
Hingga akhirnya jam sudah menunjukkan pukul 18.30 WIB laporan Lulu sudah selesai, Lulu memang tidak memberikan langsung kepada Arka, dia beres-beres meja kerja dulu, mematikan komputer, menumuk dan memilah berkah untuk dikerjaan besok pagi dan terakhir mengambil tas dari laci bawah dan menyampiran di pundak kanan, baru setelah itu Lulu ke ruangan boss untuk memberikan laporan tersebut.
“Nah kalau gini kan laporan selesai tepat pukul 7 malam dan nggak ada yang namanya disuruh-suruh lagi, gue mau pulang, gue mau tidur, huff.... lelah banget, masa iya hari ulang tahun gue bukannya dapat free malah sibuk banget seharian” batin Lulu yang sekarang sudah berada di dalam box besi yang mengantar ke ruangan big boss.
Tok... tok.... tok....
“Masuk”
Lulu mendorong pintu ganda dan berjalan ke dalam menghampiri Arka
“Ini pak laporannya sudah selesai bisa bapak teliti lagi” kata lulu sambil menyodorkan berkas ber map biru di meja Arka
“Malam ini kamu mau kemana?” tanya Arka setelah meletakkan bolpoin di sampir berkas-berkas yang ada di meja
“Ya mau pulang lah pak, saya capek seharian kerja, saya mau tidur, karena hari ini hari yang menyebalkan sepanjang tahun pak” jawab Lulu dengan nada sewot,
“Oke saya antar bentar lagi, tolong tunggu saya di sana!” Perintah Arka sambil menujuk sofa set di sudut ruangan.
“Tapi pak.....”
“San-San, tolong duduk disana dan tunggu aku sebentar lagi!” belum juga selesai protes Arka sudah memotong kata-kata Lulu.
Dengan terpaksa Lulu menuju sofa set, karena kalau Arka sudah mengubah panggilannya Lulu hanya bisa mengikuti kemauan si Leley yang sialnya disayangi itu.
****
Lulu dan Arka kini sudah berada pelataran kafe yang akan dijadikan Arka untuk meryakan ulang tahun Lulu.
“Pak ngapain kita ke sini ini udah malam Pak? saya sudah lelah” tanya Lulu sebelum membuka pintu mobil.
“Ini di luar kantor, dan sudah bukan jam kerja lagi, jadi tolong jangan panggil saya Bapak!” Jawab Arka tenang tapi bernada tegas.
“Iya iya Arka,,, kenapa kita kesini aku mau pulang, capek” gerutu Lulu sambil memajukan bibir
“Temani aku makan, aku laper seharian sibuk di kantor. Ayo turun” Arka berujar sambil membuka pintu mobil bagian kemudi.
Lulu pun akhirnya keluar dari mobil mengikuti Arka sambil menghentak-hentakan hills tanda kalau Lulu sedang kesal.
Sebenarnya Lulu mau pulang bukan karena mau istirahat dan tidur seperti yang dibilang pada bos tapi sahabat kecilnya itu. Ia sudah janji sama orang tua nya, Putri dan Tari buat merayakan ulang tahunnya dirumah Lulu.
“Arka, ini kok sepi sih, jangan-jangan kafenya sudah tutup, mana gelap lagi” Lulu berucap sambil memegang jas Arka.
“Bener kok, mungkin pas lagi sepi aja, kafe ini enak kok makanannya, kamu kan belum cobain biasnya juga ramai” Arka membalas pertanyaan Lulu dengan santai dan menahan senyum, takut kalau rencananya akan terbongkar.
“Rame apaan, orang sepi gelap kaya kuburan gini, terus bagaimana rasa masakannya kalau kaya gini, dasar orang aneh si Leley, mending gue diajak ke warung tenda yang ada ayam gepreknya dari pada ditempat kaya gini bikin merinding aja” gerutu Lulu dalam hati sambil terus melangkah mengikuti Arka.
