
Pagi Hari di Paris
Ini adalah hari kelima ku dan Yoongi berada di kota Paris, aku pun terbangun karena bunyi henpon Yoongi "hemm suara apa itu.. ucapku masih ngantuk, aku pun meraih henpon Yoongi yang berbunyi di sampingku, aku tidak tau bahwa itu sebuah panggilan aku pikir itu sebuah alaram, aku pun mematikannnya dan kembali memperbaiki posisi tidurku, tetapi saat aku ingin melanjutkan tidurku, aku merasa ada yang salah, aku pun membuka matakau dan aku melihat Yoongi yang masih tertidur lalu aku melihat tangan Yoongi yang ternyata masih memelukku karena terkejut aku spontan mendorong Yoongi sehingga dia terjatuh dari kasur " awww... apa yang kau lakukan, apa begini cara mu membangunkan seseorang... tanya Yoongi, Yoongi pun segera berdiri dan menatap ku "itu kesalahan mu sendiri, siapa suruh kau masih memelukku... jawabku membela "haa apa kau tidak ingat siapa yang tidur lebih awal... tanya Yoongi, aku hanya diam mendengar Yoongi berbicara " semalam itu kau sangat nyaman tidur dipelukanku jadi aku biarkan saja karena aku tidak tega memindahkan mu... ucap Yoongi "nugu(siapa) yang bilang aku nyaman berada di pelukanmu, tidak akan pernah... ucapku " jeongmal (benarkah)?...tanya Yoongi sambil berjalan mendekatiku dan jarak kami pun sangat dekat, entah kenapa saat menatap wajah Yoongi jantung ku mulai berdetak kencang dan wajah ku terasa panas"Nee... bentak ku sambil menjauh dari Yoongi dan pergi kekamar mandi,Yoongi yang melihatku langsung berlari kekamar mandi sedikit tertawa karena melihat ku salah tingkah, saat Yoongi ingin mengambil henpon nya tiba-tiba henpon ku menyala dan satu pesan muncul dari Sekertaris Namjoon karena penasaran Yoongi pun melihat isi pesan Namjoon "Noona apa kau bisa kembali ke Seoul secepatnya,karena salah satu Klein kita dari Brazil mengadakan pesta di sini dan dia menunjuk anda untuk menjadi tamu kehormatan dan dia juga ingin anda datang bersama suami anda''setelah Melihat isi dari pesan Namjoon Yoongi pun tersenyum seperti dia sedang merencanakan sesuatu, saat sudah berada didalam kamar mandi aku lansung membasahi wajahku lalu menatap diriku dicermin "haa apa yang terjadi padaku... gumamku, aku pun keluar dari kamar mandi setelah membersihkan badanku, tetapi saat aku keluar dari kamar mandi Yoongi sudah tidak berada di dalam kamar " hemm kemana pria mesum itu... ucapku , lepas dari itu aku pun segera memakai baju dan sedikit berdanda, biasanya aku tidak pernah berdandan kalau pun aku berdandan jika menghadiri sebuah acara atau pesta tapi entah kenapa aku hari ini berdandan memakai lipstik berwana orange dan mengubah sedikit gaya rambutku yang tadinya lurus saja kali ini aku mengepangnya dengan indah seprti gaya rambutku waktu masih menjadi mahasiswi "hemm wajah ku tidak berubah sama sekali... gumamku sambil sedikit tersenyum melihat diriku dicermin, tiba-tiba Yoongi datang dan membuatku sedikit terkejut hingga menyingkir dari cermin, Yoongi yang melihatku terlihat rapi pun menjadi penasaran " kenapa kau berdandan hari ini.... tanya Yoongi "itu bukan urusanmu... jawabku dengan wajah dingin " hemm jika aku bisa memberi pendapat kau sama sekali tidak cocok menggunakan lipstik berwarna orange... ucap Yoongi, setelah mendengar perkataan Yoongi aku pun berniat menghapus lipstik ku dengan tanganku, saat aku hendak menghapusnya tiba-tiba Yoongi menghentikan tanganku "aku belum selesai bicara, kau tidak cocok menggunakan lipstik itu tapi kau sangat cocok dengan warna lipstik itu... ucap Yoongi " aku tidak butuh pendapatmu... ucapku sambil menghempaskan tangan Yoongi tetapi Yoongi langsung meraih tanganku lagi "apa yang kau lakukan... tanyaku " kajja(ayo) ikut denganku... ucap Yoongi sambil menarikku keluar dari kamar, saat sampai diluar hotel aku melepas paksa tanganku "kau mau