The Only Beautiful Angel for The Cold Devil

The Only Beautiful Angel for The Cold Devil
EPS 13


Dan tentu saja orang itu adalah Alfa. Tangan Alfa memeluk perut Ran. Dan berbisik ditelinga Ran.


"kau sedang apa?" Ucap Alfa.


Ran terkejut sekali dengan kehadiran alfa karena tidak sadar. Ran langsung berbalik, tapi Alfa tidak melepaskan pelukannya, tangan Alfa di pinggang Ran, Alfa mendekatkan wajahnya dan menatap Ran, tapi Ran menghindari tatapan Alfa, karena merasa tidak nyaman.


"aku sedang baca buku" jawab Ran.


"haah, tanpa sadar aku bicara santai dengannya, ada apa dengan diriku?" Batin Ran.


Alfa yang melihat Ran terlihat seperti tidak nyaman dengan kehadiran nya padahal Alfa sudah berusaha keras untuk menemui Ran dan meninggalkan Rapat.


"jangan menghindariku!" Ucap Alfa kesal.


Satu tangan Alfa memegang pinggang Ran, dan tangan satunya lagi memegang wajah Ran,


"aku...uhm" kata Ran.


Ran belum menyelesaikan perkataannya, tapi Alfa langsung menciumnya. Beberapa menit kemudian.


"jangan menunduk saat didepanku, kau mengerti? Kalau tidak, aku akan menghukum mu" kata Alfa.


"eehhh,?" Ucap Ran yang sedikit cemas.


Alfa langsung mencium bibir Ran dan memasukkan lidahnya kedalam mulut Ran.


"ini adalah hukumannya, kalau kau tidak menurut" kata Alfa.


"......". Ran Diam sambil melihat Alfa.


"gadis baik, (sambil mengelus pipi Ran). Apa ada yang kau inginkan?" Kata Alfa.


"tidak ada..." jawab Ran.


"apa kau ingin perhiasan, baju atau barang-barang yang lainnya? Aku akan membelikannya untuk mu.."


"tidak Perlu.." kata Ran.


Alfa membuka matanya, berhenti mencium Ran dan menatapnya. Tapi Ran tidak menatap balik Alfa.


"(kenapa dia selalu berkata tidak padaku dalam segala hal, aku merasa dia seperti tidak ingin aku mendekati nya) lalu apa yang ingin kau lakukankan?!! Aku ingin kau membicarakan semua tentangmu, semua tentang keinginan mu, aku tidak mengerti apa yang kau inginkan." Kata Alfa.


Alfa merasa bingung, karena semua wanita yang mendekati nya hanya minta barang - barang mewah, dan semua wanita itu langsung senang ketika mendapatkannya. Alfa terlalu berpikir sehingga tanpa sadar keningnya sampai berkerut.


"Aku benar-benar tidak mengerti sifatnya yang sebenarnya bagaimana" batin Ran.


Ran menghela nafas lalu tersenyum memandang wajah Alfa. Ran tersentuh Alfa sampai begininya ingin membalas atas pertolongan yang dia dapatkan. dan mempersiapkan yang terbaik untuk Ran.


"(fyuh, dia emosi lagi, aku harus menenangkan nya), hmm, tidak, aku tidak perlu barang - barang itu, tapi aku menginginkan hal lain. Apa kamu akan mengabulkan nya?" Ucap Ran.


Tangan Ran memegang wajah Alfa dan Ran tersenyum tulus menatap wajah Alfa.


"aku akan mengabulkan semuanya kecuali meninggalkanku" kata Alfa serius.


Alfa memeluk pinggang Ran lebih erat. Ran terdiam sejenak mendengar perkataan alfa lalu tersenyum kecil.


"aku ingin pergi piknik," kata Ran.


"piknik?? Ucap Alfa.


"Dia hanya ingin pergi piknik, tidak ingin hal yang lainnya?" Batin Alfa.


"iya, selama disini aku belum keluar sama sekali" kata Ran.


Alfa menatap Ran, dan menggendongnya sambil berjalan ke arah kamar Ran. "(aku terlalu keras padanya), maafkan aku, sebelumnya aku mengurungmu dikamar. Itu karena aku tidak mau kau dilihat laki-laki lain dan juga aku takut kau kabur meninggalkan ku." Ucap Alfa.


"(rupanya dia bisa meminta maaf dengan semanis ini, kupikir tidak bisa, aku benar-benar tidak mengerti kenapa dia sampai seperti ini padaku, dan kesal jika aku meninggalkan dirinya. apa jangan-jangan dia jatuh cinta padaku,--hah, astagaaa apa yang kupikirkan, mana mungkin dia cinta padaku, dia juga tidak ada berkata seperti itu.) memangnya ada apa denganku??" Tanya Ran tidak tahu apa-apa.