
Rizi adalah nama marga keluarga terkaya dan punya kekuasaan terbesar di negara S dan bahkan se Asia, termasuk bisnis gelap dan mafia.
Dan penerus saat ini adalah bernama Alfa Rizi dan umurnya baru 23 tahun, namun dia sudah mengembangkan perusahaannya sampai berada di peringkat pertama, dia adalah yang terhebat diantara pemimpin keluarga yang sebelum-sebelumnya,
sesuai namanya Alfa, orang-orang menganggap berarti yang pertama, dia dinobatkan sebagai pria idaman semua wanita, selain sangat tampan dan tinggi semampai, dia sangat hebat dalam berbisnis, namun karakter nya sangat dingin dan kejam, hanya mementingkan dirinya sendiri, dan keuntungan perusahaan, banyak wanita yang mendekati nya, mulai dari artis, model, anak pejabat dan sebagainya. Tapi, dia menyingkirkan semuanya, tidak ada yang bisa menyentuh hatinya.
Pada suatu hari, saat dia sendiri memantau proyek yang berada dilokasi pinggiran kota dekat hutan, saat berjalan sendirian, dia terjatuh ke jurang yang sangat dalam dan gelap, Alfa terluka parah karena tertusuk ranting pohon yg tajam, Alfa mencabutnya sendiri dengan menggunakan tangannya,
"SIAL!! Bagian yang tertusuk sangat dalam" batin Alfa. dan tidak sadarkan diri.
Hari sudah sore, Didalam sebuah Gubuk, didalam Hutan. Gubuk itu berbentuk seperti rumah berukuran kecil yang sudah tua dan terbuat dari kayu, tetapi lumayan untuk berteduh, Alfa terbaring didalamnya, lukanya sudah diolesi obat herbal dan perban, dan semua kancing kemejanya terbuka. tak lama kemudian ada yang membangunkan nya,
"hei, bangunlah, kau tidak apa-apa?" Ucap gadis cantik itu.
Dalam keadaan mata tertutup, Alfa berusaha sadar. "siapa yang menyelamatkanku?" Batin Alfa.
dan ternyata dia berada didalam gubuk tua. dalam setengah sadar dia melihat gadis yang sangat cantik, gadis itu sangat berkilau, memiliki rambut yang sangat indah, karena tidak ada yang memiliki warna rambut seperti itu, rambutnya berwarna silver seperti perak berkilauan. Dan wajahnya sangatlah cantik, Alfa Baru pertama kali melihat gadis yang sangat mempesona. Alfa tidak memalingkan pandangan darinya, dan lupa untuk berwaspada, hingga rasanya Alfa ingin menyentuh kulit gadis itu yang putih lembut dan pink merona.
Lalu, Alfa bertanya. "siapa kamu? apa kamu tinggal di tempat ini?" (Sambil menggenggam tangannya dengan kuat) ucap Alfa.
"......" (Diam, dan menarik tangannya sambil sedikit takut) ucap Ran.
"ah, maafkan aku". Ucap Alfa.
"......" (Pergi meninggalkan Alfa) ucap Ran.
"kalau tidak keberatan, aku ingin meminta tolong padamu, obati aku dan rawat aku sampai sembuh, aku akan membayarnya" ucap Alfa dengan raut muka serius.
"tidak perlu, aku akan menolongmu" ucap Ran.
Alfa terdiam melihat reaksi gadis itu dan berkata dalam hati "dia tidak takut atau ragu-ragu untuk menolong ku, apa dia tidak berpikir. bagaimana kalau aku berbuat jahat dan macam-macam padanya. Aku tidak mempercayai hal-hal yang tidak masuk di akal, tapi setelah melihatnya, dia seperti malaikat, cantik dan lembut sekali, dia seperti tidak nyata, aku ingin memilikinya" lalu Alfa berpikir (ada apa denganku, aku tidak pernah merasa seperti ini, ini bukan apa-apa, ini hanya rasa penasaran sesaat).
"kalau boleh tahu, siapa namamu?" Tanya Alfa.
Gadis itu menatap mata Alfa sebentar untuk memastikan. tidak tau apa yang dipikirkannya.
"...... namaku Ran" ucap Ran.
"malam nanti kau tidur dimana?" Ucap Alfa.
"aku akan tidur disana" (sambil menunjuk tempat tidur dari kayu) ucap Ran.
"apa tidak apa-apa? kalau begitu kita tidur bersama saja dikasur" ucap Alfa.
"tidak perlu" jawab Ran dengan waspasa.
"(baru kali ini ada wanita yang menolakku, tapi, dia sangat mempesona hingga bisa membuatku lupa diri). Batin Alfa.