
Sedangkan Di gudang bawah tanah, lokasi nya tidak jauh dari kastil, Ran terkurung di dalam sana, tanpa ada penerangan, makanan, minuman, alas dan sangat kotor. Ran sadarkan diri,
"dimana ini? Aku kan tadi ada dikamar.." kata Ran.
Lalu muncul orang dari tempat gelap. Orang itu adalah izah.
"sudah bangun rupanya" ucap Izah.
"kau..?" Ucap Ran.
"iya aku adalah pelayan yang bekerja di kastil tuan muda Alfa" jawab Izah.
"kenapa kau membawaku kesini?!" Ran bertanya dengan tegas.
"aku hanya ingin memberimu pelajaran" ucap Izah.
"apa maksudmu?" Tanya Ran.
"kau tidak tahu? DASAR WANITA PENGGODA!" Izah menampar Ran.
"memangnya kesalahan apa yang aku lakukan?" Ran terdiam dan termenung,
dan Ran tidak mengetahui dan tidak mengerti apa yang terjadi pada dirinya sekarang. Pikiran nya menjadi hening.
"kau sudah menggoda tuan muda Alfa, beraninya kau, kau baru sebentar mengenalnya, tapi kau sudah tinggal di kastil ini bersamanya. Ingat kau bukan siapa-siapa, kau hanya wanita biasa, tuan Alfa adalah orang yang aku cintai dari dulu, tapi kau mengambil nya dariku.!!". Ucap Izah teriak sambil memaki-maki Ran.
"aku tidak pernah menggodanya!" Kata Ran.
Izah menjambak rambut Ran.
"BOHONG!!!" Kalau kau bicara lagi aku akan membunuhmu, aku akan mengurungmu disini sampai tuan Alfa meninggalkan kastil ini hahaha" kata Izah sambil tertawa seperti orang gila.
Izah mengikat sangat erat tangan dan kaki Ran serta menutup mulut Ran dengan menggunakan kain. Izah pergi meninggalkan Ran disana sendirian. Dikastil, Alfa memanggil Kim, dan menyuruhnya menyelidiki hilangnya Ran,
"Kim, selidiki bagaimana dia menghilang, kabur atau diculik, aku tidak mau tau, aku harus menemukannya secepatnya, kau mengerti?!" Alfa memerintah Kim.
" siap Bos " Jawab Kim.
"tuan muda tolong jangan seperti ini, anda harus istirahat, dari semalaman anda belum tidur" ucap paman Qin untuk membujuk Alfa.
"aku akan tidur jika dia berada di sisi ku." Jawab Alfa.
"tapi tuan, setidaknya berhentilah minum alkohol, itu tidak bagus untuk kesehatan anda" bicara paman Qin dengan nada khawatir.
"jangan bicara lagi paman Qin, tinggalkan aku sendiri" kata Alfa dengan tegas.
"huft.. baik tuan muda" jawab paman Qin sambil menghela nafas, karena tidak bisa membujuk tuan muda Alfa.
"aku tidak pernah seperti ini sebelumnya, aku,,,aku seperti tidak bisa bernafas lega, aku tidak bisa hidup tanpa dia, kenapa aku begitu sedih dan gelisah seperti ini, kau tidak bisa meninggalkan ku seperti ini, aku bisa kehilangan akal. Ada dimana kamu? Kenapa kamu tidak kembali? Aku tidak bisa berdiam diri seperti ini, aku tidak bisa tenang, aku akan menemukanmu." Batin Alfa.
Alfa berpikir sejenak dan keadaan menjadi hening.
"dia tidak mungkin kabur, dia tidak tahu tempat ini, dan dia juga setuju untuk tinggal disini, aku yakin ada yang menculiknya, tapi siapa? Musuh-musuh ku tidak mungkin mengetahui tentang dia." kata Alfa.
(Tok, tok, tok,) ada yang mengetuk pintu,
"bos saya ingin menunjukkan sesuatu" tanya Kim.
"masuklah" ucap Alfa.
"bos, ternyata nona Ran diculik, berdasarkan penyelidikan saya, ada teh yang diminum oleh nona Ran, dan nona Ran pingsan setelah meminum nya, saya akan menunjukkan rekaman cctv tersembunyi," Kim memberikan informasi yang didapatkan nya. Kim memutar rekaman cctv di layar televisi.
"dia adalah pelayan yang memasukkan obat bius kedalam teh nona Ran" kata Kim.
Alfa hanya memperhatikan Ran didalam rekaman cctv tersebut.
"Urus dia nanti, apa kau tau dimana dia membawa Ran?" Ketus Alfa.
"dilihat dari keseharian semua pelayan,, sepertinya dia tidak pernah meninggalkan kastil, jadi pasti dia menyembunyikannya disekitar kastil ini bos" Kim menjawab.
"bawa beberapa orang, ikut denganku untuk mencari nya langsung, cepat!" perintah Alfa.
"baik bos" Jawab Kim.