My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep1*Keputusan Yang Mendadak


"Hai perkenalkan namu ku Han Hyun Ri tapi keluargaku biasa memanggilku dengan sebutan YuRi mereka mehilangkan N-nya aneh sekalikan? kenapa mereka memberiku nama yang rumit jika mereka mau memanggilku dengan sesuka hati mereka, dari pada bicara panjang lebar aku akan memperkenalkan sedikit tentang diriku, Saat ini sekarang aku berusia 20 tahun, pasti didalam pikiran kalian usia semudah itu pasti masih kuliah atau sebagainya tetapi itu tidak berlaku bagiku karena sekarang aku seorang CEO ya aku menyelesaikan pendidikan ku sekitar umur 18 tahun karena aku siswa yang sangat pandai aku dilompatkan ke jenjang yang lebih tinggi maka dari itu sekarang aku sudah menjadi CEO di umur 20 tahun ku ini ya keluarga ku memang berada ayahku adalah seorang pengusaha yang sukses dan sekarang dia sedang pensiun makan dari itu aku yang mengambil ahli sedangkan ibuku adalah seorang Dokter tetapi ayah ku menyuruh ibuku untuk berhenti dari pekerjaannya dan mengurus keluarganya, bisa dibilang aku adalah tulang punggung keluarga sekarang walaupun uang yang tak akan pernah hentinya berdatangan tetapi tetap saja aku yang menafkahi keluarga ku saat ini karena aku adalah anak satu-satunya kalian pasti bertanya-tanya berapa usia orang tuaku kan! itu akan masih menjadi rahasia dan sedikit tentang aku lagi, aku adalah gadis yang sangat tidak peduli kepada kehidupan seseorang kecuali orang itu menyangkut tentangku seperti keluarga ku dan aku juga tidak terlalu banyak bergaul atau memiliki teman tapi bukan berarti aku tidak memiliki teman, aku memiliki teman tapi tak banyak bahkan bisa dihitung menggunakan jari, walaupun aku terlihat cuek, tak peduli, dingin tetapi aku adalah anak yang tidak bisa menolak permintaan orang tua, jika orang tua mengatakan A maka aku harus juga mengatakan A, Ya bisa dikatakan aku adalah anak yang sangat sangat patuh terhadap orang tua, karena sifat ku yang tak bisa menolak permintaan orang tua mereka malah memanfaatkan kelemahan ku ini.... "


