BE MY LOVE

BE MY LOVE
10. MAKAN MALAM BERSAMA


Cahaya sang surya telah berganti dengan lembayung yang mulai menyapa dan lambat laun berganti dengan sang rembulan yang mulai menampakan diri, dan lampu-lampu kota sudah muai berteman dengan cahaya bulan, dan sebagian orang sudah mengistirahatkan tubuh setelah seharian benguras keringat untuk menyambung kehidupan.


Tapi tidak dengan dua insan yang sedang fokus pada layar MacBook masing-masing.


Ya... mereka adalah Arka dan Dika tengah sibuk meneliti berkas dari Star Moon group kini meregangkan tubuh sambil membereskan berkas-berkas yang berserakan di atas meja dan perut mereka juga sudah mulai berbunyi.


"Udah yuk pulang ah besok lanjut lagi laper gue" kata Dika sambil menggulung lengan kemeja sampai siku.


"Ya udah ayo pulang" jawab Arka


****


Dilain ruangan, Lulu yang masih berada di meja kerjanya juga hampir menyelesikan pekerjaannya.


Itu kenapa meski sudah malam Lulu masih berada di depn komputer yang menyala.


Arka dan Dika berjalan menuju lift dan saat lift berhenti dilantai empat Arka keluar dari lift sengaja berjalan melewati meja kubikel Lulu, ternyata Lulu masih ada kerjaan.


"San-san kok jam segini masih lembur sih, ayo pulang ini udah malam" sapa Arka dengan mengejutkan Lulu karena wanita itu sibuk dengan laporan marketingnya.


"Eh pak Arka, selamat malam pak!" Sapa Lulu hormat dengan membungkukkan sedikit badan ke depan "Masih ada yang harus diselesaikan pak deadline besok pagi" sambung Lulu.


"Udah gak apa apa pulang aja, besok dilanjutkan lagi, sekarang ikut aku pulang" perintah Arka dengan tatapan dingin dan nada memerintah. Lulu hanya menganggukkan kepala pasrah.


“Baik pak, tapi saya boleh selesaikan ini dulu gak pak, tanggung banget ini pak paling gak sampai setengah jam udah selesai kok!” semoga bujukan maut lulu ini bisa membuat boss menganggukkan kepala


“Aku tunggu di basmen 15 menit lagi, dan tidak ada penolakan!” kata Arka tegas tanpa penolakan dan tanpa melihat ke arah Lulu


Mau tidak mau Lulu harus mengikuti ajakan sang big boss, Lulu segera melanjutkan pekerjaanya dan membereskan meja kerja lalu mematikan komputernya.


“Dasar big boss rese gak bisa dinego, emang bener-bener tuan muda Leley” gerutu Lulu.


Lulu berjalan keluar dan berpapasan dengan Sandi teman se divisi yang juga lembur. “Lho Lu, kok udah pulang? Udah beres kerjaan lo?” tanya Sandi


“Udah tapi belum gue revisi, besok pagi deh gue revisi, ada acara dadakan dan penting, makanya aku pulang duluan, sorry ya San, gak jadi temenin lo lembur “ jawab Lulu dengan senyum dan segera menuju lift.


****


Saat sampai di basment khusus parkiran para pejabat tinggi dip perusahaan. Lulu celingukan mencari Arka dan Dika, sampai ada suara yang memanggil Lulu tak lain adalah Dika


“Lulu!! Kita disini” seru Dika sambil melambaikan tangan supaya Lulu tau keberadaannya dengan Arka.


Lulu akhirnya berjalan dengan sangat malas menuju mobil Arka.


“Selamat malam Pak Arka Pak Dika” sapa Lulu dengan hormat sambil membungkukkan badan


“Hei, kenapa masih bicara formal sih lu, ini udah bukan jam kantor” kata Arka


“Tapi kan Bapak masih pakai pakaian kerja ya, saya harus hormat dong, benar ngak pak Dika?” jawab Lulu enteng dan pada kaimat terakhir Lulu menoleh ke arah Dika, dan dengan seketika Dika yang hampir tertawa karena Lulu debat sama Arka menjadi terdiam karena Lulu juga memanggilnya dengan sebutan Pak.


“Lo emang bener San-san nya Arka Lu,lo paling jago kalau udah debat sama Arka” Dika tidak menjawab pertanyaan Lulu tapi malah memojokkan Arka


“Sialan lo emang ya, teman kagak ada akhlak emang lo itu” balas Arka dengan nada kesal


“Udah ah kok malah jadi ribut sendiri sih kaya tom and jerry aja kalian dari dulu nggak pernah berubah, udah sekarang ada apa Bapak CEO Arka memanggil saya dan saya harus ikut Bapak? Kita mau kemana haah???” kata lulu mulai kesel dengan kelakuan dua manusia ganteng di depannya itu.


"Ayo masuk, kita makan malam dulu, kamu pasti belum makan kan?” kata Arka sambil membuka pintu penumpang sebelah belakang untuk Lulu.


Akhirnya mereka bertiga keluar dari basment menuju restoran dengan menggunakan mobil Arka. Didalam mobil Dika lebih aktiv berbicara pada Lulu


Mereka tiba di restauran langganan Lulu sama Arka dulu, seorang pelayan menyambut Arka dan yang lain dan menunjukkan meja yang udah dipesan Arka, Lulu hanya diam merasa tidak asing dengan tempat ini, apalagi dengan kursi yang ada dipojokan yang saat ini menjadi tempat mereka bertiga duduk.


“Ley, aku kok kaya nggak asing ya dengan tempat ini? Kaya pernah kesini apalagi tempat duduk ini,” tanya Lulu pada Arka


Arka hanya senyum sebagai tanggapan dari pertanyaan lulu, sedangkan disebrang Arka, Dika sedang memillih menu yang akan dipesan.


Yah, karena posisi duduk mereka sekarang Lulu duduk disebelah Arka dan Dika berada di depan Arka.


Arka hanya menjawab pertanyaan Lulu dengan senyuman dan masih belum mau menjawab pertanyaan Lulu.