My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep11*Akan teringat selalu


"Yoongi~aaaaaaa... jerit ku, aku pun langsung mengecek Yoongi di kamar mandi tapi dia tidak berada disana " kemana pria mesum itu, aku akan membunuhnya.... ucapku dengan penuh amarah, aku pun segera pergi kekamar mandi dan membersihkan diriku lalu keluar untuk mencari Yoongi, tetapi aku tidak menemukan Yoongi di bagian hotel manapun, aku pun memutuskan untuk mencarinya di luar hotel


saat aku sedang berjalan - jalan aku pun menemukan Yoongi sedang asik bermain henpon sambil menikmati minumannya di sebuah kafe dekat hotel dengan penuh amarah aku pun segera menghampirinya, setiba ku di kafe aku pun memukul keras meja tempat Yoongi berada sontak Yoongi pun terkejut dan tersedak minuman yang dia minum "kau pria mesum aku sudah mengatakan padamu jangan mennnn.... Yoongi langsung menutup mulutku sebelum aku menyelesaikan perkataanku " ada apa denganmu, kenapa kau teriak-teriak ditempat umum... bisik Yoongi, seketika semua orang langsung melihat kearah kami, aku pun melepas tangan Yoongi dari mulutku "ikut aku sekarang... ucapku sambil menarik tangan Yoongi dan aku pun membawa Yoongi menjauh dari kafe, saat sudah jauh dari kafe aku pun melepas tangannya dan mulai bicara tetapi saat aku ingin mulai bicara Yoongi duluan bicara " Jika kau ingin membahas kejadian semalam lebih baik kita kembali ke hotel dulu... ucap Yoongi sambil meninggalkanku dan berjalan kearah hotel, aku pun mengikutinya dari belakang dengan kesal


Kami pun sampai di kamar kami dan Yoongi langsung duduk santai di sofa sambil kembali memainkan henponya, melihat tingkah Yoongi yang seakan-akan tidak ada yang terjadi membuatku semakin kesal padanya sakin kesalnya aku pun mengambil henpon dari tangannya "ada apa?... tanya Yoongi sambil melihatku " haa kau bilang ada apa?jelas-jelas aku sudah memperingatimu untuk tidak menyentuhku tetapi kau tetap melakukannya... jawabku "aku tidak mengerti apa yang kau maksud... ucap Yoongi dengan tenang " jeongmal(apa kau ingin mati) jelas-jelas kau mengambil kesempatan padaku semalam... ucapku dengan penuh amarah "Ani rakho (apa aku salah)?, wae(mengapa) jika aku mengambil kesempatan darimu saat kau mabuk, aku bukan orang lain tapi aku ini Namphyeon(suami) mu... tanya Yoongi " Hajimallago (aku berkata jangan lakukan itu) tetapi kau tetap melakukannya... jawabku "kenapa kau sangat marah, apa kau tau apa yang terjadi semalam... tanya Yoongi " ani, tetapi yang aku tau semua pakaianku sudah diganti... jawabku "kalau begitu aku akan menceritakan padamu kejadian semalam... ucap Yoongi


*Kilas balik kejadian semalam*


dengan senyum yang licik Yoongi pun mulai membuka satu persatu kancing bajuku dan tangannya mulai meraba-raba tubuh ku tetapi saat dia hampir ingin melampiaskan nafsunya aku tiba-tiba bangun dan jidat ku dan jidat Yoongi terbentur satu sama lain " aww... apa yang kau lakukan... ucap Yoongi sambil memegang jidatnya "aww sakit... ucapku masih dalam keadaan mabuk " cihh... aku benar-benar akan memberimu pelajaran... ucap Yoongi sambil bersiap menciumku tetapi sebelum bibirnya sampai di bibirku tiba-tiba aku merasa mual lalu muntah dan mengenai piyama Yoongi, setelah muntah aku pun kembali tidur "ka-kau benar-benar wanita yang jorok, beraninya kau muntah di pakaian ku... omel Yoongi, Yoongi pun segera kekamar mandi untuk membersihkan badanya, setelah membersihkan badanya Yoongi memanggil pelayan untuk mengganti baju ku dan membersihkan muntahan ku


