My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep13*Senyum itu mulai kembali#2


Kami pun bersiap untuk menaiki hawana selanjutnya,hawana selanjutnya yang akan kita naiki adalah sky swinger "apa oppa ikut naik... tanya Gadis kecil itu kepada Yoongi " chreom(tentu)... jawab Yoongi, kami pun naik aku duduk bersama Gadis kecil itu sedangkan Yoongi duduk sendiri, Hawana itu pun mulai berputar sedikit demi sedikit putaran nya semakin cepat dan lagi-lagi aku dan Gadis kecil itu teriak dengan girangnya sedangkan Yoongi mulai merasa mual akibat putaran,hawana pun berhenti aku dan Gadis kecil itu turun sambil tertawa girang sedangkan Yoongi sudah berada di dekat tong sampah untuk muntah, Gadis kecil itu berteriak ke Yoongi apakah dia baik-baik saja dan Yoongi mengancungkan jempolnya pertanda bahwa semuanya aman, sebelum menaiki hawana selanjutnya kami beristirahat sebentar sambil jajanan malam disana dan juga untuk menghilangkan rasa mual Yoongi, Yoongi membelikanku dan Gadis kecil itu apel Madu dan sebuah minuman "selanjutnya hawana apa yang akan kita naiki... tanya Gadis kecil itu dengan semangat " mari bermain bumper car... jawabku, setelah menghabiskan makanan kami, kami pun pergi ke permainan bumper car, kami masing-masing menaiki mobil, kami pun bermain gembira kami saling menabrakkan mobil kami satu sama lain begitu pula dengan Yoongi, "hemm baru ternyata dia cukup manis juga saat tersenyum... ucap batin Yoongi yang melihatku tertawa gembira, Yoongi pun mengabadikan momen itu dengan memotret ku dengan kamera henpon nya dan mengirimkan kepada uri bumonim (orang tua kami), setelah waktu permainan habis kami pun meninggalkan permainan itu dan berjalan ke hawana selanjutnya yaitu komedi putar, karena Yoongi masih merasa sedikit pusing dia memutuskan untuk melihat kami saja, aku dan Gadis kecil itu pun duduk bersampingan diatas kuda kami masing-masing, lagi-lagi Gadis kecil itu membuatku tertawa dengan tingkah lucu dan imutnya itu, Yoongi tidak tinggal diam, dia pun mulai memotret ku lagi, kami pun selesai bermain komedi putar " eonni ayo masuk kerumah hantu... ucap Gadis kecil itu "Rumah hantu, apa kau tidak takut... tanyaku " emm takut sih, tapi aku tidak pernah masuk kesana aku hanya ingin lihat seperti apa didalam...jawab Gadis kecil itu "arayo, ayo masuk... ucapku, Kami pun bertiga masuk,saat masuk didalam tanpa menyeramkan untuk gadis kecil itu, tapi aku dan Yoongi tidak kami hanya berjalan santai, satu persatu hantu-hantu yang didalam mengejutkan kami tapi hanya Gadis kecil itu yang ketakutan sambil menjerit, aku dan Yoongi tidak terpengaruh sama sekali, sampi saat itu satu hantu mengagetkan Gadis kecil itu sampai-sampai dia terkejut dan memeluk kakiku hingga aku hilang keseimbangan tetapi untung saja Yoongi berada pas dibelakangku dia menahanku agar tidak jatuh " haaa eonni ayo kita keluar disini sangat menakutkan... ucap Gadis kecil itu masih memeluk kaki ku "arayo, kita akan segera samai kejalan keluar... ucapku menenangkan Gadis kecil itu, tetapi Gadis kecil itu tetap saja ketakutan, Yoongi pun menggendong Gadis kecil itu dan kami pun segera berjalan keluar, " aku tidak akan pernah mau masuk lagi kesana... ucap Gadis kecil itu, aku hanya tersenyum melihat Gadis kecil itu yang merasa takut, saat itu juga tiba-tiba seseorang berteriak kearah kami memanggil nama yaitu SunMi dan Gadis kecil itu pun berbalik kerah suara itu ternyata yang memanggilnya adalah ibunya, aku dan Yoongi pun menyadari bahwa selama saat kita bermain kami tidak pernah bertanya siap nama Gadis kecil itu, Wanita hamil pun menghampiri kami "SunMi cukup mainnya, mari kita pulang... ucap Ibu SunMi " tapi eomma aku masih ingin bermain bersama mereka... ucap Gadis kecil itu yang bernama SunMi "tapi SunMi ini sudah pukul 10 besok kamu masuk sekolah... ucap Ibu SunMi " arayo eomma (baiklah Ibu), tapi sebelum itu aku ingin menaiki satu hawana lagi... ucap SunMi bernegosiasi,Ibu SunMi pun mengizinkan SunMi menaiki hawana sebelum pulang "kajja eonni kita naik hawana Bianglala... ucap SunMi sambil menarik tanganku berjalan kearah Bianglala Yoongi pun mengikuti kami, tapi saat hampir sampai ke bianglala aku melepas tangan SunMi karena aku seperti melihat kembali masa lalu ku saat umurku 17 tahun, aku pun mulai gemetaran dan mataku mulai berkaca-kaca " eonni kenapa berhenti... ucap Gadis kecil itu menyadarkanku "ahh, a-aniyo... ucapku sedikit gemetaran ,Yoongi yang melihatku gemetaran pun langsung menghampiri kami " ada apa?... tanya Yoongi "Mullayo (tidak tahu) eonni tiba-tiba berhenti... ucap Gadis kecil itu " waeyo (kenapa)? apa kau sakit?... Tanya Yoongi "ani, kajja(ayo)... ucapku, karena tidak mau terlihat lemah dimata Yoongi aku pun memaksakan diriku untuk naik bianglala aku duduk bersampingan dengan Gadis kecil itu sedangkan Yoongi duduk dikursi satunya lagi, Bianglala pun mulai bergerak, aku pun mulai merasa tegang dan ingatan-ingatan masa lalu itu mulai muncul dibenakku satu persatu, Yoongi yang melihatku gemetaran merasa bingung, kami pun berada di titik tertinggi seketika itu pun petasan muncul di langit dan saat pandangan Gadis kecil itu tertuju kerah langit saat itu juga Yoongi memegang tanganku dan menarikku lalu mencium ku dengan lembut, seketika itu pun aku merasa bebanku sedikit demi sedikit menghilang saat kami meninggalkan titik tertinggi itu Yoongi pun melepas ciumannya " kata orang siapa yang berciuman di bianglala dan berada di titik tertingginya hubungan mereka akan bertahan lama... bisik Yoongi, aku tidak mengerti apa yang Yoongi maksud, kata-katanya membuatku bingung, kami pun tiba dibawah dan kami segera turun "sudah puaskan... ucap Ibu SunMi yang menunggu kami " hehe Nee, eomma Gomawo... ucap SunMi sambil memeluk ibunya "Kalau begitu pamit kepada mereka... ucap Ibu SunMi, SunMi pun berjalan kearah kami " eonni oppa Khamsahamnida(terimakasih) sudah temani SunMi bermain... ucap Gadis kecil itu "hemm ceonmannayo(Sama-sama)... ucapku dan Yoongi, SunMi dan ibunya berjalan pulang, kami pun juga memutuskan untuk pulang, Yoongi pun memesan taksi dan kami pun segera kembali ke hotel


kami pun tiba dihotel dan langsung menuju kamar mandi, Yoongi pun langsung menjatihkan badanya dikasur karena lelah sedangkan aku ingin membersihkan badanku dulu sebelum tidur, aku pun pergi kekamar mandi, didalam kamar mandi aku mencuci muka ku dan menggosok gigiku, saat sedang menggosok gigi tiba-tiba aku kepikiran tentang perkataan Yoongi saat di hawana bianglala " apa sebenarnya maksud dari perkataan pria mesum itu... pikirku "apa dia ingin terus bersama ku, kalau begitu apa dia sudah jatuh cinta padaku... pikirku " haa tidak mungkin bagaimana mungkin pria mesum itu jatuh cinta padaku, kalau pun memang benar dia harus menyimpannya saja karena aku tidak akan pernah menyukainya... pikirku, setelah selesai membersihkan badanku,ternyata Yoongi sudah tertidur, aku pun berjalan ke arah kasur untuk segera tidur juga, saat aku baru saja membaringkan badanku tiba-tiba Yoongi menarikku lalu memelukku "apa yang kau lakukan pria mesum... ucapku " sebentar saja, aku ingin begini sampai aku tertidur... ucap Yoongi tanpa membuka matanya, karena lelah aku pun tidak melawan "shampo apa yang kamu pakai harum sekali... tanya Yoongi " kau tidak perlu tau dan segeralah tidur agar aku bisa tidur juga... ucapku, setelah bebrapa jam ternyata aku yang tidur duluan di pelukan Yoongi dan Yoongi ternyata masih belum tidur "hemm lihat siapa yang lebih nyaman dipelukanku... gumam Yoongi