The Only Beautiful Angel for The Cold Devil

The Only Beautiful Angel for The Cold Devil
EPS 17


Ran berdiri, dan berjalan kearah danau, angin yang berhembus dan menerpa rambut Ran dan bunga-bunga yang bermekaran ikut bergoyang Karena angin, cuaca cerah namun tidak panas, semuanya terlihat sangat indah dan suasana nya sangat sempurna untuk piknik, Ran menari-nari dan berputar ditengah Padang rumput yang luas sambil menikmati angin, Ran menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya, terlihat sangat ceria dan bahagia, Ran merasa akhirnya dia bisa bernafas dan merasa bebas walau kenyataannya tidak. disisi lain, Alfa terus menatap Ran sambil duduk dan menyender di pohon.


Ran berteriak memanggil Alfa.


"bagaimanaaa? Indah kaaannnn?" Tanya Ran merujuk pada pemandangan.


"(.... dia sangat indah) benar, sangat indah." Gumam Alfa.


Yang Alfa bilang bukan pemandangan nya, yang dia maksud adalah Ran. Alfa berdiri dan berjalan kearah Ran, Melihat itu, Ran menghindari Alfa.


"kenapa kau menghindari ku?" Tanya Alfa.


Alfa menjadi Bingung karena sikap Ran.


"tangkap aku dulu kalau bisa "kata Ran sambil tersenyum.


Alfa tersenyum melihat tingkah Laku Ran,


"hahaha boleh juga, awas, jangan sampai tertangkap olehku" ucap Alfa.


Alfa terus mengejar Ran tanpa henti, Ran yang sudah terlihat melambat dan kelelahan, sedangkan Alfa menambah kecepatan nya, dan Ran akhirnya tertangkap oleh Alfa. Alfa memeluk Ran dari belakang dengan erat.


"akhirnya tertangkap, mau kabur kemana lagi?" Kata Alfa.


"hahahaa iya maafkan aku, aku menyerah" ucap Ran.


Alfa yang melihat Ran tertawa, tanpa disadari juga ikut tertawa,


"sejak bersamamu, aku selalu melakukan hal yang belum pernah aku lakukan, tapi hal asing itu, aku tidak membencinya, apapun yang kau lakukan, baik berbicara ataupun setiap melihat semua gerak gerik mu, aku merasa sangat senang, cara bicaramu yang lembut dan penuh kehangatan membuat ku tersentuh dan merasa diperhatikan olehmu" batin Alfa.


"apa kau tidak kelelahan?" tanya Ran,


Ran heran melihat Alfa tenang seperti biasa saja, padahal dirinya sudah sangat kelelahan karena habis berlari. Ran berpikir apa dia menyembunyikannya.


"tidak" jawab Alfa biasa.


Ran menatap Alfa dengan terheran-heran, Ran berpikir setidaknya setelah berlari orang akan lelah meskipun hanya sedikit.


"bagaimana kalau kita istirahat dulu?" Ucap Ran sambil terengah-engah karena tadi berlarian.


"hahaha iya" kata Ran.


"aku akan menggendong mu, ayo, kita istirahat di bawah pohon," ucap Alfa serius.


"tidak usah, aku bisa...!" Kata Ran. wajah Ran memerah seperti kepanasan.


Alfa langsung menggendong Ran dan berjalan ke arah dibawah pohon. "dia sangat kuat, aku bisa merasakannya saat dia menggendong ku, tubuhnya tidak bergeming sama sekali." batin Ran. Setelah sampai dibawah pohon, Alfa dan Ran duduk bersama di alas piknik. Ran memakan dessert dan minuman.


"wah,,, ini sangat enak sekali" kata Ran sambil menikmati bekal.


Alfa terus menatap bibir Ran yang sedang mengunyah dessert, dan di bibir Ran tertinggal sedikit sisa dessert.


"ke,,kenapa melihatku seperti itu? Kau tidak mau makan?" tanya Ran.


Alfa memegang wajah Ran dan langsung menjilati sisa dessert yang ada di bibir Ran. Ran terkejut dan tangannya gemetaran sambil memejamkan mata, dia mendorong Alfa tapi tidak bisa. Setelah menjilati sisa dessert yang ada di bibir Ran.


"manis" ucap Alfa tiba-tiba.


Alfa dan Ran saling bertatapan, Alfa yang melihat wajah Ran merona dan malu semakin tidak tahan dan langsung mencium bibir Ran dengan sangat dalam dan membaringkan Ran di alas piknik, Alfa menindih tubuh Ran dan mereka berdua saling bertatapan dan tubuh mereka sangat dekat.


"semua yang ada pada dirimu sangat cantik, aku tidak pernah melihat wanita secantik dirimu, aku ingin selalu mencium dan ******* bibirmu itu" Ucap Alfa dengan tatapan mata yang dalam.


jempol Alfa memegang bibir Ran.


"tidak boleh" sahut Ran.


"kenapa tidak boleh" ucap Alfa sambil berbisik.


Alfa mendekatkan wajahnya pada wajah Ran.


"karena tempat ini terbuka, nanti ada yang melihat," kata Ran.


"tenang saja, aku sudah melarang semua orang agar tidak masuk kesini" ucap Alfa.


Alfa langsung mencium bibir Ran sambil memegang tangan dan wajah Ran, Alfa memasukkan lidahnya ke dalam mulut Ran dan ********** tanpa henti,