membawaku kemana... tanya ku " ke Moll... jawab Yoongi "untuk apa.... tanyaku "aku diundang oleh temanku kepestanya malam nanti dia membuka tokoh bunga disini dan dia ingin merayakannya.... jawab Yoongi " terus, apa hubungannya denganku... tanya ku "kau istri ku tentu saja kau harus pergi denganku kepestanya... jawab Yoongi " kau saja yang pergi sendiri aku tidak mau pergi... ucapku "kalau begitu jangan salahkan aku juga jika tidak bisa pergi ke acara salah satu Klein mu di Seoul... ancam Yoongi " Klein apa? pesta apa? aku sama sekali tidak mengerti apa yang kau bicarakan.... tanyaku kebingungan "kau lihat saja sendiri henponmu... ucap Yoongi, aku pun segera mengambil henpon dari tasku dan melihatnya ternyata ada satu notif pesan aku pun segera melihatnya dan ternyata dari Namjoon setelah membaca pesan dari Namjoon aku pun mengerti apa yang tadi Yoongi bicarakan " kau... apa kau mengancam ku... tanya ku mulai kesal "ani, aku hanya bernegosiasi padamu bagaimana?.... tanya balik Yoongi, tanpa memberinya jawaban aku langsung masuk kedalam taksi yang sudah dia pesan,Yoongi merasa puas setelah melihatku masuk kedalam mobil dia pun segera masuk dan berangkat ke salah satu Moll di Paris
setibanya kami di Moll, kami pun langsung menuju ke bagian pakaian, karena tidak membawa Jas ,Yoongi pun mencoba beberapa Jas setalah mendapat Jas yang sesuai sekarang giliranku untuk mencoba beberapa gaun yang di pilih oleh Yoongi " kenapa kau memilih banyak sekali, apa aku ini boneka... tanya ku kesal "kenapa kau harus marah-marah, aku hanya ingin istriku tampil dengan sempurna.... jawab Yoongi menggodaku, staf Moll yang mendengar perkataan Yoongi pun tertawa kecil, aku pun mengambil gaun dari tangan Yoongi dan segera masuk kedalam ruang ganti dari pada dia terus membuatku malu dengan perkataan-perkataan menggelikan nya itu, aku mengenakan gaun pertama
dan keluar untuk menunjukkan ke Yoongi, staf Moll dan Yoongi pun terkejut saat aku keluar mengenakan gaun yang Yoongi pilihkan " yeppeda (cantiknya)... pendapat staf Moll, aku juga merasa gaun yang sekarang aku pakai ini cukup bagus, tetapi ternyata pendapat ku dan pendapat staf Moll tidak sependapat dengan Yoongi, Yoongi yang melihatku mengenakan gaun itu tidak cukup puas "Gaun selanjutnya... ucap Yoongi dari pada berdebat dengannya aku pun keruang ganti lagi dan segera memakai gaun kedua
akupun keluar dengan gaun kedua dan lagi-lagi staf Moll terkesan melihatku tetapi bagi Yoongi itu masih kurang dan dia menyuruhku memakai Gaun yang ketiga " haa yang benar saja dia pikir aku ini boneka apa... oceh ku sambil masuk kedalam ruang ganti aku segera mengganti gaun itu dan segera memakai Gaun selanjutnya
, setelah selesai menganti Gaun aku pun keluar ekspresi staf Moll tetap sama tetapi Yoongi masih belum puas dia menyuruhku menganti Gaun lagi, aku mulai kesal dengan Yoongi kalau bukan karena demi Klein ku aku tidak akan mengikuti perintahnya, aku pun keluar dengan Gaun keempat
aku pun segera keluar menunjukkannya kepada Yoongi dengan wajah yang kesal, para staf Moll pun pasti merasa bingung dengan selera Yoongi sehingga pandang para staf Moll langsung melihat karah Yoongi dan ingin mengetahui pendapat Yoongi " sempurna... ucap Yoongi, apa yang benar saja dia ingin aku mengenakan gaun ini ke pesta temannya, aku seperti anak-anak dibawah umur karena memakai gaun ini "andwe(tidak), aku tidak mau mengenakan gaun ini ke pesta nanti malam... ucapku kesal " nugu(siapa) yang menyuruhmu mengenakan gaun ini untuk pesta, gaun yang kamu gunakan nanti malam adalah gaun yang keempat... ucap Yoongi "terus kenapa kau menyuruhku memakai gaun ini... tanyaku " ini baru pukul 1 siang mari kita pergi jalan-jalan sebelum kembali ke Seoul besok... ucap Yoongi, "sirheunde(aku tidak mau), aku