BE MY LOVE

BE MY LOVE
14. ULANG TAHUN


Hari-hari Lulu dan Arka kini lebih berwarna, meski mereka masih saling menganggap sahabat, tapi pada nyatanya mereka juga memiliki perasaan yang berbeda saat bersama dan rasa berbeda juga saat mereka saling bersama orang lain lawan jenis.


Apakah ini yang dinamakan jatuh cinta?? Apakah Arka dan Lulu menyaari akan perasaan masing-masing.


Nyatanya mereka menjalani hari-hari dengan selalu bersama dan di hari libur mereka juga terkadang menyempatkan waktu untuk berlibur entah itu berdua saja atau bersama keluarga.


Seperti saat mereka menghabiskan waktu akhir pekan dengan mengunjungi pantai, mereka tampak seperti sepasang kekasih.


Juga saat Arka menghadiri rapat besar di London dimana Arka akan mempertanggung jawabkan laporan perusahaan di Indonesia dengan di Inggris.


Arka membawa Lulu ke London selama seminggu, dan disana juga mereka seperti sepasang pengan baru yang sedang bulan madu. Pasalnya disaat Arka selesai dengan pekerjaannya malamnya mereka akan jalan-jalan.


Begitupula saat hari terakhir di London mereka seharian penuh berada dijalan hanya untuk mencari oleh-oleh untuk teman-teman Lulu.


****


Tanpa terasa sudah setengah tahun lebih Arka kembali bersahabat dengan Lulu, dan selama itu pula hubungan mereka lebih dekat dan lebih intens, tapi baik Arka dan Lulu tidak ada yang menyatakan lebih kalau mereka lebih dari sahabat.


Tapi Arka merasa paling nyaman kalau ada di dekat Lulu. Arka ingin mengucapkan kata cinta untuk Lulu tapi masih takut kalau ditolak, sebab kalau ditolak mungkin itu akan berimbas pada hubungan persahabatan.


Lulu sendiri juga tidak menolak jika diajak Arka ketemu dengan klien atau acara ulang tahun teman-teman atau acara yang diadakan kolega Arka.


Lulu sendiri sebenarnya juga merasa nyaman kalau ada disekitar Arka, Lulu merasa ada yang melindungi, ada yang menyayangi dan ada juga disaat Lulu butuh teman untuk curhat Arka selalu ada buat Lulu, tapi Lulu juga nggak mau bilang kalau ia suka dan cinta sama Arka.


Jadi,,, mereka sama-sama suka tapi tidak ada yang berani mengungkapkan?? Kalau Arka takut ditolak karena akan berimbas pada persahabatannya,


sedangkan Lulu takut bilang cinta duluan karena merasa gengsi sebagai perempuan yang harus mengungkapkan kata cinta duluan.


Hah,,,, cinta memang aneh kan??


Apa yang dirasakan Lulu dan Arka itu adalah cinta? Tapi apakah untuk seorang yang sudah dewasa, dengan umur yang matang cinta itu perlu dikatakan, bagai istilah anak muda “Kalau cinta ya ditembak”


Cinta bisa membolak balikkan pikiran, yah itu lah cinta, dari dulu deritanya tiada akhir, hahaha


Dan itu lah cinnta yang katanya buta, buta karena perasaan cinta mereka dihalangi oleh persahabatan dan mereka tidak menyadarinya, bukankah benar kalau cinta memang buta, membutakan segala arah, berasumsi sendiri.


*****


Hari ini adalah hari ulang tahun Lulu yang ke 29 tahun, dan Arka sudah memutuskan untuk melamar Lulu dihari ulang tahunnya, tak peduli akan jawaban dari Lulu, karena kalau untuk diajak pacaran umur mereka sudah bukan untuk pacaran lagi, makanya Arka memutuskan untuk langsung melamar Lulu.