“Kamu kenapa?” kata Arka karena Lulu nggak berani masuk
“Aku takut, sepi kayak gini” Jawab Lulu sambil berdiri agak jauh dari pintu masuk
Karena mau pulang juga ia tidak tau itu didaerah mana, yang ada dalam pikiran Lulu adalah mengikuti Arka agar dirinya selamat, karena tidak mungkin Arka akan membuat Lulu berada dalam bahaya.
“Kalau takut gelap tutup mata saja dan tetap pegang tangan aku, gelapnya Cuma sebentar, seteah itu kamu akan kagum dengan interior kafe ini”. Kata Arka tepat di depan wajah Lulu dan setelah itu
Cup!
Satu kecupan mendarat di pipi Lulu dari Arka dan setelah itu Arka masuk kedalam sambil menggandeng Lulu.
Lulu yang tersikap oleh tindakan implusif dari Arka masih belum sadar dan hanya mengikuti langkah Arka sambil memejamkan mata.
Saat sudah didalam kafe Arka melepas tangan Lulu lalu meninggalkan Lulu sendirian dan detik berikutnya Lulu memanggil Arka berulang kali karena kesal dan masih menutup mata gadis cantik itu akhirnya meneriakkan nama panggilan kesayangan dengan marah-marah lalu dalam hitungan detik sebelum Lulu selesai memaki-maki Arka tiba-tiba
Happy Birtday to you......
Happy Birtday to you ......
happy Birtday.....
Sebuah lagu ulang tahun yang dinyanyikan para penghuni kafe Disusul dengan lampu menyala dan tiupan terompet, balon meletus dan suara nyanyian selamat ulang tahun saling bersautan.
Lulu membuka mata dan betapa terkejutnya Lulu melihat orang-orang yang disayangi ada di depan mata Lulu saat ini
Dan tunggu...
Dari sekian banyak orang dihadapan Lulu semua, ada dua orang paruh baya yang tak asing bagi Lulu. Yah kedua orang paruh baya itu adalah orang tua Arka,
“Ley..... kamu dimana sih, semua orang ada kok kamu malah menghilang, mama sama papa kamu ada kok kamu malah ilang sih Ley” Batin Lulu sambil meneteskan air mata.
“Ayah, Bunda, Putri, Tari, Yuni, dan kalian semua ada disini? Om Agung Tante Maya kenapa bisa disini? Bukannya Om dan Tante ada di luar negeri?” tanya Lulu kepada orang tua Arka setelah semua teman-teman dan orang tuanya mengucapkan selamat ulang tahun pada Lulu.
“Kebetulan urusan om dan Tante sudah selesai oh ya selamat ulang tahun y Lulu, semoga panjang umur dan semoga dapat jodoh yang terbaik” kata Tante maya mama dari Arka
“Amin makasih tante”
Tiba-tiba dari belakang kerumunan orang-orang Arka keluar dengan tart ditangan dan lilin angka 29 mendekati Lulu.
Lulu tak kuasa menahan laju air mata setelah melihat Arka menghampiri Lulu
“Selamat ulang tahun San-San. Semoga apa yang kamu impikan segera terkabul” Kata Arka sambil menyodorkan kue tart tersebut.
“Make a wish dulu dong?” Seru Arka sebelum Lulu meniup lilin.
Lulu lalu memejamkan mata seraya berdoa. Dan beberpa detik kemudia Lulu meniup lilin angka dua puluh sembilan.
Tepuk tangan meriah seketika memenuhi ruangan tersebut. Lulu merasa bahagia karena diulang tahun yang ke dua puluh sembilan tahun ini Lulu bisa berkumpul dengan orang-orang yang selalu ada buat Lulu, bahkan Arka a.k.a Leley, yang telah lama hilang dan kini Lulu bisa merasakan kembali merasakan ulang tahun bersama Leyley.