
Semua pegawai menjadi membeku, tidak menyangka bahwa tuan Alfa akan balik menyapa mereka, biasanya mereka akan merasa tertegun dan tertekan, karena sebelumnya ini tidak pernah terjadi,
"apa ada hal yang baik terjadi ya?" Batin salah satu pegawai.
Padahal sebelumnya tuan Alfa sangat suram dan tingkahnya juga sangat dingin dan cuek.
"Apa tuan Alfa sedang jatuh cinta?" Tiba-tiba ada satu pegawai yang keceplosan.
Semua orang menoleh dan membeku, raut muka semua orang sudah bisa ditebak, dan itu artinya adalah 'Tidak Mungkin'.
"tapi dari raut muka yang barusan, seperti ekspresi orang yang jatuh cinta" cetusnya.
"kau tau sendiri kan tuan muda orang yang seperti apa, mana mungkin orang yang bicara sedikit itu berpacaran--" sanggah pegawai yang lain.
Yang jelas semua pegawai dikantor itu menjadi penasaran. Alfa masuk ke dalam ruangan kantor nya dan duduk di kursinya, Alfa terus memikirkan Ran.
"Tubuhnya sangat lembut dan harum, tidurku sangat nyaman, baru kali ini aku tidur senyenyak ini, dulu aku susah sekali untuk tidur. Ketika bangun tidur melihat wajah gadis itu, perasaan ku menjadi enteng dan membaik. Aku ingin cepat-cepat pulang dan melihatnya, aku ingin tau apa yang sedang dia lakukan. Aku ingin berada didekatnya. saat bersamanya, aku selalu merasakan hal-hal baik yang belum pernah aku rasakan" batin alfa.
Kim berapa lama lagi rapat dimulai? tanya Alfa.
"sebentar lagi bos" jawab Kim.
Alfa diam sejenak.
"hari ini aku akan pulang cepat" ucap Alfa.
"bagaimana pertemuan makan siang dengan duta dari luar negeri hari ini bos?" Tanya Kim.
"baik bos" ucap Kim patuh.
Selama rapat berlangsung, Alfa tidak bisa fokus, karena terus mengingat Ran yang ada dipelukannya. meski pandangannya mengarah ke layar persentase, tapi pikirannya ada di kastil tempat Ran berada. Padahal baru jam 10.30 pagi. Selama Rapat, Alfa terus melihat handphone, Karena dari pagi tidak ada kabar tentang Ran dari Nina.
"apakah dia sudah bangun? Apa dia sudah mandi? Apa Nina membantu nya dengan baik? Apa dia suka pakaian, perhiasan dan sepatu yang aku persiapkan? Apa dia sudah makan? Apa ada yang dia inginkan? Haa..Kenapa aku tidak menyadari hal itu..aku harus cepat bertemu dengannya. aku tidak bisa menunggu. Aku ingin segera bertemu dan memeluknya" batin Alfa.
BRAK!!! tiba-tiba Alfa menekan meja, dan didalam ruangan para anggota rapat menoleh dan hening seketika, mereka takut jika Persentasi yang mereka siapkan tidak sesuai dengan keinginan alfa dan Alfa marah.
"rapat nya selesai" ucap Alfa.
Alfa meninggalkan ruangan, semua anggota rapat bingung dan tidak menduga, karena baru kali ini Alfa meninggalkan rapat. Para anggota tidak percaya apa yang baru saja terjadi.
"apa ada keadaan yang lebih penting dan darurat dari ini?" Kata salah satu karyawan.
Diluar ruangan, Alfa dan Kim sambil berjalan menuju keluar dari kantor.
"kim siapkan mobil, aku pulang sekarang" kata Alfa.
"baik bos" ucap Kim.
Dikastil, setelah mandi Ran langsung berpakaian dan makan diruang makan. Ran sangat murung karena merasa sangat bosan.
"sampai kapan aku harus disini, aku mau pulang, tapi dia melarang ku keluar dari sini, jika aku kabur, orangtua ku berada dalam bahaya, aku tidak menginginkan itu terjadi, jika selama berada disini, dia tidak menyakitiku, aku tidak apa-apa. Aku harus bertahan dan menghadapi orang itu" batin Ran.
Setelah makan Ran hanya datang ke perpustakaan, dan membaca buku sambil berdiri disamping rak buku. Dan tiba-tiba ada yang memeluk Ran dari belakang.