ingin langsung kembali ke hotel... ucapku " kau harus ikut denganku karena satu alasan.... ucap Yoongi "haa bichinae(kau menyebalkan)... omelku " bungkus semua Gaun yang dia gunakan tadi dan antar ke sini... ucap Yoongi sambil memberi alamat hotel kami"haa nee... ucap staf Moll, aku tau bagi Yoongi itu bukan seberapa tapi aku tidak suka jika seseorang membuang-buang uang mereka dengan barang yang tidak terlalu penting, setelah membayar belanjaan aku dan Yoongi pun segera keluar dari Moll, aku mengenakan Gaun yang ku coba terakhir dengan terpaksa "paegopheuda (perut saya lapar).... gumamku tetapi Yoongi mendengarnya " mari pergi di restoran sana untuk makan.... ucap Yoongi sambil menunjuk salah satu restoran, kami pun menyebrang untuk pegi ke restoran, sesampi di restoran Yoongi langsung memanggil pelayan, pelayanan pun datang dan Yoongi langsung memesan beberapa hidangan tak lama menunggu hidangan kami pun datang
"massigetda (kelihatanya enak)... gumamku aku pun langsung memakan makananku begitu pula dengan Yoongi, kami pun makan dengan lahap " coba ini, ini enak... ucap Yoongi sambil menyuapkan aku makanannya spontan aku langsung membuka mulutku "enakkan... ucap Yoongi, aku hanya menganggukkan kepalaku, aku bingung dengan perilaku Yoongi tetapi itu juga sedikit membuatku senang entah kenapa, Kami pun selesai memakan makanan kami " apa kau ingin makan hidangan penutup... tanya Yoongi "hmm boleh... jawabku Yoongi pun memesan satu hidangan penutup tak lama hidangan penutup pun datang
dan itu tampak sangat enak " kenapa hanya satu... tanyaku "aku sudah kenyang kau makan saja... jawab Yoongi, aku pun segera memakan hidangan penutup " Massitda(enaknya)... gumamku "jeongmal (benarkah).... tanya Yoongi penasaran " eung(ya)... jawab ku "biarkan aku mencobanya.... ucap Yoongi, aku pun mengambilkan Yoongi dan menyuapinya " emm benar ini enak... ucap Yoongi
Setelah selesai makan kami pun keluar dari restoran dan lanjut jalan-jalan, kami berjalan sambil melihat pandangan kota Paris, saat berjalan aku melihat beberapa orang memandang kami berdua "kenapa mereka melihat kearah kita... gumamku sedikit terganggu, tiba-tiba dua orang mahasiswi berhenti di hadapan kami langkah kami pun juga berhenti " permisi... ucap salah satu mahasiswi dengan bahasa Perancis "hemm ya ada apa... jawab Yoongi dalam bahasa Perancis " apa kami bisa berfoto dengan kakak... tanya salah satu mahasiswi "apa? kenapa?... tanya Yoongi " karena kakak terlihat sangat tampan... ucap mahasiswi itu, aku pun berpura-pura batuk untuk menyadarkan mereka bahwa aku ada di sana "oh apa ini adik perempuan kakak, dia sangat cantik... ucap Mahasiswi ,Yoongi yang mendengar pertanyaan Mahasiswi itu pun menahan tawanya " apa? adik perempuan, apa seperti adik perempuan bagimu.... tanya ku kesal "tentu saja, adik apa aku boleh berfoto dengan kakak anda sebentar... tanya mahasiswi " haa beraninya kalian, dengar baik-baik aku ini adalah istrinya bukan adiknya... bentak ku "astaga kenapa kau sangat kasar, jika kau sangat kasar tidak akan ada pria yang mau mendekati mu walaupun kau memiliki paras yang cantik... ucap Mahasiswi itu " aisshh dasar bocah... ucapku geram "hahah sudah - sudah, kalian berdua dengar saya baik-baik perempuan ini bukan adik saya tetapi dia adalah istri ku dan kami datang kesini untuk bulan madu... ucap Yoongi " astaga, kalau begitu kami minta maaf... ucap Mahasiswi itu, karena terlanjur kesal aku pun langsung meninggalkan Yoongi dengan dua mahasiswi itu, tak lama Yoongi pun menyusulku "ini semua salahmu... ucapku kesal " salah apa?... tanya Yoongi "karena kau menyuruhku mengenakan gaun ini, jadi aku terlihat seperti anak kecil... jawabku kesal " bukan kah itu bagus seseorang menganggapmu seperti anak kecil padahal usiamu sudah melewati 20 tahun... ejek Yoongi "siapa bilang usia ku baru 20 tahun tidak lewat... ucapku, aku pun memberhentikan sebuah taksi yang lewat " hey kau mau kemana... tanya Yoongi "aku mau kembali ke hotel... ucapku sambil naik ke taksi, Yoongi pun segera naik juga kami pun segera kembali ke hotel
