
Yoongi segera membuka dokumen yang aku bawah dan wajahnya pun langsung berubah ,aku hanya tenang melihat ekspresi Yoongi "apa ini...tanya Yoongi "kau sudah membacanyakan kenapa kau harus bertanya lagi...jawabku dingin "apa kau bercanda...tanyanya lagi "apa aku seperti sedang bercanda...ucapku "lalu apa ini...tanya Yoongi sambil memegang sebuah kertas "igeot(itu) surat perpisahan kita...jawab ku tegas ,aku mencoba menahan air mataku "YunRi aku tidak ingin bermain-main denganmu sebaiknya kau segera makan...ucap Yoongi tidak percaya "meorago?naneun tidak sedang mempermainkan mu...ucapku "michiseo(kau gila)...ucap Yoongi "kau hanya perlu tanda tangan disana dan serahkan itu kepada kementrian hukum...ucapku lalu meninggalkan Yoongi ,saat aku tiba dikamar aku menutup pintu kamar lalu menguncinya setelah itu air mataku langsung keluar seakan tidak ada cara lagi untuk menampungnya "apa yang terjadi padaku kenapa aku menangis...ucapku sambil menjatuhkan diriku dipintu "kenapa kau menangis YunRi kau adalah wanita yang kuat laki-laki itu tidak pantas mendapatkan air matamu...ucapku mulai bicara sendiri "ta-tapi kenapa hatiku terasa sakit Hiks..hiks..hiks..ucapku masih menangis "gwenchana kau melakukan hal yang benar jika seseorang tidak ingin hidup bersamamu kau harus meninggalkannya...ucapku menenangkan duriku ,malam yang panjang dan dipenuhi dengan suara tangis ku,entah dimana Yoongi berada dia tidak naik kekamar aku juga lupa membuka pintu itu karena kesedihan yang menimpaku sampai aku tertidur didalam tangisku sendiri
Pagi pun tiba aku terbangun karena jam alaram yang ada di henponku ,aku merasa mataku bengkak aku pun kekamar mandi dan melihat wajah ku dicermin dan benar mataku bengkak akibat menangis semalaman "haa bagaimana ini mataku sangat bengkak ,aku tidak ingin Yoongi melihatku seperti ini...gumamku ,aku pun segera mandi dan bersiap-siap kekantor setelah itu aku turun dari kamar dengan menggunakan kacamata hitamku saat aku hendak keluar aku melihat kearah ruang tamu dan Yoongi masih tertidur dengan beberapa botol soju di meja ,setelah itu aku kembali melanjutkan langkahku dan segera kekantor
Sesampainya aku diperusahaan sekertaris Hyun Ki langsung menghampiriku dan langsung memberitahukan ku semua pekerjaan yang ada "kita akan melakukan rapat siapkan semua dokumen yang ingin dibicarakan...ucapku "arassoyo Noona..jawab Sekertaris Hyun Ki ,aku pun melakukan rapat dengan masih memakai kacamata hitam aku tidak ingin seseorang melihat wajahku yang seperti itu ,setelah melakukan rapat aku melanjutkan mengerjakan yang lain sampai waktu kerja habis
Hari-hari berlalu begitu cepat hampir satu minggu aku tidak bicara dengan Yoongi semenjak kejadian hari itu aku hanya fokus kepada pekerjaanku sampai-sampai aku lupa untuk pergi konsultasi ,Jin yang terus-terusan menelpon ku dan mengingatkan ku untuk segera pergi konsultasi tetapi pekerjaanku sangat padat aku tidak bisa meninggalkannya walaupun semenit saja bahkan makan ku pun tidak teratur ,sampai hari ini aku diminta untuk menghadiri rapat di luar negri dan aku memutuskannya untuk pergi sendiri
Pagi pun tiba aku bangun pagi-pagi sekali karena penerbangan ku di pagi hari aku bersiap-siap "ah aku lupa mengambil sepatu ku...ucapku,aku pun membawa keluar koperku dan naik kekamar untuk mengambil sepatu,aku tidak melihat Yoongi mungkin dia belum kembali ,setelah mengambil sepatu aku pun berjalan menuruni tangga tapi saat aku turun tiba-tiba kakiku tergelincir
"Brakkk..."