
Aku pun terkejut saat membuka pintu "Kau.. ucapku spontan " Mweo? Kau... ucap ibuku sambil menjewer telingaku "aawww... eomma apa yang eomma lakukan... ucapku kesakitan " kau tadi memanggil eomma apa emang eomma ini Chingu(teman) mu ha... ucap ibuku masih menjewer ku"aaw... Mian Mian aku hanya terkejut melihat eomma... ucapku, ibuku pun melepaskan tangannya "a- madta(oh iya) kenapa eomma sepagi ini datang kemari... Tanyaku " kau mau kemana... tanya balik ibuku "tentu saja aku mau kekantor eomma kira kemana lagi... jawab ku " Mweo kekantor? ucap ibuku "Nee.. jawab ku " apa suami mu tidak memberitahu kan mu..? tanya ibuku "beritahu apa? tanya ku balik
*Kilas balik kejadian semalam*
" Aiss entah kenapa aku bisa menikah dengan wanita seperti itu.. gumam Yoongi, saat Yoongi ingin naik menyusul ku tiba-tiba henponnya berbunyi dan tertulis ibu mertua Yoongi pun langsung mengangkatnya "eomma, Won-de(ada apa)? tanya Yoongi " ah eomma ingin membicarakan sesuatu kepada kalian berdua dimana istrimu eomma dari tadi menghubunginya tapi dia tidak mengangkatnya.. tanya ibuku "dia sedang berada di kamar eomma... jawab Yoongi " kenapa kau tidak bersamanya,apa YuRi menguncikanmu pintu... tanya Ibuku "Aniyo eomma Nanen(aku) sedang menonton sesutu... jawab Yoongi " ahh begitu ya... ucap ibuku "nee eomma... ucap Yoongi " a-madta apa yang ingin eomma bicarakan... tanya Yoongi "ahh begini kami sudah memesankan kalian tiket ke Prancis untuk bulan madu kalian... jawab ibuku " Mweo? bulan madu.. ucap Yoongi sedikit terkejut "Nee, kalian kan belum pergi bulan madu jadi kami memutuskan untuk membelikan kalian tiket agar kalian bisa menghabiskan waktu kalian berdua... ucap ibuku " ahh eomma kenapa harus repot-repot kami disini sudah banyak menghabiskan waktu berdua buat apa kami pergi jauh - jauh... ucap Yoongi "eomma mu tau kamu akan menolaknya jika dia yang mengatakan padamu tetapi bulan madu dan tinggal dirumah itu bedah Haksin (nak) jadi kalian harus pergi ya... ucap ibuku " haa arsoyo(baiklah)eomma... ucap Yoongi "kalau begitu sampaikan ini kepada istrimu... ucap ibuku "" Nee eomma aku akan menyampaikannya.... ucap Yoongi, mereka pun mengakhiri pembicaraan mereka, setelah itu Yoongi pun segera naik menuju kamar untuk memberitahukan ku tentang bulan madu tetapi sesampainya dia di kamar Yoongi melihatku sudah tertidur pulas di tempat tidur "apa dia sudah tertidur... gumam Yoongi, Yoongi pun memutuskan untuk besok memberitahukanku, Yoongi pun segera naik ketempat tidur dan tidur disamping ku, aku pun membalikkan badanku menghadap Yoongi " ahh kenapa wanita ini bau sekali... Gumam Yoongi sambil bangun "apa dia tidak menggosok giginya sebelum tidur.... gumam Yoongi,malam itu aku memeng tidak kekamar mandi karena masih lumayan pusing akibat alkohol, Yoongi yang tidak tahan dengan bau mulutku memutuskan untuk tidur di Ruang tamu, itulah mengapa Yoongi tidak berada disampingku pagi tadi...
