My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep5*Mulai teringat kembali


Tiba-tiba aku terbangun karena Yoongi meletakkan tanganya di dadaku, aku pun cepat-cepat memindahkan tanganya dari ku "kenapa orang ini tidak bisa diam... gumamku " cihh sial dia sudah menyentuh ku walaupun kami sudah resmi menjadi sepasang suami-istri tetapi tetap saja aku tidak mengizinkannya menyentuh ku... gumamku, aku pun berusaha melupakannya dan kembali tidur, semuanya pun berjalan dengan baik Yoongi tidak lagi bergerak dari tidurnya setau ku sampai pagi datang.


Pukul 06:00


Yoongi bangun lebih dulu, tetapi yang dia lihat pertama kali saat membuka matanya adalah belahan dadaku karena posisinya berurusan denganku tapi lebih rendah sehingga saat dia membuka matanya dia akan melihat belahan dadaku, Yoongi pun baru menyadari jika aku semalaman mengunakan piyama yang sedikit terbuka "apa wanita ini ingin berhubungan denganku semalam... ucapnya dalam hati, Yoongi pun terus memandangku yang masih tertidur, tetapi saat aku menggerakkan sedikit badanku Yoongi pun langsung memalingkan pandangannya dan bangkit dari tempat tidur, aku pun ikut terbangun karena mengetahui sudah pagi hari, aku tidak memperdulikan Yoongi yang masih duduk di tempat tidur, aku hanya langsung turun dari kasur dan menuju kamar mandi untuk mencuci dan menggosok gigiku, kemudian aku keluar dari kamar mandi masih mengenakan piyama yang kupakai semalam, sedikit jika ada kesempatan Yoongi melirik ku sesekali, aku pun berjalan kearah jendela dan membukai tirai dan membiarkan cahaya matahari masuk kedalam kamar, Yoongi yang melihatku terkena sinar matahari entah kenapa sangat terkesan seperti melihat sesuatu yang sangat berarti untuknya "Ye Na... ucapnya dengan suara kecil,aku yang samar-samar mendengar yang dikatakan Yoongi pun langsung mengajukan pertanyaan " Mwo.. apa kau mengatakan sesuatu... tanyaku, Yoongi pun langsung tersadar "aniyo... ucapnya dan bergegas pergi kekamar mandi " dasar pria aneh... gumamku, sebelum keluar dari kamar aku menganti piyama ku terlebih dahulu setelah itu aku pun langsung turun kebawah menuju dapur, saat aku sampai dibawah aku melihat eomma ku dan appa ku sudah ada diruang tamu bersama eomma dan appa mertuaku aku pun langsung menghampiri mereka "eomma sedang apa disini?.... tanya ku " sayang kau sudah bangun... tanya balik ibuku tampa menjawab pertanyaan ku "Nee... jawabku " diaman suamimu?... tanya ibuku "dia sedang membersihkan badanya... jawab ku, tak lama kemudian Yoongi pun turun dan menyapa mereka semua kemudian duduk di sampingku " hari ini kalian akan pindah kan di apartemen... tanya ibuku "Nee eomma... jawab Yoongi yang memulai aktingnya " menantuku sebenarnya eomma dan eomma mertua mu ini sudah merubah sedikit isi apartemen mu... ucap ibuku "kenapa, eomma harus repot-repot aku dan YuRi kan bisa melakukannya... ucap Yoongi " tidak apa-apa hanya sedikit, apa kalian butuh seorang p bantu rumah tangga?.... tanya ibuku kepada aku dan Yoongi saat aku ingin mengatakan jawabanku tiba-tiba Yoongi mendahului ku berbicara "kami tidak butuh eomma aku dan YuRi ingin tinggal berdua saja.... jawabnya, seketika aku melirik Yoongi dengan sedikit kesal " cihh, menjijikan... ucapku dalam hati "hahah baiklah eomma mengerti bahwa kalian pengantin baru tidak ingin diganggu... ucap ibuku, setelah menyelesaikan pembicaraan, aku dan Yoongi pun segera berkemas kemudian berangkat menuju apartemen miliknya, sepanjang perjalanan aku dan Yoongi hanya diam tidak mengatakan apa-apa sampai tibanya kami di apartemennya, aku pun keluar dari mobil dan masuk kedalam apartemen, saat aku melihat isi apartemen nya sudah, semuanya sangat lengkap begitu pula foto pernikahanku dan Yoongi terlihat jelas di ruang tamu, aku sudah menduga ini akan ada disini karena yang merenovasi apartemen ini adalah ibuku, aku pun berjalan menaiki tangga untuk melihat kamarnya dan lagi - lagi foto pernikahanku dan Yoongi terpajang didalam kamar kami, Yoongi yang menyusulku sambil membawa koper dan memasukannya didalam kamar " apa hanya ada satu kamar disini... Tanyaku "aniyo sebenarnya ada dua tapi entah siapa yang mengunci kamar tamu dibawa... jawabnya " pasti ini ulah ibu... ucapku dalam hati, aku pun melihat sebuah ruangan berada di samping kamar kami, kemudian aku pun masuk kedalam ruangan itu, ternyata ruangan ini adalah ruang kerjaku dan Yoongi karena terdapat dua meja didalam ruangan itu, apartemen Yoongi cukup luas, terdapat 2 kamar, ruang kerja, dapur, tempat GYM, ruang baca, kolam renang dan lapangan yang tidak terlalu lusa dihalaman belakang, setelah selesai meliaht-lihat aku kembali kekamar untuk menyusun pakaian ku, tetapi saat aku ingin menyusun pakaian Yoongi sudah selesai menyusun semuanya "aku sudah menyusun semuanya di lemari kanan adalah bajumu dan di lemari kiri adalah baju ku sedangkan pakaian dalam aku meletakkan ya dibagian tengah dan kau harus tau aku tidak suka melihat barang-barang berantakan makan dari itu kau harus mengambil pakaian dengan baik... ucapnya dan berjalan meninggalkan kamar " ha kau pikir aku menyukainya... gumamku sedikit kesal "apa dia melihat pakaian dalamku,dasar mesum.... gumamku dan pergi menyusulnya, aku melihatnya berada didapur sedang membuat sesuatu karena penasaran aku pun menghampiri nya ternyata dia sedang membuat Ramyeon



