
"apa menikah!!!!.... teriak namjoon " aww telingaku bisa tidak tidak perlu teriak... bentak ku "ah Mian, aku hanya terkejut, tapi apa yang kau katakan tadi itu serius... tanyanya " tentu saja aku serius... jawab ku "siapa yang akan kau nikahi?, apa perkerjaan pria itu?, bagaimana watak pria itu?, dan apa dia mencintaimu atau hanya menikahimu karena terpaksa?,... semua pertanyaan ini keluar dari mulut Namjoon " apa kau seorang wartawan?... tanya ku balik "ani, aku bukan wartawan aku sekertaris mu... jawabnya " sebentar lagi kau akan ku pindahkan untuk menjadi seorang wartawan.. ucapku "Mwo... kenapa?... tanyanya " karena kau mengajukan banyak sekali pertanyaan kepada ku seperti wartawan... jawabku "ah Mi-mian aku tidak bermaksud seperti itu aku hanya khawatir apakah pria yang akan kau nikahi pantas untukmu... ucapnya " itu sebabnya aku menelpon mu... ucapku "nanen... kenapa?.. tanyanya " aku ingin kau mencari informasi tentang pria yang aku nikahi, aku akan mengirimkan fotonya... ucapku sambil mematikan panggilan dan tak lama setelah menutup telpon tiba-tiba notif masuk dari Namjoon
Sekertaris Namjoon
🐨"kenapa kau menutup panggilanya aku belum selesai bicara
❄{foto}
🐨"apa dia yang akan kau nikahi
❄"nee..
🐨"kenapa dia seperti mayat hidup kulitnya sangat putih apa kau yakin dia adalah seorang pria
❄"aku menyuruhmu untuk mencari informasi tentang dia bukan menyuruhmu untuk menghinanya
🐨"Mi-mian aku akan segera mencari dan mengirkan mu secepatnya
🐨"kau juga harus memberitahukan yang lain tentang pernikahanmu
Akhir chat...
setelah mengakhiri chat dengan Namjoon aku memikirkan perkataan Namjoon tentang memberitahu kan yang lain tentang pernikahanku, aku sudah pernah bilang kan bahwa aku mempunyai teman walau tidak banyak, yang perlu kalian tahu aku sebenarnya orang yang sangat memilih apalagi soal teman, biasanya aku berteman kepada orang yang setara dengan ku bukan berarti aku tidak mau berteman pada orang yang tidak selevel denganku, sebenarnya aku pernah memiliki teman yang sangat jauh beda denganku saat duduk di bangku SMP kelas 3 kami berdua berteman baik ,karena sesuatu pertemanan kami pun hancur dan disitulah aku memutuskan untuk tidak berteman pada orang yang tidak setara denganku dan teman yang sekarang aku miliki adalah teman pria dan itupun kami berkenalan karena orang tua kami juga berteman dan Namjoon adalah salah satunya "haa apa aku harus memberitahu mereka... ucapku sambil memikirkannya setelah semenit berpikir aku pun memutuskan untuk memberitahu mereka, aku pun mulai mengirim pesan ke grub chat yang kami buat
~Grub Chat~
❄" 👀
🐯"wahh apa aku sedang bermimpi...
🐯"ratu es mengirim sebuah pesan walaupun itu hanya sekedar emot saja...
🐣"kurasa tidak, jika itu mimpi bagaimana bisa kita memimpikan hal yang sama
🐿"hey aku baru saja selesai dengan pertandingan ku dan tiba-tiba aku mendapatkan notif dari grub wow...
🐣"ini adalah sebuah sejarah baru
🐯" benar hahaha
🐨"berhenti jangan membuly YuRi
🐣"lihat-lihat siapa yang sedang berbicara
🐯"dia adalah sekertaris Kim Namjoon
🐣"hahaha
🐿"sudah - sudah berhenti membuly mereka berdua pasti YuRi ingin menyampaikan sesuatu atau mungkin dia hanya salah pencet
🐯"pffft.. apa kau sadar kau juga sudah membuly YuRi...
🐿"Ha benarkah.. Mi-mian YuRi
🐣"hahaha ini sangat lucu
🐯"hehe kami hanya bercanda YuRi
🐿"maaf YuRi aku tidak sengaja
🐣"Ampuni hambamu ini ratuku
🐨"sudah cukup Jimin
❄"apa kalian bisa datang di Magpie Brewing Co aku ingin membicarakan sesuatu
🐿"untunglah aku sudah selesai dengan perlombaan ku aku akan terbang ke Seoul sekarang
🐣"suatu kehormatan untuku ratuku aku akan datang
🐯"aku sedang berada di Paris untuk menyelidiki sesuatu, mungkin aku akan sedikit terlambat tetapi pasti aku akan datang
🐨"aku juga sudah selesai menyelesaikan tugas yang kamu berikan apakah aku harus membawanya kesana
🐣"hey bisakah kau tidak membahas perkerjaan disana, kita akan bersenang-senang
❄"baiklah kau bisa memberikannya padaku nanti
🐣"kalian berdua ini memang tidak bisa lepas dari perkerjaan
🐨"bagaimana denganmu Jimin apa kamu sudah berhenti menjadi dosen
🐣"tentu saja tidak ,aku adalah dosen terbaik bagaimana bisa aku berhenti...