Di kediaman Pak Kim


Aku sedang berada di ruang kerjaku menyelesaikan dokumen-dokumen yang aku bawah pulang dari perusahaan, saat aku sibuk melihat - lihat isi dokumen tiba-tiba seseorang teriak dari luar memanggil nama ku "YuRi apa kamu bisa turun sebentar ibu dan ayah ingin menyampaikan sesuatu... " teryata itu teriakan ibu ku padahal aku tidak bisa di ganggu saat sedang melakukan sesuatu tapi yah karena sifatku aku langsung meninggalkan pekerjaan ku dan langsung menuju ketempat ibu dan ayah ku berada, aku pun sampai diruang tamu tempat ibu dan ayah ku berada "ada apa nona Jian dan Tuan Kim... " ucapku sedikit mengolok mereka "YuRi sudah berapa kali ibu bilang jangan memanggil ayah dan ibu mu dengan nama... ucap ibuku sedikit kesal " pffft baiklah ada apa ibu dan ayah memanggilku... Tanya ku sambil duduk disofa "begini YuRi ibu dan ayah kan semakin hari semakin tua... ucap ibuku " tentu saja, itu akan terjadi kepada semua orang jika tidak mengalami perubahan itu bukan kehidupan namanya... ucapku "YuRi bisa kah kau sedikit serius... ucap Ibuku, ayah ku hanya diam menunggu kesempatan untuk mulai bicara " baiklah... jawab ku "Begini YuRi kamu kan anak satu-satu, jadi ayah dan ibu mau... ucap ibu ku sambil memberi kode kepada ayah ku untuk melanjutkan pembicaraannya " ada apa ibu, cepatlah aku tidak punya banyak waktu masih banyak dokumen yang harus aku tanda tangani... ucapku "ah begini YuRi ayah dan ibu berpikir kalau kau sekarang sudah dewasa dan bisa menjalani hidup bersama seseorang... ucap Ayahku " huff kenapa sangat berbelit-belit langsung saja ke intinya.... ucapku mulai kesal "ah begini sayang ibu dan ayah memutuskan untuk menjodohkan mu dengan anak teman ibu dan ayah.... ucap ibuku, seketika aku pun langsung terkejut dan melotot " apa!!!... teriakku mengisi seluruh ruang tamu dengan suaraku "ya ibu dan ayah akan menjodohkan mu.... ucap ibuku " pfft.. haha ibu ini zaman apa? apa masih ada orang tua yang menjodohkan anaknya dizaman ini... ucapku sedikit tertawa geli "YuRi ibu serius bisakah kamu sedikit dewasa menanggapinya... ucap ibuku " ibu aku masih sangat mudah aku ingin menghabiskan masa mudah ku dulu sebelum menempuh hidup baru.... ucapku "YuRi kau memang masih mudah tapi ibu dan ayah sudah tua... ucap ibuku " YuRi apa kamu tau ayah pernah bilang ke ibu bahwa dia mau melihat anak satu-satu nya ini menikah sebelum dia tiada dan ibu juga ingin merasakan mengendong seorang cucu... ucap ibuku sambil membuat wajah sedih "haaa ibu ayolah umur kalian masi 40-an jangan terlalu mendramatisinya... ucapku " tapi Sayang ibu hanya ingin kamu mendapatkan pria yang sempurna menurut ibu.... ucap ibuku "benar yang ibu mu katakan pria ini sangat sempurna ini juga untuk masa depan kamu YuRi... ucap Ayahku, mereka berdua terus-terusan membujuk ku, yah mereka memang tau kelemahan ku bahwa aku tidak bisa menolak permintaan mereka " baiklah baiklah aku akan menuruti apa yang ibu dan ayah inginkan... ucapku sedikit dingin "benarkah kau memang anakku yang sangat sangat baik... ucap ibuku sambil memelukku " baiklah ibu sudah cukup aku akan naik melanjutkan pekerjaan ku.... ucapku sambil berjalan menaiki tangga menuju ruang kerja ku "Sayang.... teriak ibuku " apa lagi bu... ucapku sambil membalikkan badan "besok ibu akan meminta teman ibu dan anaknya datang untuk membicarakan pernikahan kalian.... ucap ibuku " ya terserah ibu... jawabku sambil melanjutkan langkahku,setelah melihatku masuk diruang kerja ibuku pun langsung mengambil henpon dan menelpon seseorang "Yeoboseyo... apa kabar eonni... ibuku memanggilnya dengan sebutan kakak karena dia lebih tua dari ibuku " ah apa yang aku katakan maksudku besan... ucap ibuku dengan senyum ceria "hahah bagaimana kau bisa memanggilku besan secepat ini Jian.... ucap orang ditelfon " kenapa yang ku katakan memang benar kita sebentar lagi akan menjadi besan... ucap ibuku "hahaha benarkah apa anak mu sudah setujuh.... tanya orang ditelfon " tentu saja putriku tidak pernah menolak apa yang diminta oleh ibu dan ayahnya ini hahaha.... ucap ibuku sambil terus tertawa bahagia "tapi ngomong-ngomong bagaimana dengan putra mu apa dia juga sudah setuju... tanya ibuku " tentu saja putra ku setuju aku kan sudah mengatakan bahwa putraku dan putrimu punya banyak kesamaan.... ucap Orang ditelfon "kalau begitu bagaimana jika besok kita mengadakan pertemuan orang tua dirumahku.... ucap ibuku " wahh boleh juga lebih cepat lebih bagus.... ucap orang ditelfon "baiklah kalau begitu eonni eh maksudku besan kau bisa datang dirumah ku pukul 06:30 karena besok putri ku tidak kekantor... ucap ibuku " baiklah besan aku akan datang tepat waktu hahaha.... ucap orang ditelfon "kalau begitu samapai jumpa besok besan... ucap ibuku dan mengakhiri obrolan mereka, saat aku tiba di ruang kerja ku aku melanjutkan menandatangani dokumen-dokumen yang ada didepan mataku " haaa ini curang kenapa mereka selalu begini... Gumamku sambil memukul meja "aku berharap kejadian diamasa lalu tidak terulang lagi.... Gumamku, sebenarnya aku sedikit troma dengan perkataan menjalin suatu hubungan " haa aku harap mereka benar-benar menikahkan aku dengan orang yang tepat.... gumamku, setelah sedikit lama berpikir aku pun melanjutkan pekerjaanku sampi pukul 11:00 malam tanpa sadar aku pun tertidur di ruang kerja ku dan seseorang pun masuk didalam ruang kerja ku dan menyelimuti ku, ya aku memang sering tertidur diruang kerjaku dan kalian tahu siapa yang datang menyelimuti ku tentu saja itu adalah ibuku, ibu ku sudah sering melihatku ketiduran diruang kerja dia tidak tega membangunkanku karena melihatku begitu kelelahan, Malam pun berlalu begitu cepat