Kami tiba di hotel pukul 5 sore, aku dan Yoongi pun bersiap - siap untuk menghadiri pesta, aku mengenakan gaun yang yang dipilihkan Yoongi dan itu gaun yang keempat yang aku coba, aku menata indah rambutku dan sedikit berdandan " apa kau sudah siap... tanya Yoongi "Nee kajja... jawabku, Yoongi ternyata sudah menyewah limousine untuk ke pesta karena tidak mungkin kami mengenakan Taksi kesana bukan
Tak butuh waktu lama kami pun tiba di tempat pesta teman Yoongi, kami pun turun dari limousine aku menggandeng tangan Yoongi sambil berjalan masuk saat berada didalam aku terpesona dengan keindahan bunga-bunga yang ditata rapi dan berwarna-warni andai bukan karena kejadian masa lalu aku juga pasti sudah memiliki taman bunga, tapi karena kejadian masa lalu aku sedikit tidak tertarik pada bunga lagi " aku mau ke toilet dulu... bisik ku ke Yoongi "arayo cepatlah kembali aku akan memperkenalkan mu dengan teman ku... ucap Yoongi "eung (ya)... ucapku sambil meninggalkan Yoongi dan berjalan ke toilet, aku pun sampi ditoilet aku hanya ingin memeriksa riasanku dan memperbaiki Gaun setelah itu aku pun siap kembali tetapi saat aku ingin keluar dari toilet aku tiba-tiba mendengar seseorang sedang muntah didalam salah satu toilet, sebenarnya aku tidak peduli dengan urusan orang tetapi aku juga tidak tega meninggalkannya bagaimana jika terjadi sesuatu padanya jika aku pergi itu akan menjadi rumit aku pun mengetuk pintu toilet tempt suara itu berasal " Gwenchanayeo... teriak ku dari luar seketika pintu itupun terbuka ternyata seorang Gadis "ah Mianhae (maaf) apa aku mengagetkan mu... tanya Gadis itu " aniyo(tidak) Gwenchanayeo (apa kau baik-baik saja) aku tadi mendengarmu sedang muntah... tanyaku "gwaenchana (aku baik-baik saja) itu biasa terjadi pada wanita hamil... jawab Gadis itu, aku pun sedikit terkejut mendengar jawaban Gadis itu " apa kau sedang mengandung... tanyaku penasaran "Nee, sudah berjalan 2 minggu,tapi aku belum memberitahu kan kepada suamiku,aku menunggu momen ini setalah dia meresmikan tokoh barunya aku juga akan memberikan kejutan kepadanya... jawab Gadis itu dengan gembira " ah selamat atas kehamilan mu... ucapku "ah khamsahamnidha(terimakasih banyak)... ucap Gadis itu " ah ya perkenalkan nama ku Kim YehNa kau bisa memanggilku YehNa... ucap Gadis itu "Nama ku Hyun YunRi tetapi orang memanggilku YuRi... ucapku kami pun saling bersalaman " oh iya berapa usia mu aku hanya ingin bersikap sopan... tanya YehNa "20 tahun... jawabku " Ceongmal (benarkah) ternyata kau lebih mudah... ucap YehNa "Jinjja(sungguh) berasa usia eonni(kakak perempuan)... tanyaku " 25 tahun, apa kau sudah menikah... tanyanya "astaga wanita ini punya pertanyaan banyak sekali... batinku " Nee dan ini adalah pesta teman Nampyeon(suami) ku... jawabku "Jinjja(sungguh) ternyata suami kita berteman hahah ini adalah pesta suamiku kebetulan sekali bukan... ucap YehNa " Nee... ucapku "kalau begitu mari segera kembali mungkin mereka sedang menunggu kita... ucap YehNa, kami pun segera kembali ke pesta, aku berjalan bersama dengan YehNa dan aku melihat Yoongi sedang mengobrol dengan seseorang kurasa itu adalah temannya " ah itu suami ku.... ucap YehNa aku tidak bisa melihatnya karena terhalang oleh badan Yoongi kurasa suami YehNa yang menemani Yoongi berbicara, aku pun segera berdiri disamping Yoongi begitupula dengan YehNa yang berdiri disamping suaminya tapi saat kami berempat bertatapan wajah, kami pun saling terkejut "Kau...... ucap kami berempat dengan bersamaan