*Kilas balik selesai*
" memberitahukan apa...? tanya ku "bahwa kalian hari ini akan berangkat bulan madu... jawab ibuku " mweo..? ucapku "Dimana suamimu... tanya ibuku sambil berjalan masuk dan dia melihat Yoongi masih tidur disofa " kenapa suamimu tidur disofa... tanya ibuku penasaran "entahlah... jawab ku " apa kau mengucikannya pintu semalam... tanya ibuku mengintrogasi "ahh ani(tidak) aku juga tidak tau kenapa dia tidur di sofa... jawabku "khojimal Hajimara (Jangan berbohong).. ucap ibuku masih mengintrogasi " aniyo, aku tidak berbohong... ucapku "ahh kau pikir eomma dan appa mu tidak pernah seperti itu... ucap ibuku " eomma percayalah padaku aku tidak pernah mengucikannya pintu kamar... ucapku perdebatan antara aku dan ibuku pun terjadi, Yoongi yang terganggu karena suara bisik pun langsung terbangun "ahhh kenapa kau ribut pagi-pagi begini... teriak Yoongi, aku dan ibuku pun terdiam setelah mendengar Yoongi teriak, Yoongi yang memperbaiki penglihatannya pun menyadari bahwa yang ku temani ribut itu adalah ibuku " ahh eo-eomma... ucap Yoongi membeku "haa Yoongi~aaa... ucap ibuku " ahh Mianhae eomma aku tidak tau kalau eomma datang... ucap Yoongi sambil menundukkan kepalanya "tidak apa-apa a-madta kenapa kau tidur disana... tanya ibuku " hem kenapa kau tidur di sofa Chagiya (sayang) sampai aku terkejut tidak melihatmu berada disampingku pagi tadi... tanya ku juga memulai akting "ahh se-semalam aku menonton sesuatu dan ketiduran di sofa... jawab Yoongi, aku pun berjalan mendekati Yoongi " gara-gara kamu eomma jadi salah paham padaku eomma pikir aku mengucikanmu pintu itu sebabnya kamu tidur di sini... ucapku sambil bersikap manja ke Yoongi "Mian chagiya aku tidak akan mengulanginya lagi... ucap Yoongi memulai aktingnya " ehem.. baiklah eomma akan melupakan itu sekarang kalian harus segera berangkat karena penerbangan kalian sebentar lagi... ucap ibuku "kalau begitu aku akan membersihkan badanku dulu... ucap Yoongi sambil berjalan naik kekamar " eomma aku tidak bisa pergi hari ini aku harus kekantor... ucapku "lupakan kantormu sekarang naik ke mobil dan tunggu Yoongi disana... ucap ibuku " eomma sudah mempersiapkan semua yang kalian butuhkan untuk bulan madu kalian... ucap ibuku, ini tidak adil bagiku kenapa aku harus dilahirkan sebagai anak yang sangat patuh kepada orangtua, dengan terpaksa aku pun naik ke mobil dan mengirim pesan ke Namjoon
Sekertaris Namjoon
❄Aku tidak akan kekantor beberapa hari ini
🐨wae-yo? apa anda sakit
❄Ani, aku akan pergi bulan madu
🐨Mweo? kau bilang bulan madu
❄Nee
🐨kupikir kau tidak ingin pergi bulan madu
❄ini bukan keinginanku ini keinginan orang tuaku
"aishh kenapa anak ini mengirim emot seperti itu... Gumam ku sedikit kesal, Tak lama Yoongi pun datang dan kami pun segera berangkat ke bandara karena orang tua kami sudah menyiapkan semuanya kami tidak ada yang membawa koper atau benda lainya selain henpon ,kami juga tidak diperbolehkan membawa leptop karena mereka tau jika kami membawa leptop kami akan sibuk bekerja disana, setelah berpamitan kami pun segera naik ke pesawat dan berangkat
Setelah beberapa jam kami pun tiba di Prancis dan kami langsung di antar ke hotel yang sudah di pesan oleh orang tua kami, aku yang memiliki firasat buruk karena membiarkan orang tua kami yang menyiapkan semuanya " ahh aku harap firasat ku ini salah... gumamku, aku dan Yoongi selama perjalanan hanya diam tidak mengatakan satu katapun
Kami pun tiba di hotel malam hari, staf disana langsung mengantar kami kekamar hotel yang sudah dipesan oleh orang tua kami, Kami menaiki lif sampi lantai sepuluh setelah itu berjalan lagi dan kami pun tiba di kamar hotel "ini adalah kamar tuan dan nyonya... ucap staf hotel, setelah staf hotel pergi aku pun membuka kamar hotel, aku pun sedikit terkejut melihat kamar hotel kami dan cukup merasa lega bahwa firasat ku tadi itu salah kamar hotel yang orang tua kami siapkan cukup membuatku puas dengan dibalut dengan warna biru langit
