My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep22*Cravings(Ngidam)


Setiap minggunya Yoongi menemaniku untuk konsultasi kehamilan ku dan itu adalah hari terakhir ku konsultasi dengan dokter yang dia pilih karena aku memutuskan berkonsultasi di Jin dan Yoongi tidak bisa menolaknya ini adalah Minggu ketiga dan paginya aku bersama Yoongi kerumah sakit tempat Jin berada untuk memeriksakan kandungan ku


kami pun tiba di rumah sakit karena aku sudah membuat janji pada Jin jadi setelah tiba dirumah sakit aku langsung memasuki ruangannya "ah YuRi kau sudah datang... sambut Jin " emm aku ingin memeriksakan kandungan ku... ucapku "kalau begitu silahkan berbaring disana... ucap Jin, aku pun berbaring di sebuah tempat tidur pasien dan Jin mulai memeriksa perutku " apa kau ingin melihat calon anak mu... ucap Jin "apa sudah bisa di lihat... tanyaku " tentu saja bisa usia kandungan mu sudah 4 minggu apa kau ingin melakukan USG... ucap Jin aku baru saja ingin menjawab pertanyaan Jin tapi Yoongi langsung menyelahku "itu tidak perlu.. jawab Yoongi " 왜요(kenapa)... tanya ku dan Jin bersamaan "tidak apa-apa... jawab Yoongi " tapi aku ingin melihatnya jika kamu tidak ingin kau bisa menunggu di luar... ucapku, setelah mendengar perkataan ku Yoongi pun langsung keluar ruangan "ada apa dengan dia, kenpa dia tidak ingin melihat calon anaknya... tanya Jin " entahlah... jawabku, Jin pun mulai mengoleskan sesuatu di perutku dan dia menyuruh ku untuk melihat kearah sebuah layar,



"apa itu didalam perutku... tanyaku " tentu saja dan apa kau lihat suatu yang ada disana... ucap Jin "네 (iya) apa itu?.. tanyaku " itu adalah anakmu... jawab Jin "be-benarkah... tanyaku tidak percaya " tentu saja... jawab Jin "tapi kenapa dia sangat kecil... tanyaku " ah YuRi kenpa kau berubah jadi orang bodoh, tentu saja dia masih kecil karena usianya baru 4 minggu... jawab Jin "jaga mulut mu Jin... ucapku sambil menatap terus layar " apa kau ingin mengambil foto USG nya... tanya Jin "네(iya) aku mau... jawab ku dengan semangat


aku pun keluar dari ruang Jin setelah selesai melakukan pemeriksaan, aku keluar sambil melihat gambar hasil USG ku " apa yang sedang kau lihat... tanya Yoongi penasaran "kau tidak perlu tau... jawabku sambil berjalan meninggalkan Yoongi


Saat diperjalanan entah kenapa aku tiba-tiba ingin memakan sesuatu yang manis seperti Coklat atau eskrim aku pun menyuruh Yoongi untuk singgah ke sebuah supermarket, setelah Yoongi memarkirkan mobilnya aku dan dia pun lansung masuk kedalam, didalam Yoongi mengikuti ku sambil membawa keranjang belanjaan " apa yang kau ingin beli... tanya Yoongi "aku ingin membeli sesuatu yang manis... jawabku, aku pun pergi ke tempat Coklat dan aku mengambil beberapa jenis coklat " kenapa kau mengambil coklat banyak sekali... tanya Yoongi "karena aku ingin... jawabku, setelah dari tempat coklat aku pun menuju tempat es krim, aku juga memilih bebrapa eskrim dan meletakkannya di tempat khusus agar mereka tidak mencari " sudah ayo ke kasir... ucapku "apa cuma ini yang kau beli... tanya Yoongi " tentu saja... jawabku, Yoongi pun segera membayar belanjaan ku dan setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan kami tapi baru saja mobil berjalan aku tiba-tiba menyuruh Yoongi untuk berhenti "ada apa lagi... tanya Yoongi " aku ingin makan sesuatu yang pedis... jawabku "tidak boleh bagaiamana jika tiba-tiba perutmu sakit... larang Yoongi, perkataan Yoongi ada benarnya Juga tapi tetap saja aku ingin memakannya agar tidak bingung aku pun mengambil henpon ku dan menanyakannya pada Jin


~Jin(진)~


❄Jin apa aku boleh memakan makanan pedas


🐹hemm karena kehamilan mu masih begitu mudah kau tidak bisa memakannya tapi pasti ada alasan tertentu kau ingin memakan sesuatu yang pedas


