
ternyata yang datang adalah segerombolan teman-teman ku, Yoongi melihat satu persatu wajah temanku "apa yang mau kalian lakukan kesini... tanya Yoongi " tentu saja kami ingin membuat pesta untuk YuRi... jawab Jimin "pesta apa?... tanya Yoongi " untuk kehamilan ku... jawabku "apa? tapi kau tidak pernah memberitahukanku... tanya Yoongi " itu tidak perlu, aku hanya mengundang sahabatku saja... jawabku "tapi tetap saja kau harus memberitahukan ku dulu... ucap Yoongi " kau sudah tahu jadi berhentilah mengomel... ucapku, aku pun menyuruh tema-teman ku masuk kedalam dan mereka semua duduk di ruang tamu, "Jimin apa semua yang kau bawa itu... tanya " ah aku membawa daging sapi yang terbaik di Eropa... jawab Jimin "ah aku juga membawa beberapa bahan-bahan... ucap Jin " apa rumah ku ini seperti tidak memiliki apa-apa... ucapku "ayolah YuRi.... ucap Jimin " haa terserah kalian... ucapku "jadi apa yang akan kita lakukan.... tanya J-Hope " hemm bagaimana kalau kita pesta barbeque.... usul J-Hope "wah boleh juga... ucap V " bagaimana YuRi... tanya J-Hope "terserah kalian... jawabku " kalau begitu ayo kita lakukan di halaman mu... ucap Jimin "kenapa harus diluar didalam juga bisa aku punya pemanggangnya.... ucapku " melakukan didalam rumah tidak asik YuRi lebih baik melakukannya diluar sambil menyalakan petasan pasti itu sangat seru.... ucap Jimin "terserah kalian... ucapku, Kami pun pergi ke halaman belakang apartemen ku dan yang lainnya pun menyiapkan alat dan bahan untuk barbeque " YuRi kau tidak boleh kena angin malam cepat masuk... ucap Yoongi "ini cuma sebentar lagi pula udara hnya tidak terlalu dingin... ucapku " kau ini keras kepala sekali... ucap Yoongi "aku baru melihat suami istri bertengkar... bisik Jimin ke J-Hope " setidaknya kau makan makanan yang aku masak dulu... ucap Yoongi "kenapa kau harus membuatkan ku makanan padahal kau tau kita mau pesta barbeque... ucapku, entah kenapa malam itu Yoongi sangat menjengkelkan di mataku,fakta bahwa aku tidak suka dia atur-atur oleh seseorang apalagi di depan teman-teman ku, Yoongi pun mengalah dan masuk kedalam apartemen, aku pun menghampiri teman -teman ku yang mulai memanggang " apa tidak apa-apa kau bersikap seperti itu pada suamimu... tanya J-Hope "terserah dia, aku memang tidak suka di atur-atur... jawabku " kalau begitu lupakan itu dan mari kita mulai pestanya... sorak Jimin, kami pun mulai memanggang daging sosis dan banyak lagi "oh iya diamana Namjoon... tanya Jin " iya yah aku hampir melupakan dia,... ucap Jimin "entahlah mungkin dia sudah ada dijalan... ucapku " apa dia sudah tau kalau kita akan mengadakan pesta disini... tanya V "응(iya) aku sudah memberitahukannya... jawabku " baguslah kalau begitu kita tunggu saja... ucap J-Hope "oh iya Jin aku ingin bertanya padamu... tanyaku " tentang apa?... tanya balik Jin "apa tidak apa-apa jika aku ikut makan semua ini... tanyaku " tentu saja tidak apa-apa tapi... jawab Jin "tapi apa... tanyaku " semuanya harus dibakar hingga matang tidak boleh ada yang mentah.... jawab Jin "kenapa... tanya Jimin penasaran " itu akan mempengaruhi janin didalam kandungannya... jawab Jin "begitu ya... ucap Jimin " ya makan dari itu biar aku yang membakarkan untuk YuRi agar tingkat kematangannya bagus... ucap Jin "itu tidak perlu aku bisa melakukannya.... celah Yoongi, yang sudah berada dibelakang ku " apa yang kau lakukan disini... tanya ku "tentu