The Only Beautiful Angel for The Cold Devil

The Only Beautiful Angel for The Cold Devil
EPS 16


Dia tidak terlalu cantik, dan dia juga memiliki bintik-bintik di wajahnya.


"beraninya dia menggoda tuan muda! tuan muda adalah orang yang aku cintai dari hari pertama Bekerja, tidak mungkin tuan muda menyukai dia secepat ini, tuan muda tidak pernah mencintai wanita manapun dengan tulus, pasti dia hanya menjadi mainan tuan muda. Jadi aku pasti punya kesempatan, aku juga tidak kalah cantik darinya. sebelum dia lebih lama disini, aku akan menyingkirkannya" batin Izah.


Izah mengepalkan kedua tangannya dengan raut muka geram.


Diluar kastil, Alfa dan Ran sudah keluar, Alfa memegang tangan Ran.


"kemana kita akan pergi piknik?" Tanya Ran.


"kita tidak akan pergi keluar, kita akan piknik di sekitaran kastil, dibelakang kastil ada taman Padang rumput yang luas, danau, dan pohon besar yang rindang" Jawab Alfa.


"wah, pasti sangat indah dan menyenangkan" ucap Ran bersemangat.


Alfa hanya tersenyum saja mendengarkan Ran bicara. Setelah berjalan selama 15 menit mereka sampai ke tempat tersebut.


"bagaimana kalau kita piknik dibawah pohon besar itu?" Tanya Ran.


"iya, kalau itu maumu, aku akan mengeluarkan bekal dan yang lainnya, kau duduk saja" kata Alfa.


"Hmm terimakasih," ucap Ran.


Alfa dan Ran duduk bersama sambil berpegangan tangan dan melihat pemandangan danau dibawah pohon besar menggunakan alas yang lumayan besar.


"apa kau lelah?" Tanya Alfa.


"sedikit, tapi tidak masalah, ada yang ingin aku tanyakan." Kata Ran.


"apa?" Sahut Alfa.


"bukan kastil ku, tapi ini adalah kastilmu, dataran pegunungan ini adalah wilayah milikku, aku baru membangun kastil ini seminggu yang lalu," jawab Alfa santai.


"seminggu yang lalu? Berarti hari dimana aku pertama kali bertemu dengan mu? (Digubuk dalam hutan)" Ucap Ran.


"benar" jawab Alfa secara singkat.


Mendengar hal itu Ran terdiam, sekaligus bertanya-tanya, mengapa Alfa membangun kastil sebesar dan semewah ini untuknya.


"kau bilang kastil ini untukku? kenapa kau membangun kastil indah dan sebesar ini dengan cepat?" Sambung Ran.


"karena aku ingin membangunnya untuk mu, aku memilih membangun kastil di pegunungan karena teringat tentang mu saat menyelamatkan ku didalam hutan, dan juga kau senang tinggal ditempat yang memiliki banyak pohon. Aku ingin kau tinggal disini bersamaku dikastil ini." Ucap Alfa serius.


Mendengar hal tersebut, Ran sangat terkejut dan juga tidak menyangka.


"kenapa dia melakukan ini sampai sebegitu nya, apa dia menyukai ku, tapi itu tidak mungkin, kalau dia menyukaiku, kenapa dia tidak mengatakan apapun, dan membawaku kesini tanpa persetujuanku, dan juga dia sampai ingin membahayakan kedua orangtuaku, hal seperti ini tidak mungkin disebut rasa suka, dia seperti penjahat yang seenaknya. Dan juga, bisa saja dia hanya ingin mempermainkan diriku. tapi, tapi kenapa aku tidak membencinya" batin Ran.


Ran berusaha untuk tidak berpikir macam-macam.


"kau sangat kaya, bisa membangun kastil di pegunungan seluas ini" ucap Ran.


"tentu saja, aku bisa memenuhi semua keinginan dan permintaan mu, apapun itu, tidak ada laki-laki yang sesempurna diriku" kata Alfa sambil percaya diri dengan nada sombong.


Alfa mencium tangan Ran. Ran terkejut dan mengalihkan pembicaraan.


"tidak,,aku tidak perlu apapun. Kalau begitu aku akan ke danau dulu sebentar" kata Ran.