Pukul 06:00 aku bangun dan menuju kamarku untuk mandi agar merasa segar ,hari ini pikiranku sangat kosong dan aku berencana untuk lari pagi sebentar sebelum melanjutkan pekerjaanku yang semalam belum selesai, 10 menti aku dikamar mandi, 5 menit memakai pakaian, 5 menit mengerikan rambutku yang panjang dan kebiasaan ku sebelum keluar berlari aku melakukan pemanasan terlebih dahulu di kamarku dan itu memakan waktu 10 menit setelah selesai pemanasan aku pun keluar dari kamarku dan turun untuk keluar berlari, tapi saat aku sudah hampir melewati ruang tamu tiba-tiba seseorang memanggilku "Ah sayang disini.... teriak ibuku aku pun mencari asal suara ibuku teryata dari ruang tamu dengan pikiran yang dipenuhi dengan berlari dan berkerja aku pun menghampiri ibuku dengan pakaian trening yang aku gunakan tapi saat aku tiba diruang tamu ternyata ibuku sedang kedatangan tamu dengan muka yang tidak tau apa-apa aku hanya bertanya kepada ibuku " ada apa ibu... tanya ku polos ibuku hanya terkejut melihatku yang keluar mengenakan pakaian trening "sa-sayang kau mau kemana... tanya ibuku dengan senyum yang asam " apa ibu tidak bisa melihat pakaian ku aku akan pergi lari pagi.... jawab ku yang masih tidak tau apa-apa "bagaimana kau bisa keluar sementara ibu disini ada tamu.... ucap ibuku memberi kode " Mwo? kenapa tidak bisah ... tanya ku masih bingung, aku pun berpikir bahwa ibu memberi kode agar aku mengucap salam kepada tamunya tampa berpikir panjang aku pun mengucap salam "anyeong haseyo bibi, paman dan oppa... aku memanggilnya kakak karena dimataku dia terlihat lebih tua dariku, sesudah memberi salam aku pun berbalik dan meninggalkan ruang tamu, tapi saat aku hampir sampai didepan pintu ibuku pun langsung menarik lenganku " Ah ibu ada apa lagi... tanya ku "kecilkan suaramu.. kau tanya ada apa? apa kau tidak ingat hari apa ini?... tanya ibuku sambil berbisik " tentu saja aku ingat ini adalah hari liburku walaupun aku masih harus sedikit berkerja... ucapku santai "kau ini bukan itu yang ibu maksud apa semalam kau tidak ingat apa yang ibu katakan.... tanya ibuku " hem apa yang ibu katakan semalam.... ucap ku sambil berusaha mengingat


Saat itu aku masih berkerja diruang kerjaku aku sangat lelah dan tiba-tiba aku mendengar seseorang bicara dari pintu kamarku, aku tidak tahu aku masih sadar atau tidak tapi aku masih bisa mendengar samar-samar suara dari balik pintu kamarku "YuRi apa kau masih belum tidur... suara dari balik pintu " hemm... respon ku "ah ibu cuma mau bilang besok kamu harus bangun pagi - pagi karena besok teman ibu dan anaknya akan datang kesini untuk membicarakan pernikahan kalian.... teriak ibu " hemm arassoyo... responku dengan suara kecil "apa kau dengar ibu... ucap ibuku " kalau begitu cepat lah tidur agar kamu bisa bangun tepat waktu.... ucap ibuku tapi aku tidak merespon lagi karena aku sudah tertidur saat itu...


selesai....


aku pun berusaha mengingat kejadian semalam kemudian aku pun terkejut saat mengingat apa yang ibuku katakan padaku semalam tanpa berpikir panjang aku pun berlari kembali kekamar ku untuk mengganti pakaian "haaa dasar anak ini... gumam ibuku sambil melihatku naik keatas,ibuku pun kembali ke ruang tamu " apa ada masalah... tanya tamu wanita ibuku "ah tidak ada apa-apa kok semuanya terkendali.... jawab ibuku sedikit canggung sementara itu diatas aku sedang memilih pakaian karena tak sempat mencari pakaian yang sempurna jadi aku menggunakan pakaian yang selalu aku gunakan saat mendatangi sebuah acara dan sedikit berdandan serta memakai hiasan untuk rambutku setelah itu akupun langsung turun menuju ruang tamu, aku pun berjalan dengan tenang seolah-olah aku baru saja bertemu mereka dan yang tadi berdiri mengenakan pakaian trening adalah orang lain " Nah ini putriku nama dia Han Hyun Ri tapi kami sering memanggil di YuRi... ucap ibuku sambil mengenalkanku "wahh putri mu sangat cantiknya... ucap bibi yang duduk didepan kami "Nah YuRi perkenalkan ini adalah Bibi Jihan dan Tuan Jeon... ucap ibuku sambil memperkenalkan mereka " senang bertemu kalian paman dan bibi.... ucapku sambil membungkuk memberi salam "oh dan ini adalah... saat ibuku ingin memperkenalkan pria yang duduk disamping Tuan Jeon pria itu memotong pembicaraan ibuku " ah bibi biar saya sendiri yang memperkenalkan diri saya... ucap pria itu "baiklah... respon ibuku " Perkenalkan nama saya.....