saja untuk menjagamu... jawab Yoongi, entah kenapa setelah mendengar jawaban Yoongi aku merasa aneh " ciiih apa aku ini anak kecil yang perlu di awasi... tanya ku "kau memang bukan anak kecil tapi kau akan punya anak kecil... ucap Yoongi " terserah... ucapku, Yoongi pun mulai membakarkan ku sesuatu dia sangat teliti dalam memanggang sesuatu, aku tidak merasa terharu di perlakukan seperti itu karena aku tau ini pasti demi kesehatan anak kami, aku dan teman-teman ku sesekali bercanda dan tertawa, entah kenapa aku mulai merasa nyaman dengan suasana ini bercanda dengan teman-teman ku, sudah lama kami tidak tertawa seperti ini sejak kejadian itu, tapi kami serasa tidak lengkap karena Namjoon belum datang juga, aku pikir dia tidak akan datang karena mungkin dia kelelahan mengurus perusahaan sendirian, kami pun memainkan kembang api dan menyalahkan beberapa petasan sedangkan Yoongi hanya terus mengawasi ku yang sedang bermain bersama teman-teman ku
malam sudah semakin gelap dan Udara juga mulai dingin kami pun mengakhiri pesta barbeque,semuanya pun pamit untuk pulang "oh iya YuRi aku ingin memberitahukannmu bahwa selama masa kehamilan mu kamu tidak boleh stres dan perbanyak tersenyum... saran Jin sambil melihatkan senyum menjengkelkannya itu " aku tau itu jadi berhentilah tersenyum seperti itu... ucapku "hahaha baiklah kalau begitu aku pulang dulu... ucap Jin, setelah mereka pulang aku langsung naik kekamar untuk beristirahat begitu pula dengan Yoongi
Aku bangun cukup pagi tapi Yoongi sudah bangun duluan, mungkin dia sedang ada didapur membuatkan aku sarapan, aku pun segera kekamar mandi untuk membersihkan badanku setelah itu aku langsung turun menuju dapur dan ternyata benar Yoongi sudah membuatkan aku sarapan tapi aku tidak melihatnya didapur mau pun diruang tamu " kemana dia.... gumamku sambil melihat di sekeliling ku "apa dia pergi berkerja,padahal dia bilang ingin menjaga ku... ucapku sedikit kesal, entah kenapa aku merasa kesal pada Yoongi, dia bilang bahwa dia akan menjagaku selama sebulan tapi dia sudah pergi berkerja, aku duduk di meja makan tanpa memakan makan yang ada aku hanya memainkannya, " kenapa kau belum memakan sarapan mu... ucap Yoongi yang muncul tiba-tiba dibelakang ku "ka-kau kupikir kau pergi berkerja... ucapku sedikit terkejut " apa kau ini sudah tua, aku sudah bilang kalau aku mengambil cuti selama sebulan untuk menjaga mu... ucap Yoongi "owh... respon ku, aku merasa lega mengetahui bahwa Yoongi masih ada disini bersama ku " oh apa kau tersenyum... tanya Yoongi "아니요(tidak) kenapa aku tersenyum... jawabku " kalau begitu segera makan makanan mu nanti dingin... ucap Yoongi, aku pun memakan sarapan yang Yoongi buatkan untukku "kalau kamu selesai sarapan ayo kita berangkat untuk konsultasi... ucap Yoongi" 네(iya) oh iya mulai minggu depan aku ingin mengganti dokter ku... ucapku "kenapa... tanya Yoongi " kau tau temanku yang tinggi itu... ucapku "ya ada apa dengannya... tanya Yoongi " dia adalah seorang dokter dia memintaku untuk konsultasi dengannya.... jawabku "kau kan sudah punya dokter kenapa kau ingin menggantinya.. tanya Yoongi " karena aku ingin temanku yang memeriksa ku.... jawabku "tidak boleh, dia itu seorang pria, lebih baik kau konsultasi dengan dokter Sonya saja... ucap Yoongi " kalau aku tidak mau... ucapku "kau ini apa bisa sesekali mendengarkan suami mu... tanya Yoongi " tidak bisa...jawabku simpel