*Kilas balik selesai*


Setelah mendengar cerita Yoongi aku pun seketika membeku " a-apa a-aku be-benar-benar me-melakukan itu semua... tanya ku gagap "tentu saja kenapa aku harus berbohong seperti itu... jawab Yoongi " ani, aniyo mungkin aku melakukan seperti itu aaaa...ucapku dalam hati "tunggu sebentar, jadi semalam kau hampir meniduri ku... tanya ku " Nee, wae-yeo apa itu salah... ucap Yoongi "tentu saja itu salah dan yah anggap kejadian semalam adalah untuk melindungi diriku... ucapku " melindungi diri dari siapa?.. tanya Yoongi "tentu saja dari kamu pria mesum.. jawabku " kau...beraninya kau terus menghina Namphyeon mu... ucap Yoongi "wae-yeo kalau aku menghinamu... tanyaku melawan, Yoongi pun bangkit dari sofa dan berjalan kearahku ,aku pun sontak melangkah mundur sedikit demi sedikit karena tidak melihat kasur di belakangku aku pun terjatuh di atas kasur, saat aku ingin berdiri tiba-tiba Yoongi menjatuhkan tubuhnya juga sehingga posisinya sekarang berada di atasku " cepat menyingkir dari hadapanku.... ucapku sambil mendorongnya Yoongi pun terjatuh di samping ku dan aku langsung bangun dari kasur "Cihh.. dasar pria mesum... ucapku saat aku hendak berjalan tiba-tiba Yoongi menarik tanganku sehingga aku pun terjatuh di pelukan Yoongi sekarang aku yang ada di atas Yoongi " lepaskan aku pria mesum... ucapku sambil lepas dari pelukan Yoongi "kau ini Gadis kecil yang suka menghina seseorang yah... ucap Yoongi mulai merayuku " jangan sebut aku Gadis kecil aku ini seorang CEO... ucapku sambil berusaha "hey dengar aku, kalau kau memberiku satu ciuman aku akan melepaskanmu... ucap Yoongi bernegosiasi " jangan mimpi, aku bukan pelayan mu yang harus mengikuti semua perintahMu... ucapku "kalau begitu mari seprti ini, sampai kau menciumku... ucap Yoongi " dasar pria mesum lepaskan aku... ucapku sambil meronta-ronta seketika itu juga Yoongi pun membalik posisi kami lagi sekarang aku berada di bawah lagi "apa yang kau lakukan, kau pikir aku ini bantal guling apa... ngomel ku tanpa menjawab ku Yoongi pun langsung ******* bibirku, aku pun berusaha melepas ciumannya tapi lama kelamaan ciumannya terasa lembut tidak seperti semalam, karena terbawa suasana akupun membalas ciuman Yoongi, kami berciuman cukup lama dan Yoongi mengambil kesempatan dari itu dia mulai memasukkan tangannya kedalam bajuku, sebelum tangan Yoongi sampai di dadaku aku pun spontan mengigit bibir Yoongi seketika itupun Yoongi melepas ciumannya dan mengeluarkan tangannya dari bajuku " awww apa yang salah dengan mu, kau menggigit ku lagi untuk yang kedua kalinya... Tanya Yoongi sedikit kesakitan "kau pantas mendapatkannya... jawabku, lepas dari kejadian itu aku dan Yoongi pun tidak berbicara lagi,kami juga hanya berdiam diri dikamar saat makan siang kami hanya memesan makanan Hotel dan makan di kamar kami


Malam Hari di kota Paris


aku dan Yoongi masih sibuk dengan Henpon kami masing-masing, saat aku sedang asik membaca -baca artikel sebuah notis pesan masuk dari J-Hope


~J-Hope🐿~


🐿Gwenchana-yeo


❄Nee, wae-yeo?


