My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep42*Menjadi Seorang Suami(Nampyeon)


Aku terjatuh dan untung saja Yoongi dengan cepat menangkap ku lalu itu malah menjadi tambah buruk kaki Yoongi ternyata tergelincir juga kami pun jatuh bersamaan ,untung saja aku jatuh di atas Yoongi jadi hanya dia yang merasa sakit


"Aww kakiku...ucapku


"Yaa apa kau terus akan berada disitu...ucap Yoongi


"cihh kau juga menikmatinya bukan...ucapku lalu menyingkir darinya


"aww kenapa kau sangat berat aku rasa tulang ku ada yang patah...ucapnya


"Yaaa jeogulleh(apa kau ingin mati)...caciku


"apa kakimu sakit...ucapnya membantuku berdiri


"lepaskan aku bisa berdiri sendiri...tolakku sambil menghempaskan tangannya


Tetapi saat aku mencoba untuk berdiri sendiri tiba-tiba kakiku terasa sangat sakit kurasa itu benar-benar tergelincir


"a-aaww aphayo(sakit)...keluhku


"ada apa?...ucapnya yang langsung memegangiku


"sudah kubilang biar aku bantu tetapi kau masih saja jual mahal kepada Nampyeonmu...omelnya


Dengan terpaksa aku menerima bantuannya karena kakiku benar-benar sakit,dia membantuku duduk di atas kasur lalu mengecek kakiku yang sakit


"dimana yang sakit...ucapnya memegangi kaki ku


Aku hanya mengenakan handuk saja karena aku baru saja selesai mandi,Dia memijit-mijit kakiku yang tergelincir itu dan rasanya lumayan enak tapi juga sakit


"Yaa pelan-pelan itu sakit...keluhku


"oh apa kau juga bisa merasa sakit?...ejeknya


"tentu saja bodoh kau pikir aku ini robot...ucapku kesal


"ha tahan sebentar aku akan mengembalikan tulang kakimu...ucapnya lalu menggelincir kakiku


"Aaaaaa...jeritku kesakitan


"apa sesakit itu...tanyanya


"tentu saja bodoh,apa kau ingin membuatku tidak bisa berjalan lagi...caciku


"tapi sekarang sudah enakan bukan?...tanyanya


Aku pun menggoyang-goyangkan kaki ku dan benar rasa sakitnya sedikit berkurang


"eung..responku


"jadi apa yang aku dapat sebagai ucapan terima kasih...ucapnya lalu berjongkok dihadapanku dengan wajah mesum


"Apa maksudmu,kau tidak mendapatkan apa-apa,kau bahkan hampir mematahkan kakiku...ucapku


"Yaaa kenapa sangat jahat kepada Nampyeonmu...ucapnya


Dia pun menatapku yang masih mengenakan handuk


"Yaa apa yang kau lihat...ucapku sedikit kesal


"beri aku ciuman sebagai tanda terima kasih...ucapnya


"shireo...tolakku


"wae?...tanyanya


"karena aku tidak mau saja...ucapku


"haa kau benar-benar pelit kepada Nampyeonmu sendiri,kalau begitu segera pakai bajumu dan turun untuk makan sebelum aku memakanmu duluan...ucapnya lalu keluar dari kamar


"Cihh apa-apaan sikap itu biasanya dia juga langsung menciumku tanpa meminta apa-apa.. ucapku


"yaa apa yang kau katakan siapa juga yang berharap ciuman darinya sadarlah YunRi...ucapku berbicara sendiri


Aku pun langsung turun setelah selesai berpakaian dan Yoongi menyambut ku dengan senyumannya


"Cihh apa-apaan senyumannya itu...batinku


"makanlah...ucapnya


"Yaaa kenapa kau memasak banyak sekali...tanyaku


"umm apa itu terlalu banyak?...tanyanya


"tentu saja kita ini cuma berdua dan kau memasak seperti porsi satu keluarga....komentarku


"bukankah kita memang keluarga...ucapnya


"cihh dasar menyebalkan...gumamku


Aku pun mulai memakan masakan yang dibuat Yoongi begitu pula dengannya segera ikut makan,setelah selesai aku membersihkan meja makan dan menyimpan beberapa makanan yang sisa di kulkas sebenarnya dia melarang ku melakukan semua itu tapi aku bukan wanita yang terbiasa dimanja,setelah selesai membersihkan meja makan dan mencuci piring aku pun naik kekamar meninggalkan Yoongi yang masih berada di dapur