itu membuat mataku merasa segar aku dan Yoongi pun masuk kedalam kamar, kami berada di kamar hotel paling atas sehingga jika membuka tirai jendela kita dapat melihat susana Paris di malam hari, aku pun cukup puas dengan pemandangan kota Paris
, saat aku asik menikmati pemandangan tiba-tiba Yoongi memelukku dari belakang " hey apa yang kau lakukan... ucapku sedikit terkejut "ohae hajima(Jangan salah paham) aku tadi melihat sebuah CCTV... bisik Yoongi masih memelukku " neo michyeosseo (apa kau gila) siapa yang memasang kamera CCTV di kamar hotel... ucapku sambil berusaha lepas dari pelukan Yoongi "kecilkan suaramu,aku serius, coba lihat didekat lampu tidur... ucap Yoongi dengan suara kecil, aku pun memiringkan kepalaku sedikit dan melihat kearah yang Yoongi katakan, aku tidak ingin sekali mengakuinya tapi yang Yoongi katakan itu benar ada yang memasang kamera CCTV di kamar kami " ahh siapa orang gila yang memasang kamera CCTV di kamar... gumamku saat aku sedang berfikir tiba-tiba Yoongi menarikku dan wajah kami pun saling berdekatan "apa yang kamu lakukan... ucapku dengan suara kecil " mungkin orang tua kita yang memasang kamera CCTV itu... ucap Yoongi "Jongnahae (apa kau bercanda) kenapa mereka harus melakukan itu... tanya ku " mungkin mereka ingin lihat apa kita menikmati bulan madu kita dengan baik disini... jawab Yoongi sambil mengencangkan pelukannya hingga wajah ku hampir bersentuhan dengan wajahnya "cihh menjauhlah dariku... ucapku memalingkan wajah ku agar tidak bertatapan dengan wajahnya " apa kau ingin membuat mereka sedih jika mereka tau kita tidak menikmati bulan madu yang mereka siapkan... bisik Yoongi, aku tau bahwa Yoongi pasti menikmati situasi yang sedang terjadi diantara aku dan dia cukup terlihat jelas dimatanya "arassoyo (baiklah) sekarang lepaskan aku... ucapku dengan suara pelan " sebentar lagi, mari kita menikmati pemandangannya dulu.... ucap Yoongi "mweo? aku tidak mau... ucapku tetapi Yoongi tetap memelukku
Sementara itu di tempat lain
ibuku dan ibu mertuaku sedang berkumpul mendiskusikan sesuatu " bagaimana apa kita harus memantau mereka melalui CCTV itu... tanya ibu Yoongi "hemm aku rasa kita sedikit kelewatan... jawab ibuku " benar! aku juga merasa begitu bagaimana kita bisa melihat semua yang akan mereka lakukan di kamar... ucap Ibu Yoongi "kalau begitu mari matikan CCTV-nya kita tidak perlu menggunakannya lagi... ucap ibuku " Nee... ucap Ibu Yoongi, mereka pun memutuskan untuk mematikan kamera CCTV yang mereka letakkan di kamar kami
Kembali kekamar Hotel
aku dan Yoongi masih diam di kasur kami dan masih merasa waswas karena CCTV "haaa kenapa mereka melakukan ini... gumamku " chagiya aku akan membersihkan badanku terlebih dahulu... ucap Yoongi sambil berjalan kekamar mandi, aku hanya menjawabnya dengan senyum canggung ku "haa entah apa yang akan dia lakukan lagi... gumamku, aku pun mengambil henpon ku dan menghubungi ibuku " eomma kami sudah sampai... ucapku "haa benarkah! apa kalian menyukai kamar yang kami siapkan... tanya ibuku " Nee, cukup memuaskan... jawabku "oh a-madta dimana suamimu... tanya ibuku " ah dia sedang membersihkan badanya... jawabku "ahh kalau begitu nikmati bulan madu kalian... ucap ibuku " Nee... ucapku sambil menutup panggilan "haa apa yang harus aku lakukan... gumamku, Yoongi pun selesai dan keluar dari kamar mandi mengenakan piyama dan berjalan kearahku "mweo bwayo (apa yang kau lihat)?.. tanyaku, tanpa berkata-kata Yoongi pun langsung mendorongku dengan keras di tempat tidur sehingga posisi Yoongi sekarang berada di atasku " neo michyeosseo (apa kau sudah gila), cepat menyingkir... ucapku sambil berusaha mendorongnya "apa kau bisa kecilkan suaramu ingat mereka sedang mengawasi kita... bisik Yoongi " arayo(aku tau) tapi kau tidak perlu melakukan ini cepat menyingkir... ucapku yang masih berusaha mendorongnya, karena jengkel melihatku bergerak terus Yoongi pun tiba-tiba....