
Aku pun berjalan ke arah Yoongi begitu pula dengan YehNa yang mendahuluiku dan berjalan kearah suaminya saat aku sudah berada di samping Yoongi, kami pun berempat saling bertatapan dan entah kenapa aku serasa membatu setelah melihat lelaki yang ada di samping YehNa "Kau... Ucap berempat bersamaan, pandangan ku tidak bisa teralihkan dari pria yang ada disamping YehNa karena pria itu adalah cinta pertama ku yaitu Jungkook, aku juga tidak tau ada apa dengan Yoongi yang seakan terdiam setelah melihat YehNa berdiri di samping Jungkook " Astaga ini benar Yoongi... Tanya YehNa, aku pun seketika mengalihkan pandangan ku dari Jungkook "apa kau mengenal suamiku... Ucapku berusaha tetap tenang " Suami... Ucap YehNa dan Jungkook secara bersamaan "Nee.. Ucapku " Ah.. Kami dulu pernah menjalin hubungan, entah apakah Tuan Yoongi masih mengenalku... Ucap YehNa, Yoongi pun tersadar dari lamunannya "oh iya Jungkook kenalkan Istriku YunRi dan YunRi perkenalkan ini Jungkook temanku yang mengirim buket bunga hari itu... Ucap Yoongi memperkenalkan ku dan mengabaikan pertanyaan YehNa, Kami berdua pun saling bersalaman, entah kenapa aku terasa sesak melihat Jungkook setelah sekian lama tepat di waktu kejadian di bianglala kami tidak pernah bertemu lagi karena aku keluar Negeri untuk melanjutkan pendidikan ku kemudian kami dipertemukan disini dan ternyata dia adalah teman suamiku ternyata firasat ku hari itu benar tentang buket bunga yang dikirim untuk Yoongi ternyata itu dari Jungkook " Ah iya perkenalkan dia YehNa... Ucap Jungkook memperkenalkan YehNa kepada aku dan Yoongi, "mweo? kenapa dia memperkenalkan istrinya seperti itu... Ucap batinku, lepas dari situasi tadi Jungkook pun memulai pestanya sesudah meresmikan tokoh bunganya,terlalu banyak orang didalam ruangan sehingga membuatku sesak Yoongi pun tidak memperdulikan ku karena asik bicara kepada teman - temannya, aku pun keluar untuk mencari udara segar sambil membawa minuman ku, Jungkook yang ternyata melihatku keluar pun mengikutiku " Haaa akhirnya aku bisa bernafas lega juga... Gumamku "apa yang kau lakukan disini Yu... Tanya seseorang dan hanya satu orang yang memanggilku seperti itu dan dia adalah " Kau,kenapa kau mengikutiku... Tanyaku pada Jungkook "ah Mian aku tidak bermaksud aku tadi melihatmu keluar sendiri... Jawab Jungkook " Apa kabar Yu sudah lama ya... Tanya Jungkook "tuan Jeon kau sangat tidak sopan... Ucapku " Mweo (apa)!... Ucap Jungkook bingung "kau dari tadi memanggilku Yu, aku adalah nyonya Min dan kau tidak punya hak memanggilku dengan sebutan Yu... Ucapku tegas "joesonghabnida (Maaf)... Ucap Jungkook meminta maaf " lupakan... ucapku "oh iya, aku tidak menyangka ternyata kau pria yang tidak bertanggung jawab... ucapku " apa maksud mu nyonya Min... tanya Jungkook "kenapa kau tidak memperkenalkan istrimu dengan baik kau hanya menyebut namanya seolah-olah kalian hanya sebatas teman... jawabku " istriku? maksud mu YehNa... tanya Jungkook "Nee... jawabku "YehNa bukan istriku... ucap Jungkook, perkataan Jungkook sedikit membuat ku terkejut, kalau YehNa bukan istrik Jungkook terus tadi yang YehNa bilang di toilet apa semuanya bohong trus yang lebih penting, apa mereka melakukan hubungan badan diluar nikah, aku tidak menyangka bahwa Jungkook benar-benar melakukan itu kepada wanita sebelum menikah, aku ingin menyampaikan semua isi pikiranku kepada Jungkook tapi aku memutuskan untuk tidak mengatakan apa-apa karena itu bukan urusanku, aku pun berjalan masuk kedalam meninggalkan Jungkook, sementara itu saat Yoongi sedang asik berbincang-bincang dengan temannya, YehNa pun menghampiri Yoongi, apa kalian ingin tau ciri-ciri YehNa, dia cukup tinggi dariku, kulit putih, senyum manis, rambut panjang yang bergelombang, dan wajah yang terlihat polos tapi aslinya dia sangat menjijikkan bagiku " Yoongi apa kita bisa bicara... tanya YehNa, karena mendengar perkataan YehNa teman-teman Yoongi pun meninggal mereka berdua "bicaralah... ucap Yoongi dengan ekspresi dingin " Yoongi apa kau masih tidak bisa memaafkanku... tanya YehNa sambil memegang tangan Yoongi, seketika itupun Yoongi langsung menghampaskan tangan YehNa "aku tidak punya urusan langit dengan anda Nyonya Jeon... ucap Yoongi " hmm aku merindukan mu Yoongi... ucap YehNa sambil memeluk Yoongi, aku yang melihat Yoongi sedang berpelukan