"ahhh aku sangat lelah...ucapku duduk didepan cermin


"haa berapa lama aku tidak memperhatikan kulitku wajahku terlihat sangat kusam....ucapku melihat diriku dicermin


Aku memakai beberapa skincare itu melembabkan wajahku lalu bersiap untuk tidur


"oh siapa yang menghubungiku malam-malam begini*...ucapku lalu mengangkat telpon


"Ada apa sekertaris Ki...tanyaku


"Maaf menganggu anda malam-malam Nona tapi ada berkas yang harus anda cek sekarang juga....ucap Sekertaris Ki


"baiklah kau bisa mengirim ke email ku...ucapku


"Nee saya akan segera mengirimnya...ucapnya lalu mematikan panggilan


Email dari Sekertaris Ki pun masuk,aku segera membukanya dan membaca berkas yang dia bilang ternyata itu dari klein dari Turki ada beberapa berkas yang mereka ajukan ,aku pun mulai melihat berkas itu dan Yoongi pun datang


"kau belum tidur...tanyanya


"eung ada beberapa urusan....ucapku


"apa itu soal pekerjaanmu...tanyanya


"eung....jawabku


"apa kau tidak bisa mengerjakannya besok kau sudah lelah seharian kerja dan masih kerja di larut malam?....ucap Yoongi


"tidak bisa ini harus di kirim sekarang juga...ucapku


"berikan padaku...merebut leptopku


"Yaaa apa yang kau lakukan kembalikan itu padaku...ucapku


"biar aku yang mengerjakannya kau minumlah obatmu lalu kemudian tidur...perintahnya


"Shireo,kau tau apa soal perusahaanku...ucap ku ingin merebutnya kembali


"kau pikir aku bodoh soal ini...ucapnya


"eung...ucapku


"kau diam saja disana biar aku yang memberitahumu jika ada kesalahan dalam berkas ini...perintahnya


"Yaa aku bisa melakukannya sendiri...tolakku


"tidak bisa,kau itu sudah kelelahan bagaimana jika kau jatuh sakit lagi....ucapnya


"Cihh menyebalkan...gumamku


Aku pun terpaksa membiarkan Yoongi karena dia sangat memaksa,aku hanya melihatnya yang sedang mengamati berkas itu setiap ada yang dia anggap tidak benar dia pun memberitahuku untuk mendapatkan pendapatku


"Cihh kenapa sikapnya tiba-tiba berubah padaku...batinku


"tapi bukankah dia seorang pilot roket kenapa aku tidak pernah melihatnya pergi bekerja...batinku


"apa dia sudah mengundurkan diri...batinku


"apa aku tanya saja yah...ah itu bukan urusanmu YunRi kau tidak perlu menanyainya...batinku


"Selesai...ucap Yoongi


"bagaimana aku pintar bukan dalam mengurus ini...ucapnya


"eung lumayan...ucapku


"bukankah kau seorang pilot roket kenapa kau akhir-akhir ini tidak bekerja...tanyaku


"cihh bodoh aku benar-benar bertanya padanya...batinku


"aku sudah mengundurkan diri....jawabnya


"mweo?wae?ah maksudku lupakan aku tidak ingin mengetahuinya...ucapku angkuh


"apa kau ingin tau atau tidak...ucapnya


"molla...ucapku


"aku berhenti sejak kau masuk rumah sakit...ucapnya


"apa kau gila,kenapa kau melakukan itu...tanyaku tak percaya


"karena aku ingin menjagamu...ucapnya sambil menatapku


Aku merasa aneh mendengar perkataan Yoongi


"wae?...tanyaku


"karena sejak dari awal itu semua salahku,andai aku tidak egois kau,kau pasti masih mengandung bayi kita...ucapnya


Aku mencoba menahan air mataku setelah Yoongi berbicara tentang bayi kami dan satu-satunya kelemahan ku aku belum bisa menerima kepergian bayi ku


"cukup,aku ingin tidur...ucapku lalu berbaring membelakangi Yoongi


"Mianhae aku tidak bisa menjaganya...ucapnya


Aku hanya terdiam berusaha menahan tangisku karena dia mengungkit lagi kelemahanku mungkin dia mengetahui bahwa aku sedang menahan tangis ku karena melihat tubuhku yang gemetaran


"uljima(jangan menangis)ini bukan salahmu YunRi itu salahnya siapa suruh dia tidak ada di rumah saat aku jatuh...batinku


Aku pun menangis karena tidak mampu menahannya lagi tetapi aku tidak mengeluarkan suara agar dia tidak tahu bahwa aku sedang menangis