BE MY LOVE

BE MY LOVE
19. CEMBURUNYA ARKA


Cahaya pagi yang cerah diakhir pekan membuat seorang gadis manis dan lembut hatinya sedang bermalas-malasan di sebuah ruangan yang di pergunakan untuk istirahat, yah gadis itu mengatakan bahwa kamarnya adalah rungan pribadinya, dan di setiap akhir pekan apabila tidak ada janji ia akan mengurung diri seharian untuk bersantai dan bermalas-malasan


Ia hanya keluar kamar setelah merasa bosan di kamar dan perutnya sedang meronta minta diisi.


Seperti pagi ini, Lulu yang sedang asyik rebahan tidak menghiraukan panggilan sang bunda yang sedari tadi mengetuk pintu kamar, ia hanya menjawab dengan gumaman dan sang bunda sudah paham dengan jawaban itu karena tiap akhir pekan Lulu selalu begitu.


Sementara di ruang kelurga sudah ada keluarga yang berkumpul sedang bercengkerama dan bersendau gurau dengn tambahan seseorang anggota baru. Lebih tepatnya adalah calon anggota baru.


Benar sekali, pagi yang menjelang siang ini Arka sudah berada di rumah Lulu, sudah sejak pagi, niatnya mau ngajak Lulu jalan-jalan, tapi Lulu yang tidak mau diganggu oleh siapapun jadi Arka memutuskan untuk menunggu sang pujaan hati keluar kamar dengan sendirinya.


Merasa perutnya meronta, Lulu lalu melihat jam digital yang ada di dinding kamar ternyata sudah pukul 10 pagi, dan Lulu dengan malas keluar kamar untuk menuntaskan rasa laparnya.


Saat keluar kamar terdengar suara ceria yang berasal dari ruang keluarga, ia pikir itu suara ayah dan bundanya, tetapi saat ia akan membelokkan kakinya ke meja makan, terdengar sura laki-laki yang seperti tidak asing.


Merasa penasran akhirnya Lulu berniat untuk mengintip siapa yang ada bersama kedua orang tuanya, namun sebelum Lulu melihat siapa yang ada di rumahnya Arka sudah mengetahui gadis itu dan langsung menyapa sang pujaan hatinya itu.


“Hai sayang..... sudah bangun?” kata Arka sambil tersenyum manis.


Lulu kaget dan cuma bisa melongo sebelum kesadarannya kembali.


“Leley..... kenapa bisa disini?” balas gadis itu yang masih berdiri di belakang kursi yang diduduki sang bunda.


“Hei.... kamu ini, Arka disini udah dari tadi pagi lho, kamunya aja yang bunda panggil-panggil gak mau keluar kamar” kata bunda yang ikut angkat bicara


“Kok kamu mau kesini nggak bilang dulu, kalau bilang kan aku bisa bangun pagi” kata Lulu sambil memajukan bibirnya.


Sungguh sangat menggemaskan bagi Arka, ingin Arka ******* bibir tipis yang sedang mengerucut itu.


“Aku sengaja mau bikin surprise, eh malah kamunya nggak mau bangun” Kata Arka dengan memasang wajah pura-pura melas.


“Udah sana mandi terus sarapan yang kesiangan kamu. Arka mau ngajak kamu jalan-jalan. Anak gadis kok kalau libur kerjaannya ngurung diri di kamar terus” kata bunda menengahi pembicaraan anak dan calon mantunya.


Lalu secepat kilat Lulu mandi dan segera makan asrapan yang kesiangan, karena jam sudah menunjukkan hampir jam sebelas siang.


Kini Lulu sudah rapi dan wangi karena Arka mau mengajak keluar.


“Ayah bunda, Lulu sama Ley jalan dulu ya? Nanti kalau pulang Lulu belikan martabak kesukaan ayah dan kue cubit kesukaan bunda.” Lulu dengan cepat berpamitan dengan orang tuanya


Mereka lalu masuk mobil Arka dan Arka segera menjalankan mobilnya keluar dari halaman rumah Lulu dan menuju ke sebuah mall yang ada di Jakarta.


