My Love In Amsterdam

My Love In Amsterdam
EPS 19 KESEPAKATAN


"Bersikaplah sedikit manis kepadaku, agar ibumu tidak curiga." Sindir Kyara


"Hmmm, Baiklah seperti yang sudah kita diskusikan tadi." Jawab Defras


Defras pun menggandeng tangan Kyara saat sudah turun dari mobil.


Kyara memperhatikan rumah Defras yang masih nampak bagian depannya. Dan Kyara begitu takjub melihat rumah Defras yang begitu besar dan mewah.


Meskipun Kyara tergolong dari keluarga berada, namun bila dibandingkan dengan keluarga Defras masih ada perbedaan yang cukup jauh.


Oleh sebab itulah Defras sangat disukai banyak wanita. Selain tampan, Keluarganya juga merupakan keluarga yang cukup terpandang.


Namun Defras tak semudah itu tertarik dengan seorang perempuan.


"Hei Kenapa? Apa tidak pernah kau melihat rumah sekeren ini ya?" Tanya Defras sedikit Sinis


"Hah? Dasar kau ini sombong sekali." Jawab Kyara sambil tangannya hendak menyikut Def, namun berhasil ditahan oleh Def.


"Jaga sikapmu, kalau ibuku tau bisa terbongkar sandiwara kita. di semua sudut rumahku ini terpasang CCTV. jadi jangan bertindak macam macam disini." Bisik Defras lirih.


"Baiklah." Kyara berkata pasrah.


Kyara pun lalu melirik sekitar rumah Defras sambil berjalan digandeng oleh Defras untuk menemui ibunya. Dan melihat memang benar ada beberapa pasang CCTV terpasang disana. Selain itu terlihat ada beberapa penjaga juga yang sedang berjaga jaga.


"Ohh ternyata begini rumah orang yang super kaya. CCTV saja sampai segini banyaknya. Padahal Sudah ada beberapa Security dan sepertinya ada bodyguard juga itu." Kata Kyara Dalam hati.


#######


"Ma, Ini aku ajak Kyara kemari." Kata Defras saat menjumpai mamanya di ruang keluarga.


"Oh nak Kyara, kemarilah. Mama sudah menunggu dari tadi." Sapa Mama Defras ramah


"Selamat siang tante." Kyara memberi salam sambil tersenyum


Kyara hanya bisa tersenyum sambil tersipu malu. Defras pun melihat dr pipi Kyara yang bersemu merah. Maklum Kulit Kyara memanglah putih. Jadi gampang sekali terlihat jika mengalami perubahan warna.


"Mari sini duduklah." Pinta Mama Defras


Kyara pun mengambil Duduk bersebelahan dengan Defras. Defras pun tidak sedikitpun melepaskan genggaman tangan Kyara. Karna Defras tau betul jika gadis disampingnya itu sedikit agak cemas. Defras bisa merasakan dari telapak tangan Kyara yang berkeringat trus.


"Nak Kyara mau minum apa?" Tanya mama Defras


"Apa aja tante." Jawab Kyara


Mama Defras kemudian memanggil pelayanannya dan memintannya membuatkan Kyara minuman.


Tak lama kemudian pelayan sudah membawakan 3 cangkir Teh.


"Minumlah nak Kyara." Mama Defras menyuruh Kyara untuk meminumnya sambil mengambilkan cangkir tersebut kepada Kyara


"Terimaksih Tante." ucap Kyara


Kyara pun meminum Teh tersebut. Namun ia baru pertama kali merasakan Teh seperti itu.


Mama Defras tersenyum melihat Kyara yang sepertinya asing dengan minuman tersebut.


"Ini namanya Yerba Mate Tea Nak Kyara. Namun rasanya tidak seperti teh pada umumnya. Rasanya malah seperti kopi. Dan Teh ini berasal dari Argentina. Disana teh ini sangat terkenal. Dan ini teh favorit Defras" Jelas Mama Defras kepada Kyara.


Kyara tersenyum sambil mendengarkan penjelasan dari mama Defras.


Sudah sekitar sejam lamanya Kyara mengobrol dengan Mama Defras. Menceritakan soal Defras dan keluarga Kyara juga. Mama Defras begitu menyukai Kyara. Bahkan Kyara pun nyaman mengobrol dengan Mama Defras.


Defras yang melihat kedekatan mereka berdua ikut bahagia. Sudah lama ia tak melihat mamanya tertawa lepas seperti ini. Mungkin Kyara pilihan yang tepat untuk mengembalikan kebahagiaan Mama Defras setelah kehilangan Laurent.