The Only Beautiful Angel for The Cold Devil

The Only Beautiful Angel for The Cold Devil
EPS 22


Ran menarik Alfa dan menyuruhnya berbaring, "istirahat la sebentar disini, aku akan keluar dulu" ucap Ran hendak turun dari tempat tidur.


"kau tidak boleh kemana-mana" ucap Alfa.


Alfa memeluk pinggang Ran dan meletakkan kepalanya di paha Ran sambil tidur tengkurap, Alfa memegang tangan kiri Ran, dan ditaruhnya dipipi kanannya, Alfa memberi isyarat untuk mengelus pipinya, dan Ran langsung peka terhadap itu dan melakukannya.


"apa yang dia lakukan? Aku ingin keluar sebentar, tapi aku takut dia akan marah,,


hmm sudahlah, dia juga sudah menyelamatkan hidup ku" batin Ran.


Alfa diam dan hanya menatap Ran.


"kenapa menatap ku seperti itu?" Tanya Ran sambil memutar bola matanya kekanan.


"aku tidak bisa tidur" kata Alfa.


"apa dia bermaksud memintaku untuk membuatnya tidur?..bagaimana cara menidurkan orang ya?" Batin Ran.


Ran berpikir sejenak mengingat sesuatu, dan melihat Alfa, Ran menunduk, mendekatkan wajahnya dan mencium kening Alfa.


"selamat tidur Alfa"


ucap Ran tersenyum dan terus mengelus kepala Alfa dengan lembut pakai tangan kanannya. Alfa termenung mendapat perhatian dari Ran. Alfa yang merasakan ini, terdiam, karena dari kecil dia tidak pernah merasakan kasih sayang dari orang tua nya, orangtuanya sangat keras dalam mendidik Alfa. Alfa semakin memeluk erat Ran.


"sungguh, kau sangat cantik, lembut dan penuh kasih sayang. Kau wanita yang berhasil menyentuh hatiku yang sudah mati dengan kelembutan mu, Aku merasakan perasaan asing yang belum pernah aku rasakan, tapi aku tidak membencinya, semua itu aku dapatkan darimu. Aku tidak ingin melepas mu!, , aku akan menyimpan mu disini hanya untukku.!" Batin Alfa.


Ran terus mengelus kepala Alfa sampai Alfa tertidur. Beberapa menit kemudian, Alfa tertidur dan Ran tidak bisa kemana-mana, ran masih mengelus kepala Alfa meski sudah tidur. karena kepala Alfa ada dipaha Ran.


"karena tidak bisa kemana-mana, aku jadi mengantuk" batin Ran.


dan Ran menguap lagi. Ran dan Alfa tertidur pulas dalam posisi tidur seperti tadi, Ran menyandarkan kepalanya dibelakang, sampai mereka terbangun. Alfa terbangun duluan. Ketika bangun , waktu sudah menunjukkan jam 7 malam, mereka berdua tidur seharian.


"hmmm, baru kali ini aku tidur nyenyak dan waktunya selama ini, semua ini berkatmu." Batin Alfa.


"hm?" Tanya Ran.


"selamat malam" balas Ran.


Tiba-tiba Alfa mencium dan ******* bibir Ran. Dan Ran terkejut dan mendorong nya.


"kenapa kau menciumku?"


Ucap Ran lalu menutup mulutnya dengan tangan.


"ciuman setelah bangun tidur" jawab Alfa sambil tersenyum seringai.


"apa yang kau bicarakan! Kau tidak tahu malu, kau terus saja menciumku semaumu" Ucap Ran cemberut dan meninggalkan kamar.


"kau tidak bisa menolak" gumam Alfa.


Ran masuk kekamar mandi untuk mandi, Alfa pun mandi di kamar mandi lain. 20 menit kemudian, Alfa sudah selesai mandi , Alfa masuk kekamar nya dan menunggu Ran keluar dari kamar mandi, Alfa hanya menggunakan jubah sesudah mandi. Tak lama kemudian Ran keluar dengan memakai jubah mandi juga. Ran menatap Alfa tanpa bersuara.


"aku tampan, benarkan??" Ucap Alfa senyum percaya diri.


"ya aku akui dia memang sangat tampan dari seluruh laki-laki yang pernah aku lihat" batin Ran.


Ran tidak bisa menolak mengakui kalau laki-laki yang ada dihadapannya itu sangat tampan. Namun Ran hanya diam saja, dan duduk di meja rias untuk mengeringkan rambutnya pakai hairdryer.


Alfa mendekat ke Ran,


"apa kau lapar?" Tanya Alfa.


Tapi Ran tidak menjawab apapun. Dia masih trauma dengan penculikan yang dialaminya.


"kenapa kau diam saja?" Tanya Alfa.


"aku ingin pulang" Jawab Ran.