🐿Ani, syukur lah kalau kamu baik-baik saja


🐿 apa Namphyeon mu memperlakukanmu dengan baik


❄aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan


🐿ah.. hahaha lupakan saja, apa kau menikmati bulan madu mu di Paris


❄kau, bagaiamana tau kalau aku sedang berada di Paris sekarang


🐿apa kau tidak ingin kejadian kemarin malam


❄kejadian apa? yang bisa aku ingat, aku berada di bar dan paginya aku sudah berada di kamar hotel ku


🐿Jinjja(sungguh) kau tidak mengingat apa-apa lagi selain itu


❄Nee


🐿malam itu aku melihatmu di bar dalam keadaan mabuk, lalu aku berniat untuk mengantarmu kembali kehotelmu dengan mobil, tetapi saat aku sudah dekat dengan mobilku tiba-tiba Namphyeon mu menghentikan aku ada mengambil mu lalu mengangkatmu kembali ke hotel aku sudah menawarkan untuk naik kedalam mobilku tetapi dia menolaknya


🐿aku akan mengirim pesan padamu lagi


🐿anyeong


aku berpikir - pikir tentang apa yang J-Hope katakan tadi, " kenapa dia melakukan itu kepadaku... ucapku dalam hati, Yoongi yang melihat kearahku yang sedang memikirkan sesuatu pun menghampiriku, karena mengetahui kalau aku tidak menyadari kedatangannya dia pun merangkulku dari belakang, seketika aku pun langsung terkejut "kau, sudah kukatakan jangan melakukan sesuatu yang tidak kusukai... omelku " kau tidak bisa melarang seorang suami untuk memanjakan istirnya... ucap Yoongi "aku tidak perlu dimanja olehmu... ucapku " aku ingin menunjukkan sesuatu... ucap Yoongi sambil menunjukkan henpon kepadaku, au pun melihat kearah henponnya, aku pun terkejut setelah melihat henpon Yoongi "Jadi mari lakukan dengan cepat agar kita bisa cepat kembali ke Seoul... Bisik Yoongi ditelinga ku " ani, aku tidak mau melakukannya... ucapku menjauh dari Yoongi "jadi kau ingin tinggal lebih lama disini... tanya Yoongi " ani.. jawabku "kalau begitu mari lakukan dengan cepat agar kita bisa pulang ke Seoul... ucap Yoongi sambil memelukku lagi " Ani, lepaskan aku... ucapku "uss.. tenang aku akan melakukannya dengan lembut... bisik Yoongi sambil menjatuhkanku di atas kasur " dasar pria mesum aku tidak mau melakukan itu... ucapku sambil beronta-ronta, karena melihatku banyak gerak Yoongi pun mengambil dasinya dan mengikat kedua tanganku "Yoongi apa yang kau lakukan kenapa kau mengikat tanganku,cepat lepaskan... ucapku sambil berusaha melepas ikatan di tanganku " Tenang chagiya aku akan memperlakukanmu dengan sangat lembut... bisik Yoongi ditelinga ku, Yoongi pun mematikan lampu dan tangannya mulai bergerak di badanku "Yoongi, apa yang kau pegang, hentikan itu kalau tidak aku akan mematahkan tanganmu.. omelku " Yoongi aku benar-benar akan membunuhmu... omelku karena aku terus mengomel Yoongi pun mulai ******* bibirku lagi,sambil mencium ku dia juga melepas semua pakain ku dan begitu juga pakaiannya, aku merasakan aset Yoongi yang bersentuhan dengan aset ku, saat aku tidak melawan lagi Yoongi perlahan-lahan membuka ikatan ditanganku dan kami pun melakukan sesuatu di malam ini dengan nafas yang terengah-engah dan rasa sakit yang baru pertama kali aku rasakan,malam ini akan menjadi malam yang tidak pernah kulupakan karena terlalu banyak kejadian-kejadian aneh yang aku alami


Yang membuat YuRi terkejut saat melihat henpon Yoongi adalah pesan dari orang tua mereka yaitu


"jangan kembali sebelum kalian memberikan kami seorang cucu"