
"tuan muda menelpon hanya untuk menanyakan kondisi nona saat berada di kantor.?" Baru kali ini aku melihat tuan muda seperti ini." Batin Nina.
Di kantor Alfa,
"kenapa dia tidak makan? Apa dia tidak enak badan?" Batin Alfa.
Alfa langsung memanggil Kim.
"ada apa bos?" Tanya Kim.
"siapkan mobil, kita ke kastil sekarang" perintah Alfa.
"baik bos" jawab Kim.
Jam 12 siang, Alfa sampai ke kastil.
"selamat datang tuan muda" sambut para pelayan.
"dia sudah pulang?" Ucap Ran yang mendengar dari ruang makan.
Saat datang, Alfa langsung ke ruang makan. Alfa berdiri tepat di samping Ran yang sedang duduk. Alfa memegang wajah Ran.
"kau sudah bangun? Bagaimana keadaanmu?" (Muka dingin dan datar). Ucap Alfa.
" kamu! (Rupanya dia), kenapa kamu membawaku kemari? Siapa kamu sebenarnya?" Ucap Ran yang mengerutkan keningnya karena tidak menyangka Alfa yang menculiknya.
Alfa duduk disamping kursi Ran. Dan menatap Ran.
"(dia sangat cantik memakai gaun itu) makanlah dulu, kau belum makan kan?" Tanya Alfa.
Ran diam sejenak dan waspada dengan Alfa. "Aku tidak mau makan, aku mau pulang" ucap Ran dengan suara kecil. Alfa langsung kesal mendengar hal itu dari Ran.
" tidak boleh,!" Jawab Alfa.
Suara Alfa berubah menjadi dingin dan menyeramkan sehingga membuat Ran sedikit ketakutan.
"memang nya kenapa, apa aku berbuat kesalahan padamu?!" Tanya Ran.
"ya kau sudah berbuat kesalahan (benar, kau sudah berbuat kesalahan, kau sudah membuat ku seperti orang yang kehilangan akal)" oleh karena itu kau harus bertanggung jawab dan harus tinggal disini, kalau tidak akan terjadi sesuatu pada orangtuamu." Ucap Alfa dengan muka dingin dan tatapan tajam.
"bagaimana bisa kau mengancam orangtuaku? Aku tidak pernah berbuat jahat padamu, malah aku pernah menolongmu kan? Jadi aku akan pulang ke rumah" jawab Ran dengan tegas.
"(kau adalah malaikatku, malaikat yang menolong ku, malaikat yang hanya diciptakan untukku, kau menunjukkan sesuatu yang belum pernah aku lihat dan rasakan yang membuat ku tenang) , tidak boleh, kau tidak boleh kemana-mana!" (Tegas). Jawab alfa.
"......SIAL!!!!!"
Ucap alfa sambil memukul meja makan lalu terbelah menjadi dua.
Dikamar tidur Ran. Kondisi Ran sangat lemah dia hanya duduk melamun melihat keluar jendela.
"aku mau pulang, aku merindukan ayah dan ibu, aku takut disini, bagaimana caranya aku kabur dari sini, aku tidak tau ini dimana" batin Ran.
Ran menangis, dan dia langsung duduk ke tempat tidur. Setelah menangis, ada yang mengetuk pintu dan masuk, ternyata Alfa yang masuk dan membawa makanan. Ran langsung menghapus air matanya, dan Alfa langsung duduk ditempat tidur Ran.
"kau harus makan. Aku akan menyuapimu." Ucap Alfa sambil menyodorkan sendok ke mulut Ran. Ran tidak peduli dan hanya diam.
"ayo kita bicara, setelah kau makan, aku akan mendengarkan mu" ucap Alfa.
" benarkah?" Ucap Ran.
"iya." Ucap Alfa.
dia sepertinya tidak akan menyakitiku dan juga dia tidak berbohong,
"baiklah" ucap Ran tersenyum.
"buka mulutmu" ucap Alfa.
"aku bisa makan sendiri" ucap Ran menjawab Alfa.
"aku akan menyuapimu, sekarang buka mulutmu" ucap Alfa.
"dia orang yang aneh, aku tidak mengerti dirinya sama sekali" batin Ran.
Ran membuka mulutnya, dan memakan makanannya.
"baguslah dia mau" batin Alfa.
Ran tidak menyadari bahwa Alfa sangat senang melihat Ran yang patuh kepada nya. Setelah selesai makan.
"aku mau pulang" ucap Ran.
"kalau itu tidak ku izinkan!!" Jawab Alfa tegas.