My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep39*Selamat tinggal


Aku pun membuka mataku dan aku sudah berada di dalam kamar "chagiya apa kau baik-baik saja...tanya ibu Yoongi panik "Nee eomma aku baik-baik saja...jawabku lemas "syukurlah eomma sangat khawatir...ucap ibu Yoongi "tapi apa yang terjadi padaku eomma...tanyaku "apa kau tidak ingat apa yang terjadi...tanya ibu Yoongi "nee aku tidak ingat apa-apa...jawabku "kau tadi pingsan ditaman mungkin serangan panik mu kambuh...ucap Yoongi "benarkah tapi apa yang membuat serangan panik ku kambuh...ucapku "mungkin karena kau terlalu banyak berpikir atau mungkin kau masih memikirkan mereka...ucap Yoongi "mungkin begitu...ucapku "chagiya apa kau semalam mimpi buruk Yoongi bilang kau mimpi buruk sampai-sampai serangan panik mu kambuh...tanya ibu Yoongi "nee eomma...jawabku "tapi apa yang kau mimpikan sampai-sampai serangan panikmu kambuh...tanya ibu Yoongi "aku memimpikan orang tuaku...jawabku "ah ternyata begitu...ucap ibu Yoongi "setiap aku menutup mataku aku terus melihat mereka ...ucapku "lupakan semua itu kau beristirahat saja jagan terlalu banyak berpikir...ucap Yoongi "eomma akan membuatkan mu bubur ...ucap ibu Yoongi lalu keluar dari kamar,didalam hanya ada aku dan Yoongi ,Yoongi terus-terusan memandangku "ada apa?...tanyaku "oh tidak apa-apa...ucap Yoongi "kau terus melihatku apa ada sesuatu di wajahku..tanyaku "oh ada...jawab Yoongi "apa...tanyaku "kau sudah tidak seperti dulu,kau semakin tua...ucap Yoongi tanpa ekspresi "apa kau sedang bercanda kalau benar ekspresi mu kurang tepat...komentarku "siapa bilang aku sedang bercanda aku berkata serius..ucap Yoongi "cihh kau bahkan lebih tua dariku jangan lupakan itu...balasku ,Yoongi berjalan mendekatiku dan langsung menatapku wajah kami sangat dekat sehingga aku bisa mendengar dia bernafas "tapi aku tetap tampan kan...ucap Yoongi sambil menatapku tak lama ibu Yoongi pun masuk dan melihat kami berdua "ehem Yoongi seharusnya kau tidak memulainya ingat istrimu sedang sakit...ucap Ibu Yoongi ,Yoongi pun langsung menjauh dariku "apa yang eomma katakan aku tidak melakukan apa-apa pada YunRi...ucap Yoongi "kau tidak perlu mencari alasan eomma tau kau sudah lama tidak mendapatkan jatah mu...ejek ibu Yoongi "apa yang eomma bicarakan...ucap Yoongi lalu meninggalkan kamar "hahaha lihat anak itu dia sangat malu...ucap ibu Yoongi sambil tertawa geli ,lalu membawakan bubur itu kepadaku "bangunlah eomma akan menyuapimu...ucap ibu Yoongi sambil membantuku "tidak perlu eomma aku akan memakannya sendiri...ucapku sambil ingin mengambil bubur dari tangan ibu Yoongi "aniyo biar eomma yang menyuapi menantu eomma ini yah...ucap ibu Yoongi "tapi aku akan merepotkan eomma...ucapku "eomma sama sekali tidak kerepotan..ucap ibu Yoongi,aku pun pasrah dan membiarkan ibu Yoongi menyuapiku "apa kau tau dulu eomma sangat ingin memiliki anak perempuan tapi ternyata yang lahir adalah Yoongi tapi eomma sama sekali tidak menyesal melahirkan dia karena dia sangat penurut dan juga ramah..ucap Ibu Yoongi "ramah?sejak kapan pria mesum itu ramah kepada orang...batinku "tapi sekarang dia sudah menikah dan eomma sudah seperti memiliki anak perempuan sekarang yaitu kamu...ucap ibu Yoongi tersenyum "jadi chagiya kau harus melanjutkan hidupmu dengan baik ,jika Yoongi mengganggumu atau membuat mu tidak nyaman kau bisa melaporkannya kepada eomma karena kau sekarang adalah tanggung jawab