Arka akan mengajak Lulu kencan seperti pasangan yang lain di waktu weekend saat mereka berdua tidak ada acara.


Sesampainya di mall, mereka lalu menuju lantai dimana terdapat bioskop, mereka memilih film drama komedi romantis, Sebelum film dimulai arka membeli satu cup besar popcorn dan camilan lainnya, serta dua minuman untuk bekal menonton film nanti.


***


Setelah acara menonton selesai Arka dan Lulu menikmati waktu bedua dengan jalan-jalan di mall tersebut, memasuki toko satu ke toko lain, dan semua itu Arka yang membayar semua belanjaan Lulu


Lulu akhirnya pasrah dan membiarkan Arka yang membayar semua tagihan belanjaan Lulu


Dan Saat Lulu hendak masuk ke toko aksesoris, tiba-tiba Lulu dipanggil seseorang dan Lulu menoleh ke arah sumber suara “Alex” guman lulu sangat pelan


“Ah benar ternyata kamu Lulu beneran, lagi apa disini?” tanya Alex dengan wajah yang sok manis meski aslinya emang manis dan ganteng hahaha


“Aku lagi kencan sama tunangan aku?” jawab Lulu agak males


Arka yang baru saja tiba dari toilet melihat Lulu bersama dengan seorang lelaki yang sepertinya sedang menggoda Lulu, Arka pun langsung berjalan cepat menghampiri sang kekasih


“Sayang...” kata Arka langsung merangkul pundak Lulu.


“Lho Pak Arka? Anda pak Arka CEO dari Soraya Corp kan?” tanya Alex sambil berjabat tangan dengan Arka karena ia adalah klien bisnisnya


“Iya saya Arka CEO dari Soraya Corp. Anda pak Alex kan dari Handoko Grup?” balas Arka


“Sayang kamu kenal sama pak Alex?” lanjutnya dengan menatap Lulu


“Oh iya Lulu ini teman SMA saya, teman spesial malah” Alex menimpali pertanyaan Arka untuk Lulu.


Arka yang belum paham dengan suasana lalu menoleh ke arah gadisnya untuk meminta jawaban yang benar


“iya dia teman waktu SMA aku dulu, dan kebetulan kemarin aku yang mewakili pak Bowo meeting sama pak Eka, kemarin aku udah cerita kan sama kamu?” balas Lulu dengan santai


Melihat raut wajah Arka yang sudah tidak bersahabat lagi alias sudah mulai mengkerutkan keningnya hingga muncul lipatan seperti keriput.


Lulu tahu itu tandanya mood Arka sudah tidak bagus lagi karena mendengar perkataan Alex yang mengatakan ia teman spesial Lulu.


“Oh ya Pak Arka ini sedang ketemu klien ya?” tanya Alex


“Oh tidak, saya sedang kencan dengan tunangan saya, oh iya hampir lupa, pak Alex ini kenalkan tunangan saya, Lulu” balas Arka dengan nada sedikit basa basi, hanya karena ingin menunnjukkan kepemilikannya.


“Oh jadi Lulu ini tunangan Pak Arka ya, selamat ya pak Arka, akhirnya mantan saya bisa move on dari seseorang masa kecilnya yang nggak jelas itu” Kata Alex dengan sedikit mempengaruhi Lulu


“Apa maksud Anda?” tanya Arka sedikit menekan kata-kata


“Ah lupakan saja, saya sedang ada urusan, selamat siang” Alex lalu pergi begitu saja


“Apa maksud dari mantan saya bisa move on dari seseorang dari masa kecil yang nggak jelas itu?” tanya Arka dengan rahang sedikit mengeras


Lulu yang sudah menangkap maksud dari Alex, malah menggoda Arka


“Cie.... cemburu ya????” sambil menggandeng Arka masuk ke dalam toko aksesoris.


“Siapa yang cemburu, aku cuma tanya” Jawab Arka dingin tapi langkah kakinya tak menolak untuk mengikuti kemanapun Lulu pergi