Kalau di tembak menyatakan cinta untuk jadi pacar takut akan persahabatannya yang kena imbasnya, tapi kalau menikah kan langsung sah. Seperti itu lah kira-kira isi pikiran Arka saat ini, dia sudah memantapkan hati untuk hal ini, ia tau ini bukan hal kecil, besar resikonya, tapi Arka sudah niat untuk meminang Lulu di hari jadinya yang ke dua puluh sembilan


“Lo udah urus semuanya kan Dik?” tanya Arka pada Dika.


“Udah beres semuanya, lo tinggal datang aja sama Lulu, atau lo undang Lulu untuk menuju ke kafe itu” Jawab Dika sambil membereskan berkas-berkas setelah meeting.


“Oke thanks ya bro!” jawab Arka dengan cengiran


“Kerjaan gue double ini naik gaji ngapa Ka, untung gue nggak keteteran” goda Dika pada Arka


“Tenang nanti akhir bulan ada bonus buat lo?” janji Arka pada Dika,


“Ya, bener lah gue kasih lo bonus nggak tanggung-tanggung lho, lo bisa nikmatin sampai tua bonus dari gue” kata Arka masih menggoda Dika


"Serius!!! Apa bonusnya? Rumah mewah atau apartemen??” tanya Dika antusias


“Bonus lo akhir bulan ini adalah lo merid sama Putri!” balas Arka sambil tergelak dan keluar dari ruang meeting


“Ah siaaalaaan lo!!!!! Dasar boss kagak ada akhlak lo Ka!!!” Teriak Dika yang masih ada di ruang meeting


“Memangnya gue nggak tau kalau lo sering ketemu sama Putri? makanya gue suruh Putri buat bantuin lo. Dia kan yang tau selera Lulu” Goda Arka saat Dika sudah mengejar Arka dan berjalan bersisihan menuju ruangan arka untuk membahas projek dengan Star Moon Grup


Dika yang ketahuan hanya tertunduk sambil terenyum dengan wajah sudah merah merona seperti menggunakan perona pipi.


"BTW bilangin ke Putri thanks banget udah bantuin bikin acara ini" Arka mengatakan dg tulus


"Sama gue nggak ada terima kasihnya gitu?" Dika yg berjalan berdampingan dengan Arka seperti merajuk


*****


Waktu menunjukkan pukul 4 sore itu tandanya jam kerja sudah selesai dan karyawan juga sudah banyak yang pulang, tapi tidak bagi Lulu, ia harus membereskan laporan keuangan anak cabang bulan lalu yang baru sekarang dikirimkan oleh Arka pada Lulu.


“Lulu, tolong kamu bantu saya untuk menyelesaikan laporan keuangan anak cabang yang ada di Jogjakarta bulan lalu, dan harus selesai sebelum jam 7 malam. Biar bisa langsung saya ACC dan saya kirim pada pimpinan perusahaan anak cabang” kata Arka sambil memberikan berkas laporan keuangan.


“Tapi pak ini sudah jam 4, gimana kalau saya bawa pulang laporannya hehehe” tawar Lulu sambil nyengir kuda.


“Nggak bisa, laporan ini harus selesai sebelum jam 7 dan saya harus segela kirim email karena sudah ditunggu di perusahaan Jogjakarta, tenang nanti saya bantu, ini gak semua laporan kok hanya beberapa saja sudah saya tandai bagian mana yang harus kamu revisi” jelas Arka lalu meninggalkan Lulu di kubikelnya


“Gila bener laporan itu harus selesai sebelum jam 7 malam?” monolog Lulu lalu meneliti laporan dari Arka tersebut.


“Heh, kenapa lo, mau pulang kok malah manyun gitu” Tanya Yuni yang baru saja tiba dari toilet


“Pulang apanya, nih lihat gue dikasih kerjaan lagi sama big boss! Mau pulang malah disuruh lembur, tanggung lagi lemburnya, masa laporan ini harus selesai sebelum jam 7?” Gerutu Lulu pada Yuni.


Yuni hanya bisa menepuk pundak lulu sambil berlalu “Semangat, kalau bisa embat aja tu big bos, kayaknya dia naksir lo, makanya lo di suruh-suruh melulu sama pak Arka”