eomma...ucap ibu Yoongi "emm arasso eomma...ucapku "kenapa kau harus mengucapkan terima kasih,ini sudah kewajiban eomma...ucapnya sambil memberiku kecupan di keningku ,Setelah selesai makan ibu Yoongi pun keluar dari kamar dan hanya ada aku sendiri disana "aku harus cepat-cepat mengatasi ini semua...ucapku ,aku pun bangkit dari tempat tidur dan turun kebawah,dibawah ibu Yoongi dan ayahnya sedang berada didalam kamar mereka sedangkan Yoongi sedang menonton di ruang tamu ,aku menyelinap keluar tanpa suara agar tidak ketahuan,aku tidak menggunakan mobil dan memesan taksi saat taksi datang aku pun langsung naik dan pergi ke suatu tempat


Aku pun tiba ditempat tujuanku yaitu tempat pemakaman ibu dan ayahku untuk berjaga-jaga aku membawa obat ku "aku harus mengatasi ini,jika tidak aku terus akan seperti ini...ucapku ,aku pun masuk kedalam langkah demi langkah kakiku mulai terasa terguncang ,aku mulai keringat dingin aku pun tiba diruangan tempat ibu dan ayahku berada tubuh ku terasa membeku ,kaki ku sangat lemas dan aku pun terjatuh "haa haa aniyo kau harus mengakhiri semua ini...ucapku menenagkan diriku "kau pasti bisa YunRi,ayo lakukan...ucapku sambil berusaha bangkit ,aku pun kembali berdiri walaupun tidak sepenuhnya aku mendekati foto kedua orangtuaku yang dikelilingi oleh rangkaian bunga ,aku bersiap mengambil bunga dan meletakkannya didekat foto mereka lalu membakar dupa untuk mereka tapi saat aku ingin memulai membakar dupa tanganku gemetaran dan nafasku mulai tidak beraturan "aniyo jangan kambuh sekarang aku sudah hampir selesai...ucapku menenagkan diri,saat diriku mulai terasa tenang aku pun membakar dupa itu lalu meletakkannya untuk ibu dan ayahku "akhirnya aku berhasil,eomma appa apa kalian sudah tenang ,aku sudah merelakan kalian berdua,jadi berbahagialah disana hiks...ucapku ,air mataku pun mulai mengalir "maafkan aku eomma appa tidak bisa melihat kalian terakhir kalinya hikss hiks hiks...ucapku "semua ini salahku jika saja aku mendengarkan perkataan Yoongi pasti eomma appa dan calon bayiku masih berada disini...ucapku menyesal "aku terlalu egois dan mengabaikan perkataan Yoongi hiks andai saja andai saja aku mendengarkannya sekali saja ini tidak akan terjadi...ucapku menyalakan diriku "kita semua pasti masih bersama bahkan Namjoon dan Seokjin pun masih ada disini jika aku mendengarkan perkataan Yoongi...ucapku ,aku berada disana cukup lama karena terus menangis,akhirnya aku bisa mengucapkan selamat tinggal kepada ibu dan ayahku tanpa harus mengalami serangan panik lagi,aku pun keluar dari ruangan itu mataku sangat bengkak habis menangis tadi dan tiba-tiba henponku berdering dan itu panggilan dari Yoongi "kau dimana?...tanya Yoongi panik ,setelah memberitahu keberadaan ku aku pun mematikan panggilan itu dan menunggu Yoongi "ini benar-benar sudah berakhir...ucapku sambil melihat ke langit ,tak lama menunggu Yoongi pun datang "apa kau baik-baik saja?kenapa tidak bilang apa-apa? eomma dan appa sangat khawatir melihat kau tidak ada didalam kamar...omel Yoongi "kenapa kau sangat cerewet...sindirku lalu masuk kedalam mobil "Yaaa kau sendiri yang pergi tanpa memberitahu orang dan kau malah mengataiku cerewet...omelnya "baiklah baiklah itu memang salahkan sekarang apakah kita bisa pulang...ucapku dari dalam mobil,Yoongi pun masuk kedalam mobil dengan wajah yang masih kesal lalu kami pun meniggalkan tempat tersebut dan kembali kerumah orang tua Yoongi.