
Aku pun membuka mataku entah berapa lama aku menutup mataku dan akhirnya aku pun bisa membukanya aku masih mendengar suara-suara seperti yang kudengar sebelumnya,"apa aku berada di rumah sakit...batinku ,aku melihat sekelilingku,aku bisa melihat teman-temanku yang tertidur di sofa ruangan itu bahkan aku melihat Yoongi yang tertidur di atas kasurku sambil menggenggam tangan ku ,aku berusaha membuat gerakan kecil di jariku dan Yoongi pun langsung terbangun,mungkin dia merasakan gerakan jariku "YunRi kau sudah siuman...ucap Yoongi, suara Yoongi membangunkan semua teman-temanku dan mereka pun langsung menghampiriku "haa YunRi sudah siuman Namjoon cepat panggil seokjin ah maksudku dokter seokjin...perintah Jimin ,Namjoon pun langsung keluar ruangan untuk memanggil Seokjin "YunRi gweanchana apa kau masih merasakan sakit ditubuhmu...tanya jhope ,aku tidak bisa menjawab pertanyaan jhope karena aku masih menggunakan alat bantu pernafasan ,tak lama Seokjin pun datang dan langsung memeriksa keadaanku "YunRi sekarang sudah baik-baik saja...ucap Seokjin sontak mereka semua pun merasa lega "aku akan menyuruh suster membuka alat-alat ditubuhmu...ucap Seokjin dan kemudian meninggalkan ruangan
Suster pun datang di ruanganku setelah selesai melepas semua alat-alat di tubuhku suster itu pun keluar dan mereka pun kembali masuk karena tadi mereka disuruh keluar oleh suster karena ingin membersihkan badanku ,semua alat-alat sudah lepas dari badanku kecuali infus yang masih menempel di tanganku aku harus dirawat beberapa hari lagi di rumah sakit "YunRi apa kau sekarang baik-baik saja...tanya Taehyung "Yaaa pertanyaan apa itu tentu saja YunRi baik-baik saja dia adalah Ratu Es kita...candaan Jimin sambil memukul pundak Taehyung "eung...gweanchana ...jawabku dengan suara lemah "Yaa jangan mengajak YunRi bicara dulu dia masih lemah ....tegur Jhope,aku cukup terhibur melihat keberadaan mereka tetapi Namjoon tidak kembali setelah memanggil Seokjin "baegoppha(aku lapar)...ucapku dengan suara kecil "apa kau lapar,kau ingin makan apa aku akan membelikannya untukmu...ucap Yoongi yang dari tadi duduk disampingku "aku ingin memakan bubur ayam...ucapku "mweo?setelah seminggu tertidur kau hanya ingin memakan bubur ayam ...ucap Jimin "waeyo?apa itu tidak boleh,bukankah bubur baik untuk orang sakit...ucapku "a-ani tentu saja boleh hehe...ucap Jimin "aku akan pergi membelikannya untukmu...tawar Yoongi "etss tuan Min kau tidak perlu repot"melayani ratu kami,kami yang akan pergi membelikan bubur ayam terenak untuk ratu kami benarkan...ucap Jimin "kau saja aku malas bergerak...tolak Taehyung "ayolah Taehyung kita pergi saja...ajak Jhope ,dengan paksaan Jhope,Taehyung pun bangkit dari sofa dan pergi mengikuti Jimin disusul oleh Jhope ,aku hanya tersenyum melihat tingkah mereka bertiga ,dan diruangan tinggal kami berdua saja aku melihat kearah jendela dan menghela nafas "apa aku kehilangannya...ucapku sambil menahan tangisku ,Yoongi melihat tangunku yang berada di perutku "tidak apa-apa,itu bukan salahmu...ucap Yoongi sambil menggenggam tanganku ,setelah mendengar perkataan Yoongi air mataku pun keluar ,aku berusaha untuk menahannya dan tidak bersuara "haaa eodi eomma dan appa ku...tanya ku tanpa melihat Yoongi ,Yoongi pun melepas tanganku setelah mendengar pertanyaanku ,aku pun menghapus air mataku tadi lalu melihat Yoongi yang tak kunjung menjawab pertanyaanku "waeyo?eodiya?...tanyaku lagi tetapi Yoongi hanya menundukkan kepalanya tak berani menatapku "apa terjadi sesuatu pada eomma dan appaku..tanyaku tetapi tetap saja Yoongi memilih untuk bungkam ,Tak lama mereka bertiga pun kembali membawakan pesanan ku "Taraaa...aku membelikan bubur ayam paling enak untukmu YunRi...girang Jimin ,tetapi mereka tercengang melihat mataku yang tampak berkaca-kaca "waegerae?