My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep37*Serangan Panik


"kurasa di pergi karena merasa bersalah padaku...ucapku "tapi kenapa?...tanya Jimin "sudahlah aku tidak ingin membahasnya lagi,aku ingin pulang dan beristirahat...ucapku "baiklah kami akan membantumu membawakan barang-barangmu ke mobil...ucap Taehyung,Setelah semuanya beres aku pun mengucapkan selamat tinggal kepada mereka "YunRi tetap lah jalani kehidupan mu dengan bahagia dan ingat kamu tidak sendiri kami akan selalu ada bersamamu...ucap Jhope "eum gomawo...ucapku ,Yoongi pun segera menyalakan mobil dan pergi meninggalkan hospital


Yoongi tidak langsung pulang keapartemen dan malah mampir ketempat lain "kenapa tidak langsung kembali keapartemen...tanyaku "aku ingin mampir di suatu tempat dulu...jawabnya,aku pun tidak melarangnya dan biarkan dia melakukan apa yang dia inginkan ,Tak lama Yoongi pun berhenti di suatu tempat "Kita sudah sampai kajja...ajaknya "eodi?...tanyaku "ikuti saja aku...ucapnya "shireo aku akan tetap di mobil kau bisa pergi sendiri...tolakku "hmm baiklah...ucapnya,dia pun prgi dan masuk kedalam ,aku pun melihat tempat yang Yoongi masuki dan itu sangat familiar untukku "sepertinya aku pernah melihat tempat ini...gumamku sambil mengingat "i-ini tempat mendiang halmeoni (nenek)aku apa jangan-jangan mereka...ucapku lalu turun dari mobil dan berjalan masuk kedalam sepanjang perjalanan aku melihat rangkain bunga yang tertulis nama ibu dan ayahku ,aku mulai gemetar dan mencoba untuk tidak menangis ,aku pun mengikuti serangkaian bunga itu sampai berakhir di sebuah ruangan dan aku mendengar suara anak kecil yang sedang menangis didalam sana dan di sampingnya ada ibu dan ayahnya ,aku pun memasuki ruangan dan melihat anak kecil sedang menangis "huaaa huaaa halmeoni ...tangisnya "ke-kenapa anak itu sangat mirip denganku ...gumamku ,aku pun terkejut melihat wajah orang tua gadis kecil itu "eomma-appa...ucapku lalu aku melihat foto yang ada di pemakaman itu dan itu adalah foto nenekku ibu dari ibuku "apa aku sedang bermimpi...ucapku dan kepalaku mulai terasa pusing aku pun hampir jatuh dan untung saja Yoongi melihatku dan langsung datang memegangiku yang hampir jatuh "kau tidak apa...tanya Yoongi,aku pun memperjelas penglihatanku dan kembali melihat kearah Gadis kecil itu tapi gadis kecil itu sudah tidak ada bahkan ibu dan ayahnya pun juga tidak ada ,aku pun melihat kearah pemakaman itu dan aku melihat foto ibu dan ayahku "haaa eomma appa...ucapku nafas ku mulai tak terkendali "YunRi ada apa denganmu...tanya Yoongi ,nafasku terasa sangat sesak aku tidak bisa mengendalikan diriku dan aku pun pingsan.


Aku pun terbangun lagi dirumah sakit dan diinfus "kenapa aku kembali kesini lagi...ucapku lalu mencabut infus ditanganku "haa dimana Yoongi...ucapku ,Yoongi pun keluar dari sebuah ruangan "YunRi kenapa ada disitu...ucapnya sambil menghampiriku "ayo pulang...ajakku "tapi YunRi kau harus diinfus dulu kau belum sembuh...ucap Yoongi "tidak perlu ....ucapku saat aku hendak pergi dokter pun keluar dari ruangan tempat Yoongi keluar tadi "tuan Yoongi...ucap dokter itu "oh ternyata nona YunRi sudah siuman...ucap dokter itu "ada apa dok?...tanya Yoongi "biasa ikut saya sebentar saya masih ingin menyampaikan satu hal pada anda...ucap dokter itu "ah baiklah dokter,YunRi kau tunggu di sini sebentar aku akan masuk...ucap Yoongi "ani aku juga ingin masuk...ucapku sambil masuk duluan kedalam ruangan ,aku dan Yoongi pun duduk didepan dokter itu "sebenarnya nona YunRi mengalami serangan panik karena itu dia bisa pingsan dan merasa sesak jika penyakitnya kambuh ...ucap dokter "serangan panik!...ucap Yoongi "Nee tapi ini bukan penyakit yang permanen...ucap dokter "jadi maksud dokter penyakit ini bisa sembuh...tanyaku "majja,ini akan hilang jika anda bisa mengatasi kepanikan anda sendiri...ucap dokter "ternyata seperti itu...ucapku "tapi untuk berjaga-jaga saya akan memberikan anda obat jika penyakit anda tiba-tiba kambuh...ucap dokter "baiklah...ucap Yoongi ,Dokter pun menuliskan resep obat dan memberikannya kepada Yoongi dan kemudian kami pun keluar dari ruangan itu


Kami pun tiba di apartemen dan aku masuk duluan sedangkan Yoongi sibuk mengeluarkan barang-barang dari mobil ,saat aku tiba didalam aku berjalan kearah tangga dan tiba-tiba ingatan saat aku terjatuh pun terbentang di kepalaku cairan merah yang meliputi kakiku terlihat jelas dimataku ,nafasku pun mulai tidak terkendali lagi ,aku pun langsung berlari keluar dan Yoongi yang melihatku pun langsung menghampiriku "ada apa...tanyanya sedikit panik "haaa ha o-obatku berikan obatku...ucapku sambil berusaha mengatur nafas,Yoongi pun langsung berlari kemobil mengambil obatku dan sebotol air dan langsung memberikanku ,aku pun langsung meminumnya dan kemudian mulai merasa nyaman "kembalilah dimobil ...ucap Yoongi "wae kita mau kemana...tanyaku "kita akan sementara waktu tidak tinggal disini sampai traumamu hilang...ucap Yoongi,Yoongi pun membawaku kemobil "aku akan mengambil beberapa pakaianmu lalu kita akan pergi...ucapnya ,Yoongi pun masuk kedalam untuk mengambil beberapa pakaian ku dan pakaiannya ,setelah memasukkan koper kedalam mobil kami pun segera berangkat meninggalkan apartemen "Kita mau kemana...tanyaku "kerumah eomma dan appaku...jawab Yoongi


Setelah beberapa Jam kami pun tiba dirumah orang tua Yoongi ,karena Yoongi sudah mengabari mereka lebih dulu ibu dan ayah Yoongi pun menyambut kedatangan kami "kalian sudah sampai...ucap ibu Yoongi "annyeong haseyo eomma appa...ucapku memberi salam "ah chagiya kau sudah sehat...ucap ibu Yoongi sambil memberikan aku pelukan hangat "ayo masuk eomma sudah membuatkan makanan yang enak untukmu...ucap ibu mertuaku ,kami pun masuk kedalam dan ibu Yoongi pun membawaku kemeja makan dan sedangkan Yoongi masih sibuk memindahkan barang-barang dari mobil "makan yang banyak ya eomma sudah membuatkan ini semua itu mu...ucap Ibu Yoongi "kamsahamnida eomma...ucapku ,kami pun mulai makan bersama begitu pula Yoongi yang bergabung bersama kami setelah selesai memindahkan semua barang-barang.