BE MY LOVE

BE MY LOVE
5. RAHASIA YANG MULAI TERUNGKAP


Arka yakin kalau Lulu adalah San-San yang merupakan sahabatnya di SMP tapi Arka belum yakin seratus persen kalau Lulu adalah San-San. Setelah kepergiam Lulu tadi membuat Arka terdiam membatu dilorong tersebut, dia mencerna ucapan dan luka di lengannya tadi, tanpa sadar Arka membuka lengan kemeja dan terpaku dengan luka yang ada di lengan tangan kanan yang hampir mirip dengan luka Lulu.


Flash back on


“Ley awas Ley....”San-san atau Lulu kecil berteriak dan berlari saat ranting pohon itu hampir jatuh saat Lulu dengan Ley lagi asyik main layangan dibawah pohon


“San-San awas, kamu minggir San-San!”Ley mendorong Lulu agar tidak terkena ranting pohon yang lumayan besar.


Tapi naas, Lulu yang sudah jatuh diatas Ley itu terkena ranting pohon tersebut, tapi untung ranting itu tidak mengenai badan Ley maupun Lulu seluruhnya, hanya lengan Lulu dan Ley yang terkena patahan ranting yang lumayan tajam, hingga darah segar bercucuran lumayan banyak.


Yah mereka adalah Ley alias Arka kecil dan Lulu alias San-San, sejak kecil Arka lebih sering dipanggil Ley oleh Lulu dan Lulu lebih sering dipanggil San-San oleh Arka, panggilan itu sebenarnya gegara drama bergenre Mandarin yang tayang disalah satu televisi Swasta, panggilan tersebut merupakan kesukaan mereka terhadap pemeran dalam drama tersebut.


“San-san kamu nggak apa-apa kan?” tanya Ley dengan panik


“Aku nggak apa-apa kok Cuma tangan aku aja ini” jawab Lulu sambil meringis karena lengan kanannya berdarah


“Ya ampun San-san tangan kamu berdarah, ayo kita ke kerumah sakit sekarang” ajak Ley panik.


“Tangan kamu juga luka gitu, kamu obati dulu ya?” kekeuh Lulu sambil menangis karena merasa kasihan dengan sahabatnya yang tangannya juga terluka


Tapi sebelum Ley menjawab pertanyaannya, Ley segera telpon orang tua Lulu untuk memberi tahu apa yang terjadi dan membawa Lulu ke rumah sakit


Dan saat tiba di rumah sakit dan Lulu mendapat jahitan tapi saat sedang dijahit Lulu menjerit dan kesakitan karena dokter kurang memberikan obat bius.


Akhirnya Ley yang sedang diobati lukanya masuk ke ruangan Lulu dan menemaninya sehingga luka Lulu berhasil dijahit oleh dokter dengan syarat Ley jika juga menjahit luka yang tidak terlalu dalam.


Maka dari itu Luka jahitannya Lulu tidak beraturan. Karena Lulu banyak gerak saat dilukanya di jahit Kecelakaan ini terjadi saat usia mereka masih 14tahun.


Flashback off


*******


Ditengah pesta Lulu, disebuah meja bundar Tari dan anaknya juga Putri tengah bercanda dengan menikmati hidangan pesta, mereka tidak menghiraukan acara, yang penting dia bisa ada dipesta sudah bahagia, lagian hatinya juga tidak begitu tenang gara-gara Arka yang seperti ingin tau tentang sahabatnya itu.


"Lu, tadi siapa sih yang narik tangan Lo? Gilee... Ganteng banget, bodynya coy..." Tanya Putri dengan wajah berbinar dan kedip-kedip


"Dia bos dikantor gue, baru beberapa hari sih jadi CEO dikantor gue, tapi orangnya kepo sama urusan gue,masa dia tanya-tanya tentang luka gue ini, terus tanya-tanya soal Leley, apa hubungannya coba sama dia kenapa pengen tau banget gitu, gue kenal dia aja nggak!" Kata Lulu sambil menunjukkan luka pada lengan.


****


Arka datang dengan wajah datarnya menghampiri Lulu dan teman-teman nya, Tari yang melihat Arka menuju meja mereka seakan terbengong karena menurut Tari-Arka mirip seseorang yang tidak asing bagi mereka, wajahnya sangat familier, tatapannya juga. Tapi Tari sendiri lupa,karena memang sudah belasan tahun nggak bertemu.


"Maaf permisi saya ada perlu dengan teman kalian, apa bisa kalian meminjamkan teman kalian pada saya? Saya janji tidak akan berbuat kurang ajar sama teman kalian, karena kebetulan teman kalian ini juga salah satu karyawan saya" ijin Arka pada teman-teman Lulu.


"Eh Pak emangnya saya barang pakai dipinjam segala?" Jawaban sinis Lulu membuat Tari dan Putri terkikik.


"Udah sana gak apa-apa kok Lu, kali aja besok Lo naik jabatan" goda Putri dengan menaik turunkan alisnya.


"Maaf Pak, saya titip teman saya ya, jangan diapa-apain lho y? Kasihan pak dia jomblo karena nunggu seseorang yang nggak pasti kapan datangnya pak, saya permisi dulu kebetulan anak saya sudah ngantuk, nanti tolong antar teman saya pulang ya pak?" Kata Tari sambil berpamitan karena Marcel udah rewel karena ngantuk.


"Eh kalian mau kemana, jangan tinggalin gue dong, gue nanti pulang sama siapa? Gue belum ijin sama bunda woyy!!!" Teriak Lulu pada sahabatnya yang sudah beranjak dari kursi.


"Tenang saja, gue yang bakal ijin sama bunda tenang aja Lu, selesaikan masalah Lo, kali aja elo mau dipromosiin naik jabatan" teriak Putri.


Akhirnya Putri dan Tari meningalkan Arka dan Lulu ditempat pesta reuni, aplagi hari semakin larut dan Marcel anak Tari sudah mulai rewel karena sudah mengantuk.


Mereka masih terdiam untuk beberapa saat karena masih merasa cangung satu sama lain. Higga akhirnya Arka mengajak Lulu menjauh dari keramaian pesta dan memilih taman yang masih satu area dengan gedung sekolah.