dengan YehNa pun langsung menghampiri mereka "apa yang sedang kalian lakukan... ucapku dengan penuh amarah sambil melepaskan pelukan YehNa dari Yoongi " ah YuRi jangan salah paham itu hanya pelukan persahabatan... ucap YehNa membela diri, Yoongi hanya diam "jeongmal (benarkah), tapi itu tidak pantas untuk kamu lakukan pada suami orang... ucap ku " ha ada apa dengan mu YuRi... tanya YehNa "kenapa kau terus memanggilku dengan YuRi aku adalah Nyonya Min, jangan memanggilku YuRi seolah-olah kita ini sudah kenal cukup lama... ucapku, Jungkook yang melihatku sedang berdebat langsung menghampiri kami " ada apa?... tanya Jungkook "Yoongi aku ingin pulang, jika kau ingin tetap tinggal, tinggal saja... ucapku sambil meninggalkan mereka bertiga " ha ada apa dengan dia, dia kekanakan sekali... ucap YehNa "Nyonya Jeon punya cukup nyali menghina istri ku didepanku... ucap Yoongi, YehNa yang mendengar perkataan Yoongi pun langsung terdiam tidak tau ingin mengatakan apa " aku pulang dulu tuan Jeon, aku akan segera mengabarimu.... ucap Yoongi dan berjalan menyusulku
Diluar aku sedang menunggu taksi tapi tidak ada satupun taksi lewat "aku sudah memesan taksi... ucap Yoongi yang sudah ada di belakang ku " kau.. kenapa kau disini... tanyaku "tentu saja aku ingin pulang bersama Nyonya Min... jawab Yoongi mengejekku, dia pikir itu lucu tapi itu hanya membuatku tambah marah entah apa sebabnya, saat taksi yang Yoongi pesan sudah tiba kami pun segera naik dan kembali ke hotel
sesampai di hotel aku menyuruh staf hotel membawakan ku beberapa minuman kekamar kami, saat aku selesai membersihkan badanku dan giliran Yoongi yang membersihkan badanya, tak lama kemudian minuman yang aku pesan pun datang, Yoongi yang baru saja keluar dari kamar mandi melihatku membawa beberapa botol minuman " apa kau ingin minum itu semua... tanya Yoongi "tentu saja untuk apa aku memesannya jika bukan untuk diminum... jawabku " haa lakukan saja apa yang kau ingin lakukan... ucap Yoongi sambil naik ke kasur dan bersiap untuk tidur, aku pun mulai meminum minuman anggur itu, entah kenapa pikiranku malam itu sangat kacau terlalu banyak yang terjadi padaku, waktu tak berjalan begitu lama aku sudah menghabiskan satu botol minuman dan aku sudah mabuk "hemm dasar pria menjijikkan... gumamku sambil lanjut minum, Yoongi yang ternyata belum tidur pun bangun dari kasur dan menghampiriku, lalu dia mengambil botol minuman yang ada di depanku dan langsung meminumnya " hey.. kenapa kau meminum minuman ku... tanyaku dalam keadaan mabuk, tak butuh beberapa menit Yoongi sudah menghabiskan satu botol, lalu dia mengambil satu botol lagi dan menuangkan minuman di gelas ku dan di gelasnya "baiklah sekarang ceritakan apa yang sebenarnya terjadi padamu... tanya Yoongi " kenapa aku memberitahukanmu... jawabku dalam keadaan mabuk "dasar gadis menyebalkan... ucap Yoongi " apa kau bilang menyebalkan... mau lebih menyebalkan berpelukkan didepan banyak orang bersama wanita hamil... ucapku tanpa sadar "pffft...apa kau cemburu... tanya Yoongi " aku tidak cemburu... ucapku "hahah... tunggu dulu tadi kau bilang wanita hamil, apa yang kau maksud YehNa sedang hamil... tanya Yoongi " hemm... aku tidak menyangka cinta pertama ku ternyata tega merusak wanita lain sebelum mengikat sebuah janji... jawabku "cinta pertama?maksud Jungkook... tanya Yoongi" tentu saja, siapa lagi kalau bukan dia... jawabku "apa semua itu benar... pikir Yoongi " dan kau, kau tidak boleh dekat - dekat dengan gadis manapun lagi... ucapku sambil berjalan kearah Yoongi dan menarik kerah bajunya "kenapa aku tidak boleh dengat dengan wanita lain.... tanya Yoongi " kau bilang kenapa, karena kau sudah memiliki istri.... jawabku "kau benar-benar sedang cemburu... ucap Yoongi " aku tidak cemburu, aku hanya tidak suka jika kau dekat dengan wanita lain... ucapku masih dalam keadaan mabuk, Yoongi pun tiba-tiba memeluk dan mengangkat ku ke atas kasur "hemm baiklah aku tidak akan dekat-dekat dengan wanita lain selain kau.... bisik Yoongi, saat Yoongi sedang berada di atasku dan menatapku, karena dalam keadaan mabuk aku tiba-tiba mencium Yoongi, Yoongi pun dengan senang hati merespon ciuman ku, saat aku melepas ciuman ku, Yoongi membisikkan sesuatu di telinga ku dan lanjut mencium ku dan kami pun melakukan sesuatu di malam itu selain berciuman....