The Only Beautiful Angel for The Cold Devil

The Only Beautiful Angel for The Cold Devil
EPS 5


"Padahal banyak wanita yang mendekati ku dengan pakaian yang lebih terbuka dan seksi dari ini, namun aku belum pernah tergoda sekalipun dan aku malah merasa muak." batin Alfa.


Dan Alfa naik keatas tempat tidur. Dan memegang wajah Ran yang tertidur pulas.


"bagaimana dia begitu baik sekali ,mengizinkan orang yang belum dikenal sama sekali menginap disini? Bagaimana jika itu laki-laki lain, bisa berbahaya, aku tidak akan menerimanya. Bagaimana jika ada orang lain yang melihatnya. Bagaimana jika orang lain menculiknya. Bagaimana jika dia disentuh oleh orang lain? Memikirkan nya saja Rasanya aku tidak akan tahan, Aku akan menghabisi siapapun orang yang menyentuhmu... Kau begitu sangat cantik, baik, polos, dan mempesona.


Aku tidak pernah melihat wanita seperti ini. kecantikan yang ada di seluruh tubuhmu tidak biasa. Kau seperti malaikat yang diciptakan untuk memuaskanku, dengan melihatmu dan sikapmu saja bisa menggerakkanku yang seperti iblis tidak punya hati menjadi seperti ini, karena aku seperti iblis maka aku akan serakah. kau hanya milikku, kau milikku seorang. Tidak akan ada yang bisa melihatmu selain aku!!!" Batin Alfa.


Ran tertidur sangat imut dan pulas. Alfa mencium dan ******* bibir Ran, Alfa memegang bibir bawah Ran dengan pelan, sehingga bibir Ran terbuka, Alfa memasukkan lidahnya kedalam mulut Ran, Alfa mencium Ran dalam waktu yang lama.


"hmmm" ucap Ran.


Ran hampir terbangun, dan Alfa langsung berhenti.


"dia imut sekali. baiklah, malam ini aku akan membiarkan mu, tapi lain kali tidak lagi." gumam alfa Sambil menyeringai.


Alfa tidur disampingnya Ran dan memeluk Ran dari belakang, seolah olah Alfa tidak akan melepaskan Ran.


Keesokan paginya. Ran terbangun, dan melihat Alfa sudah tidak ada. Ran tidak memikirkan apa-apa. Ran langsung ke kamar mandi. Setelah mandi, Ran langsung kebawah menemui ibu dan ayahnya untuk sarapan.


"anakku Ran, bisakah kamu membantu ibu menyiram tanaman di luar?" Ucap ibu Ran.


Setelah makan Ran langsung keluar dan menyiram tanaman menggunakan selang air. Ran tidak menyadari bahwa dia sedang diperhatikan dari jauh. orang yang memperhatikan Ran tidak lain adalah Alfa.


Alfa pulang ke paviliunnya sekitar jam 4 dini hari, Alfa mandi lalu berganti pakaian dan mengerjakan pekerjaannya, tak terasa sudah jam 6 pagi, Alfa pun sudah menyelesaikan pekerjaannya, Alfa sarapan dan langsung pergi ke rumah Ran. Alfa hanya melihatnya dari jauh.


"aku ingin membawamu sekarang juga secara langsung, tapi aku tau kau pasti akan menolaknya dan tetap ingin bersama orangtuamu, itulah sebabnya aku memakai cara lain. Tapi, aku tidak tau bagaimana keadaanmu nanti jika kau kupaksa ikut denganku, kau pasti sangat membenciku, jika kau bersamaku apa aku masih bisa melihat dirimu yang seperti malaikat ini hanya untuk diriku sendiri, jika aku mengurungmu, apa kau akan kehilangan senyummu itu, apa bisa kau hanya menjadi milikku?----(pikiran Alfa menjadi hening) Aku tidak peduli semua itu, yang penting kau harus ada bersamaku". Batin Alfa.


Alfa mengambil handphone dari saku nya, dan menelpon kim.


"Kim, jalankan perintah yang pernah aku berikan padamu, besok..kau mengerti?" Perintah Alfa.


"siap laksanakan" ucap Kim.


Pada malam hari, dirumah Ran tiba-tiba terjadi penyerangan.


"Ada apa ini?!!" Ucap ayah Ran. Kedua orang tua Ran langsung dikelilingi orang-orang berbaju hitam dan berkacamata hitam sambil memegang pistol.


Dan penyerangan itu dilakukan oleh Alfa dan anak buahnya yang memegang pistol. Ran dibuat pingsan dan dibawa oleh Alfa kedalam mobil. Sebelum pergi membawa Ran. Alfa menyampaikan sesuatu pada orangtua Ran.