❄"kalau begitu sampai jumpa di bar
🐿"aku juga akan segera terbang kesana
🐨"aku juga akan segera kesana
🐣"hey tunggu dulu bagaimana dengan si dokter
🐣"hey kalian
🐣"tehyung, YuRi, Namjoon, J-Hope..
🐣"cih sudahlah aku juga akan segera kesana
🐹"wahh ada apa ini rame-rame
🐹"apa aku ketinggalan sesuatu
🐹"hey jangan mendiami ku, aku baru saja selesai mengoperasi seseorang makanya aku baru membuka obralan grub
🐹"*kalian akan mengadakan reuni kalau begitu aku akan segera kesana juga
~Akhir grub chat*~
Setelah mengakhiri chat aku segera bersiap - siap dan segera berangkat, ibuku yang melihat aku berjalan keluar menghentikanmu dengan suaranya "YuRi kau mau kemana malam-malam begini... tanya ibuku " aku ada janji dengan teman - temanku... jawabku "apa tidak bisa besok saja ini kan sudah malam.. ucap eomma sambil menunjuk Jam yang memperlihatkan pukul 09:30 malam " baiklah kalau itu yang eomma katakan besok aku akan bertemu dengan temanku dan besok aku tidak akan menikah... ucapku "Mwo.. kenapa begitu... tanya ibuku sedikit terkejut " karena aku harus menemui temanku besok jadi otomatis aku tidak bisa menikah.... "ya sudah kau pergilah sekarang tapi jangan pulang terlalu larut... ucap ibuku " aku akan memikirkannya nanti, aku pergi dulu... ucapku sambil berjalan keluar "aigo.. anak ini... omel ibuku, aku pun segera menjalankan mobilku dan segera pergi ketempat yang sudah kamu sepakati, setelah beberapa menit aku pun tiba dan segera masuk kedalam bar, aku melihat Namjoon sudah memesan tempat duduk untuk kami, Ya Namjoon memang tidak pernah terlambat dalam suatu hal " apa hanya baru kamu... tanya ku sambil duduk "ya hanya baru saya, apa anda mau meminum sesuatu... ucapnya " jangan terlalu formal denganku kita sedang berada diluar kantor... ucapku "ah mian.. ucapnya setelah itu Namjoon pun memaafkan minuman untukku dan tentunya untuk dia, tak lama kemudian seseorang pun datang menghampiri meja kami " anyeong apa kabar semuanya... ucap Jimin sambil duduk di sampingku, aku akan memperkenalkan sedikit tentang Jimin, ya dia adalah salah satu temanku yang sangat suka membuly ku dan Namjoon,naa aslinya adalah Park Jimin,Jimin adalah seorang dosen dan pintar di segala bidang studi, Jimin juga hampir kupilih menjadi sekertaris ku karena cukup cerdas tetapi Jimin juga sangat ceroboh dan lalai dari perkerjaanya makan dari itu aku memilih Namjoon untuk menjadi sekertaris ku "apa baru kalian berdua dimana yang lain... ucapnya sambil menaru lengan yang di pundakku " apa kau tidak bisa melihat dan singkirkan tangan mu itu... ucapku dingin "astaga ratu kau ini tidak pernah berubah ya... ucapnya dan segera menyingkirkan tanganya tak lama kemudian seseorang pun menghampiri meja kami lagi " anyeong apa aku datang terlambat... ucap J-Hope "wahh lihat siapa yang datang dia adalah pembalap kita... ucap Jimin mengoda J-Hope, kenalkan dia juga adalah salah satu temanku nama aslinya adalah Jung Ho-seok atau bisa dipanggil dengan J-Hope dia ada seorang pembalap mobil orang tua kami juga berteman baik karena sebab itu kami juga berteman " apa baru kalian dimana yang lain... tanya J-Hope "mungkin masih dalam perjalanan kesini... jawab Namjoon sambil menunggu yang lain kami mulai minum " bir disini memang tidak pernah mengecewakan... ucapnya Jimin "Ya kau benar Jimin dan kita adalah pelanggan yang setia apa kalian masih ingat waktu pertama kali kita datang kesini... ucap J-Hope " tentu saja aku masih ingat hari itu waktu kelulusan kita dan kita meminum bir pertama kita disini hahaha... ucap Jimin "kau terlalu naif Jimin jika bilang seperti itu... ucap Namjoon " Cih.. kau ini merusak suasana saja... ucap Jimin sedikit kesal "haha sudah jangan bertengkar itu memang masa-masa yang indah dan tak akan terlupakan benarkan YuRi... tanya J-Hope kepadaku " Nee.. kurasa begitu... jawab ku dingin, benar apa yang dikatakan J-Hope itu adalah masa yang indah dan tak ada yang ingin melupakannya tapi sebaliknya aku ingin sekali melupakan masa-masa itu karena jika aku terus mengenang masa lalu aku akan terus mengenang tentang dirinya, "oh ya YuRi kau bilang ingin menyampaikan