(ada apa) apa Nampyeon mu memarahimu...tanya Taehyung "eodi eomma dan appa ku...tanyaku kepada mereka ,seketika wajah mereka pun langsung berubah menjadi pucat setelah mendengar pertanyaanku "jhope eomma appaneun eodia?...tanyaku pada Jhope tetapi Jhope hanya tertunduk dan tak berani menatapku juga seperti yang Yoongi lakukan "Taehyung...Jimin...ucapku tetapi tak ada satu pun yang menanggapi pertanyaanku ,aku pun mencabut infus ditanganku dengan paksa dan beranjak turun dari kasur tetapi baru saja aku meletakkan kakiku dilantai ,aku langsung terjatuh aku tidak bisa merasakan kakiku, mereka yang melihatku terjatuh langsung menghampiriku "YunRi gweancha... ucap Yoongi sambil menggendongku dan meletakkan ku ketempat tidur lagi "aku tidak bisa merasakan kakiku...ucapku "mweo?...ucap mereka serentak,Jhope pun langsung memanggil Seokjin untuk memeriksaku,tak lama seokjin pun datang dan langsung memeriksaku ,seokjin pun selesai memeriksaku dan infus terpasang kembali ditanganku "ada apa dengan YunRi..... seok ah maksudku dokter Kim...ucap Jimin "kaki YunRi hanya mati rasa karena seminggu tidak pernah mengalami gerakan dan sekarang baru menerima rangsangan lagi jadi itu harus dilakukan secara perlahan-lahan itu biasa terjadi pada orang yang baru saja bangun dari komanya...ucap Seokjin "haa syukurlah ...ucap Taehyung lega "aku permisi dulu...ucap Seokjin tetapi aku langsung memegang tangan Seokjin dan tidak membiarkannya untuk pergi "ada yang ingin aku bicarakan padamu Dokter Kim...ucapku "gendae aku sedang sibuk,kau bisa menyuruh Nampyeonmu untuk keruangan ku nanti jika kau memerlukan sesuatu....ucap Seokjin "ini tidak ada kaitannya dengan Yoongi ini hanya antara kau dan aku....ucapku,mereka berempat pun langsung peka terhadap situasi dan kemudian meninggalkan ruangan dan sekarang hanya ada aku dan Seokjin "a-apa yang ingin kau tanyakan YunRi...tanya Seokjin gugup "apa...apa kau yang mengoperasiku....tanyaku tanpa melihat Seokjin "aniyo,naneun aniya(bukan aku)....jawab Seokjin "gaereu!(benarkah),baguslah jika bukan kau yang menangani ku,aku sempat berpikir kau menghindari ku karena tidak bisa menyelamatkan calon bayiku....ucapku sambil menahan tangis "mianhaeyo(maaf)...ucap Seokjin "untuk apa kau meminta maaf ...tanyaku sambil melihat Seokjin dengan mata yang berkaca-kaca "karena tidak bisa menyelamatkan calon bayimu...ucap Seokjin sambil mulai menangis "uljima(jangan menangis) itu bukan salahmu...ucapku menenangkan Seokjin "Mianhaeyo...mianhaeyo...ucap seokjin sambil terus menangis "kenapa kau terus meminta maaf sudah kukatakan itu bukan kesalahanmu...ucapku ,tetapi Seokjin terus meminta maaf padaku sambil menangis "Mianhae aku tidak bisa menyelamatkan mereka mianhae .... ucap Seokjin "apa yang kau bicarakan aku hanya memiliki satu calon bayi...ucapku "apa yang kau maksud dengan mereka...tanyaku ,tetapi Seokjin hanya terus menangis sambil meminta maaf padaku,aku pun teringat pada kejadian di ruang operasi hari itu sebelum kesadaranku menghilang "haaa aniyo,itu tidak mungkin...gumamku mulai memikirkan hal-hal aneh tentang orang tuaku "eodi handephoneku....ucapku sambil mencarinya "Seokjin dimana henponku aku harus menghubungi eomma dan appaku...ucapku ,Seokjin pun langsung berdiri dan memelukku "mianhaeyo...ucapnya "kenapa kau terus meminta maaf padaku,dimana eomma dan appaku...ucapku sambil menangis "Hiiks...hiks...hiks..eomma appaneun eodiya...teriakku dipelukan Seokjin ,aku jadi mengerti arti maaf dari Seokjin,tangisku pun makin menjadi- jadi setelah mengetahui kebenarannya yang tidak ingin itu menjadi sebuah kenyataan bahwa ibu dan ayahku sudah pergi meninggalkanku selama-lamanya....