
Defras segera melajukan mobilnya dengan cepat. Namun ia tak mengantarkan Kyara pulang ke Apartemennya, melainkan kearah Ice Parade.
Kyara tak menyadari kemana mobil Defras melaju, karna perasaannya yang masih kalut.
"Sebenarnya siapa pria itu? Sampai membuat gadis bodoh ini menjadi tidak waras." Pikir Defras
Defras melirik Kyara yang wajahnya masih terlihat muram. Ia terlihat memandang ke arah jendela, namun sepertinya pikirannya menerawang entah kemana.
Flashback
Saat Defras mengatakan bahwa ia menyuruh Kyara pulang sendiri. Defras tak setega itu, ia mengawasi Kyara dari jauh.
Ia akan memastikan bahwa Kyara akan pulang Ke Apartemennya dengan aman. Sebab ia terlalu gengsi untuk sekedar mengantar Kyara pulang. Begitulah sifat Defras. Ia tipe cowok cuek tapi sebenarnya perhatian.
Dan Saat Kyara berhenti di sebuah Book Store, Defras pun melihat kejadian saat Kyara memperhatikan Seorang pemuda di dalam Book Store tersebut sampai ia menangis.
Defras pun sempat memperhatikan sosok pemuda tersebut saat keluar dari Book Store tersebut bersama seorang wanita.
Ia terlihat memasuki mobil berwarna hitam itu bersama, bahkan dilihat dari gesture tubuhnya mereka pasti mempunyai hubungan yang istimewa.
Itulah sebabnya Defras ada disitu saat Kyara hampir saja tertabrak oleh mobil tadi.
begitupun saat kejadian Kyara di ganggu oleh sesorang di acara reunian Therisia waktu itu.
Sebenarnya Defras pun mengamati Kyara dari jauh saat ia sedang mengobrol bersama teman temannya.
Oleh sebab itu ia langsung mengikuti Kyara saat Kyara ditarik tarik oleh pria brengsek itu. Namun Defras tidak bisa melakukan apapun sebelum Pria brengsek itu bertindak lebih jauh.
Oleh karna itu saat pria itu hendak melecehkan Kyara, ia baru berani bertindak. Dan Kyara sama sekali tak menyadari bahwa Defras seperhatian itu padanya.
Namun sepertinya Defras pun tak menyadari bahwa ia sepertinya mulai tertarik pada Kyara.
#######
Defras menepikan mobilnya ke area pelataran parkir di Ice Parade
"Turun" Perintah Defras pada Kyara
Kyara menoleh Defras nampak bingung.
"Sedari tadi kau sedang apa saja? Kenapa Baru bertanya sekarang?" Ucap Defras sambil Kesal
"Maaf aku tidak menyadarinya." ucap Kyara lirih
"Sudalah ayo turun dan ikuti aku saja." Defras memerintah
Kyarapun segera turun dan mengikuti Defras.
Defras pun berhenti di sebuah loket pembelian tiket.
"Dua tiket kak." Pinta Defras, sambil menyerahkan selembar uang
Petugas pun memberikan 2tiket untuk Defras. "Silahkan kak, ini tiketnya."
"Terimaksih." Ucap Defras.
Defras pun meraih tangan Kyara dan mengajaknya masuk ke dalam Ice Parade.
Kyarapun mengikuti Defras tanpa bertanya lagi. Sebab saat di depan loket pembelian tiket tadi Kyara membaca sebuah tulisan Ice Parade
Defras pun menyerahkan 2tiket kepada petugas. Dan memasuki Ice Parade bersama Kyara.
"Tempat apa ini?" Tanya Kyara
"Apa kau tidak membaca tulisan didepan tadi?" Defras bertanya balik
"Iya aku tau, maksudku Ice Parade itu tempat seperi apa?" Kyara berusaha menjelaskan kepada Defras yang ia maksud
Defras pun menunjuk kebagian depan Kyara. "Lihat itu."
Kyara melihat pemandangan didepan matanya.
"Wow itu Ice cream sungguhan semua?" Tanya Kyara takjub
Kyara kemudian melepaskan tangan Defras dan berlari menuju parade ice cream di depannya.
"Dasar gadis aneh. Tadi menangis dijalanan, sekarang lompat lompat kegirangan seperti anak kecil saja." Gerutu Defras