sesuatu, apa itu?... tanya Jimin mulai penasaran " kita tunggu yang lainnya dulu baru aku akan mengatakannya... jawabku "baiklah... ucap Jimin, tak lama kemudian dua pria menghampiri meja kami dan itu adalah Kim Seokjin dan Kim Taehyung atau bisa disebut Jin dan Taehyung, aku akan memperkenalkan sedikit tentang mereka mulai dari Jin dia adalah seorang dokter ayah kami berteman cukup baik begitu pula ibu kami sedangkan Taehyung adalah seorang detektif penggembala maksudx dia menerima semua job dari luar negeri ayah dan ibu kami juga sangat berteman baik, " annyeong maaf membuat kalian menunggu lama... ucap Taehyung "omo, apa kalian berangkat bersama... tanya J-Hope " ani, aku bertemu Jin di luar... jawab Taehyung "Lihat dokter kita juga datang... ucap Jimin yang sedikit mabuk " aigo... lihat anak ini dia sudah mabuk... ucap Jin "aniyo, aku belum mabuk aku ini adalah raja minum kau tau itu kan... ucap Jimin yang mulai tak terkendali " dia memang sudah mulai mabuk dia telah meminum banyak alkohol... ucap J-Hope "Jadi YuRi apa yang ingin kau sampaikan... tanya Taehyung sambil meminum minumannya " besok aku akan menikah... ucapku, seketika Taehyung pun menyemburkan minuman yang dia minum "Mwo... ucap mereka berempat serentak, Namjoon hanya biasa-biasa saja karena dia sudah mengetahuinya " pfftt.. apa kau sedang membuat lelucon... ucap Jimin sambil tertawa "hahaha lihat ratu es kita sedang membuat lelucon... ucapnya lagi " benarkah, kau hanya bercanda... Tanya J-Hope untuk memastikan "tentu saja tidak.... jawabku " siapa yang akan menikahimu aku tidak akan biarkan seorangpun menikahimu kecuali aku.... ucap Jimin yang sudah mabuk dan mulai bicara asal-asalan "aigo... anak ini sangat mabuk.... ucap Namjoon " jangan pedulikan dia, NamJoon apa kau membawa sesuatu untuk ku... tanyaku "ah nee, aku hapir lupa... jawab Namjoon sambil memberikan sebuah berkas kepadaku " kalau begitu aku pamit dulu... ucapku "Mwo, aku dan Taehyung baru saja sampai dan kau ingin pulang... ucap Jin " aku sudah menyampaikan apa yang ingin aku katakan... ucapku "tapi setidaknya tinggallah lebih lama kita baru saja berkumpul untuk yang sekian lamanya... ucap Jin " aku tidak punya waktu masih banyak berkas yang aku urus sebelum pernikahan ku besok... ucapku "baiklah kami mengerti, besok aku akan mengirim hadia pernikahanmu... ucap Jin "kenapa? apa kau tidak akan datang.... tanya Namjoon " yah mungkin, karena besok ada pasien yang harus di operasi... jawab Jin sambil meminum SoJu "baiklah, aku akan menunggunya ,kalau begitu aku pamit dulu... ucapku sambil berjalan keluar bar " huff kau ini apa tadi kau sedang mengancam YuRi?.... tanya Taehyung "ya begitulah tapi itu tidak mempan padanya... jawab Jin " YuRi sangat berubah setelah dia putus dengan.... saat J-Hope ingin menyelesaikan perkataan yang tiba-tiba Jin memotong pembicaraan J-Hope "kau tidak perlu menyebut namanya, aku tidak ingin mendengar namanya... ucap Jin sedikit kesal " itu tidak baik Jin, walau kau membencinya kita berdelapan dulu adalah teman baik.... ucap Taehyung "cih.... Namjoon apa kau tau siapa pria yang akan dinikahi YuRi... tanya Jin " kenapa, apa kau berfikir aku mengetahuinya.... jawab Namjoon "tentu saja kau yang pling dekat dengan YuRi dari kami semua.... ucap Jin " aniyo, aku tidak mengetahuinya, kalau begitu aku akan pamit juga.... ucap Namjoon sambil bersiap - siap untuk keluar dari bar "hey tunggu siap yang akan mengurus anak ini.... ucap J-Hope sambil menunjuk Jimin yang sudah mabuk berat " kau saja yang mengantarnya pulang... tanya Taehyung kepada J-Hope "bagaimana bisa aku membawanya bersamaku sedangkan disini aku hanya tidur di hotel... jawab J-Hope " begitu juga denganku... ucap V "bagaimana dengan kau Namjoon... ucap Taehyung tetapi Namjoon dengan cepat keluar dari bar dan menjalankan mobilnya dengan cepat "cihh, dasar anak itu.... ucap Taehyung, setelah lepas dari pandangan kepada Namjoon tiba-tiba pandangan Taehyung dan J-Hope mengarah ke Jin, Jin pun sedikit tersedak oleh soju karena melihat Taehyung dan J-Hope memandangnya, akhirnya Jin pun yang membawa Jimin bersamanya....