My Family That Is Cold As Snow

My Family That Is Cold As Snow
#Ep38*Mimpi buruk


Setelah selesai makan aku pun naik kekamar Yoongi untuk beristirahat "kau bersihkan saja dirimu dulu aku akan merapikan pakaian kita dulu...ucap Yoongi ,aku pun masuk kedalam kamar mandi dan setelah selesai mandi kami pun bersiap untuk tidur tetapi Yoongi belum tidur dia masih sibuk dengan leptopnya,aku pun memutuskan untuk tidur duluan ,tak lama saat aku tertidur tiba-tiba aku membuka mataku dan aku sudah tidak berada dikamar Yoongi lagi melainkan ditempat lain bahkan aku tidak menggunakan piyama "dimana aku...ucapku ,aku berjalan -jalan dan melihat sebuah rumah yang sangat familiar untukku "itu kan...ucapku sambil berjalan kearah rumah itu "ini adalah rumahku saat kecil dulu...ucapku aku pun masuk kedalam dan melihat ibu dan ayah sedang makan di meja makan "eomma appa...ucapku dan tiba-tiba datang gadis kecil "eomma appa selamat pagi...ucap gadis kecil itu sambil mencium satu persatu pipi ibu dan ayahku "YuRi ayo segera makan kamu tidak ingin terlambat di hari pertamamu kan...ucap ibuku "eomma sudah berapa kali aku bilang namaku YunRi Y-U-N-R-I ,YunRi bukan YuRi ...protes gadis kecil itu yabg tidak lain adalah aku "baiklah maafkan eomma,cepatlah makan sarapan mu lalu ayah akan mengantarmu...ucap ibuku "apa eomma tidak akan ikut ...tanyaku YunRi kecil "nee YunRi berangkat sama appa saja yah...ucap ibuku "tapi eomma ini hari pertamaku aku ingin di antar eomma dan appa...ucap YunRi kecil "ah baiklah eomma akan ikut denganmu jadi pergilah bersiap-siap...ucap ibuku "yeaa aku akan segera bersiap-siap untuk kesekolah...ucap YunRi kecil lalu masuk kedalam kamar,aku pun mengikuti diriku saat kecil masuk kedalam kamar ,tapi saat aku masuk rumah ku sudah berbeda ,aku melihat diriku saat umur 17 tahun "itu aku,ah aku tau waktu ini...ucapku ,aku melihat diriku yang berusia 17 tahun pulang kerumah dengan mata yang bengkak,aku pun ikut masuk kedalam dan melihat ibu dan ayahku "YuRi kau sudah pula,eomma sangat khawatir karena kau pulang larut malam hari ini...ucap ibuku "eomma aku ingin istirahat aku sangat capek...ucapku "chagiya apa kau baik-baik saja,dimana Jungkook kenapa tidak bersama Jungkook...tanya ayahku "jangan menyebut namanya aku sangat membencinya...teriakku lalu berlari kekamarku "YuRi...ucap ibukh,aku pun mengikuti diriku yang berlari kekamar ,aku melihat diriku sedang menangis tersedu-sedu ,aku pun duduk disamping diriku lalu memeluknya tetapi saat aku memeluknya tiba-tiba diriku yang 17 tahun berubah menjadi debu bahkan aku sudah tidak berada di rumahku lagi,aku berada di ruangan yang sangat gelap "dimana aku...ucapku "eomma appa eodiya...teriakku ,aku pun melihat ibu dan ayahku berada di depanku tapi saat aku menghampiri mereka,tubuh mereka perlahan lahan hilang "aniyo,eomma appa jangan tinggalkan aku...ucapku sambil berlari tapi bagaimana pun cepatnya aku berlari aku belum sampai ke depan mereka seolah-olah mereka sangat jauh dari jangkauan ku "ani aniyo eomma appa jangan pergi....ucapku "HAJIMAAAAAAA....ucapku lalu membuka mataku sekali lagi dan ternyata itu hanya mimpi Yoongi yang mendengarku pun langsung panik "ada apa...tanya Yoongi ,aku terkena serangan panik lagi "haa o-obatku...ucapku ,Yoongi pun memberikan obatku ,aku langsung meminumnya dan kembali merasa tenang "ada apa?apa kau bermimpi buruk...tanyanya "haa aku ingin kembali tidur...ucapku tanpa menjawab pertanyaan Yoongi,Yoongi pun tidur disampingku lalu memelukku "jangan takut aku ada disini bersamamu...ucap Yoongi untuk pertama kalinya aku merasa nyaman di peluk oleh Yoongi ,malam itu pun berlalu begitu saja berkat Yoongi


