MY FIRST AND ENDING LOVE

MY FIRST AND ENDING LOVE
Aku Akan Kembali


MY FIRST AND ENDING LOVE


PART 6


7 Tahun Kemudian


Pov Eko


New york, 19 Mei 2012


Hari berganti hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun tak terasa 7 tahun berlalu, serasa baru kemarin aku pergi meninggalkan Nur, bagaiman kabarnya kini semenjak kepergianku Amerika aku tidak pernaah berhubungan sama sekali dengan dia hanya saja aku sering berkirim email dengan Sabar dan Bagus kedua sahabat kecilku itu. Aku sering menanyakan keadaan Nur kepada mereka sampai akhirnya 3 tahun lalu ibu Nur dikabarkan meninggal dunia karena kecelakaan tabrak lari. Aku tau pasti saat itu Nur sangat terpukul seharusnya aku yang ada disana menemani saat saat terpuruknya tapi hanya sesal yang bisaku rasakan. Sampai hari ini ulang tahunku yaang ke 20 tahun. Karena IQ ku yang tinggi aku bisa menyelesaikan sekolahku hingga perguruan tinggi hanya dalam waktu 5 tahun, karena setiap ujian aku lansung ambil paket agar cepat lulus dan segera bisa pulang ke Indonesia sesuai janji ayah padaku.


Flashback New York, 09 September 2005


Hari ini ayah mengajakku jalan jalan keliling kota New York. Sampai disebuah taman kami sekeluarga berhenti dan ayah berbicara kepadaku.


“ Eko, ayah ingin bertanya.” Kata ayah kepadaku.


“ Iya ayah, tanyakan saja.” Jawabku.


“ 1 bulan terakhir ayah menyelidiki keseharianmu disekolah yang baru kamu pindahi.” Kata ayah.


“ Terus ada masalah apa yah.” Tanyaku.


“ Tidak ada hanya saja ayah ingin tahu seberapa cinta kamu dengan gadis itu, kalau tidak salah namanya Nur kan.” Tanya ayah.


“ Iya ayah. Ayah aku mencintai Nur apa adanya tidak memandang status dia sebagai anak seorang pembantu. Aku tau dia wanita yang kuat ayah dia bisa mengalahkan rasa takutnya nanti dan dia bisa sukses seperti apa yang mama lakukan dulu di saat ayah pergi.” Jelasku.


“ Baiklah Eko. Ayah mengerti perasaanmu mencintai seseorang itu adalah takdir, takdir yang harus kita jaga jangan sampai karena keegoisan takdir itu jadi korban. Jika kau benar benar mencintainya maka ayah akan memberikan kamu sebuah tantangan jika kamu berhasil maka disaat umurmu 20 tahun ayah akan mengizinkanmu pulang ke Indonesia dan menimahi Nur tapi dengan 1 syarat kamu harus bisa menyelesaikan kmsekolah dan kuliahmu kurang dari 6 tahun karenaa ayah ingin 1 tahun terakhir kamu harus bekerja dari nol diperusahaan ayah. Dan jika kurang dalam 1 tahun kamu bisa menyelesaikan sebuah proyek yang sulit maka ayah akan mengangkatmu menjadi CEO diperusahaan yang ada di Indonesia.” Jelas ayah kepadaku.


“ Baik ayah, aku akan membuktikannya.” Jawabku dengan tegas.


Ayahku seorang Presedir bernama Kenhami George Edward memang dikenal dengan orang yang cerdas, bijaksana, tegas, berwibawa, sederhana, dan suka menolong orang. Tapi disemua sikap baiknya ada sikap dingin dan kejamnya jika yang bersalah mau dia keluarga atau bukan maka akan dihukumnya seadil adilnya. Walaupun tampak kejam karena memberikan tantangan itu tapi aku tau ada maksud baik untukku. Sejak hari itu aki terus belajar belajar dan belajar bahkan aku mengikuti banyak les dan juga bertanya kepada orang orang lebih yang lebih dewasa dariku. Hingga saat ada unian sekolah khusus SMP sederajat aku lansung dafttar ambil paket agar sekolahku cepat selesai dan begitu pula sampai SMA hanya di Perguruan Tinggi aku menjalani seperti yang lainnya namun aku tidak hanya mengambil 2-3 mata kulaiah dalam sehari melainkan 10 mata kuliah hingga jadwalku selalu padat dan akhirnya kurang dari 6 tahun aku selesai melaksanakan tantangan pertama ayah. Di saat tantangan selanjutnya dimulai aku di perkenalkan disalah satu kantor milik ayah hanya sebagai karyawan biasa hingga sebuah proyek pembangunan perumahan elit yang berkendala diserahkan kepadaku untuk di selesaikan.


Waktu terus berjalan hingga akhirnya aku berhasil memecahkan masalah di dalam proyek pembangunan tersebut dan akhirnya ayah mengangkatku sebagai CEO di perusahaan tersebut. Dan berhasil keluar sebagai pemenang. Memang tidak mudah sampai di saat ini penuh tenaga dan ketahanan yang kuat. Tak semudah membalikkan telapak tangan tapi akhirnya aku berhasil


Hari ini aku berencana menemui ayah dan menagih janjinya tapi sebelum aku pergi menemuinya ayah terlebih dahulu menghampiriku


“ Selamat ulang tahun anak ayah.” Ucap ayah lansung memelukku.


“ Iya ayah terima kasih.” Jawabku.


“ Ini buat kamu sesuai janji ayah padamu, tapi maaf ayah tidak bisa ikut karena keadaan kakekmu sekarang.” Kata ayah sambil memberikan sebuah amplop berisi dokumen dan surat surat kepemilikan rumah dan perusahaan di Indonesia.


“ Terima kasih ayah.” Kata ku lansung memeluk ayah.


“ Iya sama sama. Kejarlah dia bawalah kembali dia dan jangan lupa jadikan dia ratu di hidupmu jangan kau sia siakan dia karena wanita itu harus dijaga bukan di sakiti, karena wanita itu harus selalu kita lindungi bukan dikecewakan dan ditinggalkan. Mereka mahluk Allah yang nampak lemah tapi sebenarnya mereka kuat ibarat sebuah rumah mewah mereka adalah jantung dari kunci rumah tersebut.” Jelas ayah padaku sambil matanya berkaca kaca mungkin teringat akan kesalahannya dengan mama.


“ Baik ayah akan selalu Eko ingat pesan ayah, Eko akan membawa menantu masa depan keluarga ini kembali.” Kataku dengan mantap.


JAKARTA, 27 MEI 2012


Akhirnya aku mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.


Nur tunggu aku, aku datang si cebol kecilku. Pov Eko berakhir


“ Haaachhiiim.” Nur bersin.


“ Kenapa Nur kamu sakit.” Kata Tari teman Nur.


“ Tidak mungkin cuaca hari ini dingin kali.” Jawab Nur.


“ Atau jangan jangan ada yang lagi ngomongin kamu dibelakang Nur.” Kata tari lagi.


“ Sssttthh tidak boleh ngomong seperti itu nanti dikira fitnah, sudah pergi ke mushola yuk sebentar lagi masuk zuhur.” Kata Nur.


“ Iya iya bebeb ku.” Kata Tari lagi.


Mereka pun pergi ke Mushola dekat Fakultas mereka