" Pacific Place Vit " jawab Sakura.


" Iya-iya gue temenin, tapi by the way Ra. Lo lagi bete ya? " tanya Vita.


" Iya gue lagi bete " jawab Sakura.


" Lo kenapa lagi dah? Tapi tumben lo nggak ke Jerman lagi kalo lagi bete? " tanya Vita.


" Ya, kali gue ke Jerman. Bisa abis gue kalo ke Jerman " jawab Sakura.


" Lo kenapa sih? " tanya Vita.


" Udah entar gue ceritain, gue lagi nyetir nih " jawab Sakura.


" Iya bye " tutup Vita.


*********


Akhirnya Sakura sampai ditempat parkir mobil Pacific Place. Ia pun segera menelpon Vita untuk menanyakan keberadaannya.


" Halo Vit, lo ada dimana? " tanya Sakura sambil meloudspeker teleponnya .


" Gue udah nyampek, gue tungguin lo diparkiran cepetan " seru Sakura.


" Iya Adeeva " jawab Vita.


" Ya udah bye " kata Sakura sambil menutup sambungan telepon.


******


" Hai Ra " Sapa Vita.


" Hai " jawab Sakura sambil cipika-cipiki.


" Ya udah yuk " Ajak Sakura.


" Iya yuk, let's go " seru Vita kegirangan.


" Biasa aja kali " seru Sakura.


" Hehehe..." ujar Vita sambil cengengesan.


" Ke Timezone yuk " ajak Sakura.


" Oke deh " jawab Vita.


Selama diperjalan menuju ke Timezone Sakura dan Vita menjadi pusat perhatian karena kecantikan dan keanggunannya.


Saat sampai di Timezone mereka pun segera bermain sepuasnya. Setelah dua jam bermain di Timezone, Sakura dan Vita pun segera menuju ke restoran jepang untuk mengisi perut mereka yang sudah lapar.


" Ra, lo kenapa sih? " tanya Vita.


" Emang gue kenapa " tanya Sakura balik.


" Lo tadi bete banget, kenapa? " tanya Vita.


" Oh... Itu " jawab Sakura menggantung karena ada pelayan yang mengantarkan makanan ke meja mereka.


" Makasih mbak " kata Sakura


" Jadi gue itu di jodohin " sambung Sakura tiba-tiba


" Uhuk uhuk... " Vita tersedak minumannya sendiri.


" Lo jangan aneh-aneh deh Ra " sambung Vita. Sakura pun mengedikkan bahunya.


" Lagian nih ya, gue sendiri aja nggak percaya " sambung Sakura.


" Sakura Nishimoto, mana ada perjodohan dizaman sekarang sayang. Itu mah zamannya Siti Nurbaya " kata Vita.


" Gak percaya nggak papa, mending kita makan aja dulu " ujar Sakura.


Mereka pun segera menyantap makanan yang sudah mereka pesan. Disela-sela makan Sakura dan Vita membicarakan tentang bisnis yang dijalankan keluarga besar mereka.


" Ra, gimana bisnis lo di Jepang? " tanya Vita.


" Alhamdulillah, Bisnis gue lancar-lancar aja tahun ini! Terus bisnis lo gimana? " tanya Sakura.


" Ya lancar-lancar aja, soalnya kemarin juga ada masalah dikit, tapi sekarang udah normal lagi " kata Vita.


" Iyalah udah normal, orang gue aja sampek turun tangan " seru Sakura.


" Hehehe... Itu lo tau " kata Vita.


" Heemmm " desis Sakura.


Tiba-tiba ponsel Sakura berbunyi


" Hallo " sapa Sakura.


"....."


" Bagas, Apa semua informasi yang saya minta sudah ada? " tanya Sakura pada sekretaris pribadinya.


"......"


" Baiklah, Saya ke kantor sekarang " kata Sakura sambil menutup sambungan teleponnya.


" Kenapa Ra? " tanya Vita. Saat Sakura meletakkan teleponnya.


" Gue tadi nyuruh Bagas buat nyari info siapa cowok yang mau dijodohin sama gue " kata Sakura.


" Itu beneran, elo dijodohin? " tanya Vita.


" Iya, Vit. Udah ah gue mau ke kantor, lo ikut nggak? " tanya Sakura.


" Iya gue, ikut " seru Vita sambil beranjak dari tempat duduknya.


" Bayar dulu kali Vit " seru Sakura.


" Eh iya, Lo bayar aja deh Ra " kata Vita.


" Lo mah, iya deh gue bayar " ujar Sakura.


" Berapa mbak totalnya " tanya Sakura pada pelayan kasir.


" 15 juta 400 ribu rupiah " ujar pelayan kasir.


" Ini mbak " kata Sakura sambil memberikan kartu kreditnya.


" Ini mbak, kartunya terima kasih atas kunjungannya " ujar pelayan tersebut dengan ramah.


" Iya mbak " kata Sakura.


" Ayo Vit " ajak Sakura.


" Yuk Ra " kata Vita.


Mereka pun segera ke parkiran mobil untuk menuju kantor Sakura, selama perjalanan menuju kantor Sakura, Vita dan Sakura balapan mobil dijalan.


Sakura pun memenangkan balapan mobil bersama Vita, ia pun segera menuju ruangannya untuk bertemu dengan Bagas sekretaris pribadinya.


" Bagas bagaimana....... "