Keesokan harinya aku saat aku bangun aku sudah tidak melihat Yoongi berada di sebelahku ,aku pun bangkit dari tempat tidur dan pergi masuk kekamar mandi untuk membersihkan diri setelah selesai aku pun turun kebawah "oh chagiya kau sudah bangun...ucap ibu Yoongi "Nee eomma...ucapku "ayo sarapan lalu minum obatmu...ucap ibu Yoongi,dimeja makan kami hanya ada bertiga tidak ada Yoongi "eomma dimana Yoongi...tanyaku "oh Nampyeon mu sedang berada dihalaman belakang membersihkan taman karena sudah lama taman itu tidak dibersihkan...ucap ibu Yoongi "ah begitu ya..ucapku ,setelah selesai makan aku pun meminum obatku "YunRi apa kau sudah selesai meminum obatmu...tanya ibu Yoongi "Nee eomma ada apa?...ucapku "apa kau bisa membawakan buah-buahan itu untuk Nampyeonmu ...ucap ibu Yoongi "tentu saja,aku akan membawakannya...ucapku "Gomawo chagiya...ucap ibu Yoongi aku pun langsung kehalaman belakang dan melihat Yoongi yang sedang membersihkan rumput liar ditaman dan Yoongi pun menyadari keberadaanku "oh kau disini ada apa?...tanya Yoongi "ini buah dari eomma..ucapku "kau letakkan saja di meja sana...ucap Yoongi lalu lanjut menyelesaikan pekerjaannya ,aku pun meletakkan buah-buahan di meja dan memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar di taman itu "apa kau ingin melihat-lihat taman ini...tanya Yoong "eung...responku "ah baiklah...ucap Yoongi ,aku pun mulai berjalan-jalan dan ternyata taman dihalaman belakang Yoongi lumayan besar ,aku melihat sebuah ayunan aku pun berjalan kearah ayunan itu lalu naik "udara di pagi hari memang sangat segar...ucapku sambil menghirup udara segar ,karena cuaca yang sangat cerah aku pun tertidur di atas ayunan itu ,tapi saat ku buka mataku aku kembali keruangan gelap itu "kenapa aku disini lagi...ucapku ,aku pun melihat ibu dan ayahku berada didepanku lagi "eomma appa apa yang sebenarnya sudah terjadi kenapa kalian terus muncul dihadapan ku...ucapku "apa kalian tidak tau apa yang aku rasakan jika mengingat kalian berdua ,aku benar-benar sangat terpukul dan terus berpikir itu bunuh diri dan menyusul kalian saja hiks hiks hiks...ucapku sambil menangis "apa itu yabg kalian inginkan aku pikir kalian ingin melihatku melanjutkan hidupku tapi aku tidak bisa melakukan itu jika kalian terus-terusan muncul dalam pikiranku...ucapku "bahkan aku masih belum melupakan calon bayiku hiks hiks...ucapku "jadi apa yang kalian inginkan jika kalian ingin aku ikut bersama kalian aku akan melakukannya dengan suka rela...ucapku "aku akan menyusul kalian segera...ucapku,lalu aku pun membuka mataku dan serangan panik itu terjadi lagi nafasku mulai sesak ,aku tidak bisa menahannya ini sangat sakit aku terjatuh dari ayunan dan berusaha memanggil Yoongi tapi suaraku tidak ingin keluar ,aku menggenggam rumput untuk tetap bertahan melawan rasa sakit itu tapi itu percuma sedikit-demi sedikit kesadaran ku pun menghilang.