❄entahlah aku tiba-tiba saja ingin memakan sesuatu yang pedas


❄jadi apa aku boleh memakannya


🐹boleh tapi jangan terlalu berlebihan


❄baiklah


" ayo pergi kesana... ucapku menunjuk sebuah tempat makan "apa kau masih ingin makan... tanya Yoongi " ya kata Jin tidak apa-apa asal jangan berlebihan... jawabku, Yoongi pun pasrah dan langsung membawaku ketempat makan tersebut saat tiba didalam aku pun langsung memesan Tteokbokki ekstra pedas, tak lama pesanan ku pun datang dan aku pun langsung memakannya sedangkan Yoongi hanya melihatku "enaknya... ucapku sambil menikmati tteokbokki, aku merasa aneh saat memakan tteokbokki ini rasanya sangat enak di mulutku tidak seperti biasanya mungkin ini efek dari kehamilanku jadi apa pun yang mau aku makan akan terasa sangat enak di mulutku " ingat jangan terlalu banyak memakan makanan pedas... ucap Yoongi,aku tidak memperdulikan perkataan Yoongi aku hanya fokus menyantap tteokbokki yang ada di meja, karena kesal melihatku Yoongi pun mengambil piring tteokbokki yang ada di depanku "hei apa yang kau lakukan, kembalikan makananku... ucapku " kau sudah makan terlalu banyak bagaimana jika perutmu sakit... ucap Yoongi "Jin sudah bilang tidak apa-apa jika aku memakan makanan pedas... omelku " tapi Dokter mu bilang kalau kau tidak boleh berlebihan memakannya... bentah Yoongi "huu kalau begitu aku ingin makan eskrim... ucapku " itu lebih baik dari pada memakan tteokbokki ini... ucap Yoongi, Yoongi pun memanggil pelayan dan memesankan ku eskrim "terus mau kau apakan tteokbokki itu... tanyaku " aku yang akan memakannya... jawab Yoongi, Yoongi pun mencicipi sisa tteokbokki ku dan wajah langsung berubah menjadi merah setelah mencicipi tteokbokki ku "ssssttt... kenapa ini sangat pedas... ucap Yoongi " apa maksud mu itu sama sekali tidak pedas... ucapku "i-ini bukan makanan ini adalah cabai... ucap Yoongi sambil mengelap lidahnya dengan tissu " aku akan ke toilet sebentar... ucap Yoongi sambil berjalan ke toilet dengan cepat, karena Yoongi pergi aku pun mengambil tteokbokki itu dan kembali menyantapnya


Yoongi cukup lama di toilet aku sudah selesai menghabiskan eskrim pesanan ku tapi Yoongi tak kunjung datang "cihh dimana dia... ucapku tak lama kemudian Yoongi pun kembali dari toilet dengan memegangi perutnya " kenpa kau lama sekali, aku ingin pulang... ucapku "apa tubuh mu itu mati rasa... ucap Yoongi " aku baru saja mencicipinya dan perutku mulai terasa sakit... keluh Yoongi "tidak, perutku merasa baik-baik saja... ucapku


Setelah membayar makanan aku dan Yoongi pun melanjutkan perjalanan kami, Yoongi menyetir sambil memegangi perutnya yang sakit " apa kau bisa menyetir,biarkan aku yang melakukannya jika kau merasa tidak nyaman?... tanyaku "tidak perlu,aku bisa melakukannya... jawab Yoongi " kenapa juga kau harus memakannya kau hanya menyakiti dirimu sendiri... gumamku yang ternyata didengar Yoongi "apa itu salahku... tanya Yoongi " tentu saja itu salahmu sendiri... jawabku "jelas-jelas itu salah mu kenapa kau memesan makanan yang sangat pedas... ucap Yoongi " kenapa salahku, itu adalah salah mu sendiri siapa yang menyuruhmu untuk memakan makanan ku... ucapku "sudah! aku tidak ingin berdebat lagi dengan mu... ucap Yoongi, kami pun kembali dia selama di perjalanan ke apartemen


Kami pun tiba di apartemen " jangan lupa eskrim dan coklatnya... perintahku "apa kau tidak bisa membawanya perutku masih merasa mual... ucap Yoongi " ah aku tidak bisa, bukankah baik jika kita memiliki seorang pelayan... sindirku sambil berjalan masuk kedalam, Aku tidak khawatir kepada Yoongi sama sekali karena itu adalah kesalahannya sendiri andaikan dulu dia mengerjakan satu pelayanan saja di apartemen dia tidak akan susah payah membawa semua barang belanjaan, aku langsung menuju kekamar untuk mandi setelah mandi aku turun kedapur untuk memakan sesuatu yang manis, aku mengambil eskrim dari lemari es dan menuju ruang tamu untuk menonton sesuatu sambil menikmati eskrim yang aku pegang, tapi saat aku sampai diruang tamu, aku melihat Yoongi tertidur di sofa "cihhh... kenapa dia tidur disini bukannya dikamar... gumamku, aku memperhatikan Yoongi yang tertidur sambil terus memegangi perutnya " apa perutnya masih terasa sakit... batinku, entah kenapa aku tidak tega melihat eajahnya yang tampak kesakitan itu, aku pun memutuskan untuk membuatkannya Yoongi sesuatu yang manis agar perutnya tidak terasa sakit lagi, setelah selesai membuatnya aku membangunkan Yoongi agar segera memakan makanan yang aku buat "Yoongi~aaa bagun... ucapku sambil menggoyangkan badanya, Yoongi pun sedikit membuka mata sipit yang dia miliki " ada apa... tanya Yoongi "aku membuatkanmu sesuatu agar perutmu tidak terlalu sakit... jawabku " apa?... tanya Yoongi "berhentilah bertanya dan segera bangun... ucapku, Yoongi pun segera bangun dan kami pun pergi ke dapur bersama, aku pun mengeluarkan sesuatu dari lemari es " ini makan... ucapku sambil meletakkannya dimeja



"kenapa kau mengeluarkan makanan penutup sedangkan kita belum makan apa-apa.. tanya Yoongi " apa kau tidak bisa langsung memakannya saja kenapa kau harus mengeluarkan banyak pertanyaan... ucapku kesal "aku tidak bisa, aku tidak terlalu suka yang manis-manis.... ucap Yoongi, aku kesal mendengar perkataan Yoongi padahal aku sudah susah payah membuatkannya untuk menghilangkan sakit perutnya tapi dia malah menolaknya dengan alasan yang bodoh " terserah, tidak perlu memakannya jika kau ingin perutmu tetap sakit... ucapku sambil naik kekamar dengan kesal meninggalkan Yoongi didapur