, aku hanya diam dan melihat dia menyelesaikan apa yang dia buat setelah dia selesai diapun mengangkatnya dan meletakkannya diatas meja makan " hari ini kita makan ini dulu, karena ibu dan ibuku belum mengisi persedian makanan kita... ucapnya sambil mulai makan, tanpa berpikir panjang akupun ikut makan Ramyeon yang dibuat ternyata tidak terlalu buruk rasanya lumayan enak, setelah menghabiskan Ramyeon aku pun membersihkan meja dan mulai mencuci piring "biar aku yang melakukannya... ucapnya " kenapa? apa kau kira aku tidak tau cara mencucinya... ucapku "arasso, kalau itu yang kau inginkan... ucapnya sambil naik kekamar " apa dia pikir aku tidak bisa melakukan ini, aku ini berbeda dengan wanita diluar sana walau aku hidup enak tapi aku tidak pernah dimanja sampai-sampai mencuci piring saja tidak tau... gumamku, setelah selesai mencuci piring tiba-tiba terdengar suara Bel berbunyi, aku pun langsung berjalan karah pintu dan membukanya "siapa?... tanya ku pada Kurir yang memegang sebuah bunga yang berada didalam kaca



" apa benar ini kediaman Tuan Min Yoongi... tanya kurir "Nee.. ucapku " kalau begitu anda bisa tanda tangan disini... ucap kurir "hmmm arasso... ucapku dan menandatangani sebuah tanda penerima dan kurir itu pun memberikan aku bunga itu, tanpa bertanya-tanya aku pun membawa masuk bunga itu dan tiba-tiba Yoongi sudah berada di depanku " dari siapa?.... tanyanya "kenapa kau bertanya padaku, ini adalah paket mu.... ucapku sambil memberikannya dan berjalan naik kekamar, Yoongi pun menyusulku dan sampainya dikamar dia meletakkan bunga itu diatas meja dan berjalan kebalkon lalu menelpon seseorang, " kenapa didalam sana semua bunga yang aku suka dulu... gumamku, aku pun berjalan mendekati bunga yang berada di atas meja itu dan masa laluku pun mulai teringat sedikit demi sedikit


Cashback Masa lalu


Sekretaris Namjoon


❄segera datang kesini mengunakan Taksi


❄alamat xxx xxx


🐨kenapa? untuk apa?


❄kau memang punya bakat untuk menjadi seorang wartawan


🐨Mi-mian aku akan segera datang 🚶


Setelah beberapa menit Namjoon pun datang dengan menaiki Taksi "apa yang kau lakukan disini... tanya NamJoon " jangan banyak tanya segera angkatan belanjaan ku ke mobil... ucapku sambil berjalan "Mwo.. jadi semua ini karena belanjaan kau jauh-jauh menyuruhku datang kesini... omel Namjoon" kau pikir untuk apa? kencan?... tanyaku "a-aniyo bukan itu... jawabnya " kalau begitu cepatlah... ucapku sambil meninggalkannya dengan belanjaan ku "ah padahal di mempunyai suami kenapa dia malah menyuruhku... gumamnya sambil membawa semua barang belanjaanku ke mobil dan memasukannya kedalam bagasi " sudah aku masukkan semuanya... ucapnya "naiklah jalankan mobilnya... ucapku sambil memberi kunci mobil kepadanya " Mwo? waeh?.. tanyanya "kau pikir siapa yang akan menurunkan semua belanjaan ku nanti... jawabku " apa kenapa harus aku juga? tanyanya "cepatlah... ucapku dengan suara sedikit tinggi, Namjoon pun naik ke mobil dan mulai menjalankannya saat diperjalanan mulut namjoon tidak pernah berhenti berbicara dia terus bertanya-tanya kepadaku " Dimana suami mu? kenapa dia tidak menemanimu berbelanja? kenapa harus aku yang membawa semua belanjaan mu? apa aku ini suamimu?... ucapnya yang melontarkan banyak pertanyaan "Sekretaris mulai besok kau akan ku pindahkan ke tempat wartawan... ucapku "Mwo? kenapa.. tanyanya " tidak ada alasan.... jawabku "ah Mian-mian aku akan berhenti bertanya sekarang... ucapnya, tak lama kemudian kami pun sampai di apartemen Namjoon pun bergegas turun dari Mobil dan mengangkat barang belanjaan ku kedalam apartemen, Yoongi yang ternyata melihat ku sudah datang dari atas balkon " padahal dia mempunyai suami tapi malah menyuruh orang lain yang membantunya dasar gadis yang aneh... gumamnya, Namjoon meletakkan semua barang belanjaan ku di atas meja "kalau begitu aku pamit dulu... ucapnya " Nee.. jawabku "tadi itu tidak seriuskan... tanyanya " bisa saja aku benar-benar memindahkan mu... jawabku "Ah Mian ku mohon jangan memindahkan ku... ucapnya " arasso arasso sekarang pergilah aku ingin memasak... ucapku "Nee, anyeong Kheseyo... ucapnya dan keluar dari apartemen, setelah Namjoon pergi aku pun mulai memasak beberapa hidangan yang aku tau...