
"Bagus sekali dress ini." Kyara berkata dalam hati sambil menyisir rambutnya yang masih agak basah. Ia sedari tadi tak henti hentinya berkaca. Ia sangat menyukai dress yang dibelikan Defras.
Selesai Kyara menyisir rambutnya, Ia membiarkannya terurai indah. Ia juga hanya berdandan minimalis. Ia pun hanya memakai liptint saja. Sebab warna bibir Kyara sendiri pun sudah bersemu merah. Jadi meskipun tak memakai lipstick pun tak masalah. Ia memakai liptint pun hanya ingin menambahkan kesan segar pada wajahnya.
Setelah Kyara selesai berdandan ia kemudian keluar kamar hendak turun ke lantai bawah mencari Mama mertuanya. Sebab kebetulan kamar Defras ada di lantai atas.
Dan saat Kyara telah tiba di lantai bawah ia bertemu dengan Asisten rumah tangga Mama mertuanya tersebut.
"Selamat pagi Nona Kyara." Sapa asisten rumah tangga tersebut.
"Pagi juga Nona Emily." Balas Kyara dengan senyuman yang ramah.
"Apa Nona Emily melihat mama?" Tanya Kyara
"Oh, Nyoya tadi sudah pergi bersama Tuan besar. Katanya akan ada jamuan bersama rekan bisnis Tuan besar. Jadi sekalian saja Nyonya ikut Tuan besar ke kantor." Kata asisten rumah tangga Defras
"Oh, begitu. Kalau Kak Defras kemana Nona Emily?" Tanya Kyara kembali
"Kalau Tuan Muda, Setiap hari pasti pagi pagi sudah berangkat Nona Kyara. Tuan Muda biasanya akan melihat kebun tulipnya terlebih dahulu, agak siang baru ia ke universitas tempat nona Kyara kuliah." Nona Emily menjelaskan aktivitas majikannya tersebut.
"Iya Nona Kyara, Bisnis Tuan Muda sangat berkembang pesat setau saya. Bunga Bunga Tulipnya banyak di ekspor ke mancanegara. Bahkan Tuan Muda pernah jatuh sakit karna terlalu sibuk menangani bisnisnya tersebut. Namun sejak Tuan Muda suda memiliki tiga orang Asisten Pribadi, Tuan Muda sudah tidak begitu kerepotan lagi. Karna sudah ada yang menghandle orderan yang masuk." Jelas Nona Emily
Kyara diam diam mengagumi Defras, Ia tak mengira bahwa Ia akan menjadi bagian dari keluarga Defras yang bisa dibilang ekonominya sangat mapan. Defras pun tipe pria pekerja keras, bukan seorang pria anak mami yang bisanya hanya mengandalkan fasilitas yang diberikan keluarganya. Namun Ia pria yang bertanggung jawab.
"Baiklah kalau begitu Nona Emily, Saya akan mengambil beberapa barang saya, yang akan saya pindahkan kemari beberapa. Jika nanti Kak Defras atau Mama lebih dulu pulang, tolong bilangkan kalau Kyara ke Apartemen Aunty Niken."
"Baiklah Nona Kyara, Biar saya bilangkan Pak Chris agar Nona Kyara di antar kesana." Kata Nona Emily
"Tidak Usah Nona Emily, saya akan naik taxi saja. lagi pula Kyara akan lama disana karna harus packing terlebih dahulu." Jawab Kyara
"Tapi Nona, nanti Tuan muda akan marah jika tau Nona Kyara pergi tidak di antar Pak Chris. Karna tadi Tuan Muda sudah berpesan kepada saya." Kata Nona Emily Cemas
"Tidak Nona, nanti saya yang akan bilang pada Kak Defras." Kyara berusaha meyakinkan.
Emily pun akhirnya pasrah dengan keputusan Kyara. Kyarapun segera berpamitan dengan Emily dan memesan taxi online. Tak beberapa lama pun Taxi online tersebut datang. Kyara segera menaikinya dan memerintahkan Driver tersebut untuk menuju ke alamat yang sudah Kyara order via aplikasi taxi online tersebut.