
Pagi hari di Kota Paris
Aku bangun kesiangan karena terlalu lelah, saat bangun aku melihat Yoongi yang masih tertidur pulas sambil memelukku, aku pun memindahkan tangan Yoongi dari atas badanku dan akupun bangkit dari tempat tidur "haa... aku benar-benar melakukan itu dengan pria mesum ini... gumam ku, aku mengambil piyama ku dan bersiap pergi kekamar mandi tetapi saat aku hendak berdiri kaki ku terasa sakit begitupala dengan seluruh tubuhku " awww... dasar pria mesum... ucapku, Yoongi yang ternyata sudah bangun dan mendengarku berkata seperti itu langsung menarik tanganku, aku pun kembali tertidur dan Yoongi langsung mengunci ku dengan berada di atasku "apa yang kau lakukan pria mesum... ucapku sedikit kesal " Morning chagiya... ucap Yoongi sambil mencium kening ku, aku pun dibuat bingung dengan tingkah Yoongi "Menyingkir, Na(aku) mau kekamar mandi... ucapku sambil berusaha mendorong Yoongi " apa Neo(kamu) puas dengan pelayanan ku semalam... tanya Yoongi, aku tidak mengerti apa yang salah dengan otak pria ini apa dia tidak malu membicarakan kejadian semalam, aku saja masih tidak percaya jika aku sudah melakukan itu semua "Neo benar-benar pria mesum cepat menyingkir dariku... ucapku sambil mendorong kuat Yoongi, sehingga Yoongi pun bergeser dan aku pun segera berdiri " dengarkan aku pria mesum,tentang kejadian semalam anggap tidak pernah terjadi... ucapku sambil masuk kedalam kamar mandi "haa.. bagaimana bisa kejadian semalam diaanggap tidak pernah terjadi... gumam Yoongi, Setelah selesai membersihkan diri kami, aku dan Yoongi pun memesan makanan hotel entah kenapa aku dan Yoongi sama-sama malas keluar untuk makan direstoran dan kami cukup nyaman makan di kamar, begitupula dengan waktu makan siang
Malam Hari Di Paris
aku dan Yoongi masih berada di kamar dan sibuk dengan urusan kita masing-masing, sampai tiba-tiba seseorang mencet bel pintu kami, aku pun segera berdiri dan berjalan kearah pintu mengecek siapa yang datang, saat aku lihat ternyata salah satu staf Hotel aku pun lekas membuka pintu "ada apa..? tanya ku,staf hotel itu memberiku sebuah tiket " igeot(ini) dari Nugu(siapa)?... tanya ku "dangsin bumonim (orang tua anda)... jawab staf hotel " Gomawo (makasih)... ucapku, staf hotel itu pun segera pergi dan aku pun kembali masuk kedalam kamar, Yoongi yang melihatku masuk membawa sesuatu pun menghampiri ku dan bertanya "jeogeot mweo (apa itu)?.... tanya Yoongi " tikes (tiket)... jawabku "tikes mweo (tiket apa)?.. tanya Yoongi " neo jasineul bwa(lihatlah sendiri)... ucapku sambil memberikannya pada Yoongi "igeot(ini) tiket karnaval... ucap Yoongi " mweo, wae-yeo(kenapa) geudeul (mereka) membeli tiket seperti ini... ucapku sambil merebut tiket dari tangan Yoongi, Tiba-tiba Notif pesan muncul dari hyundaejeonhwa (henpon) Yoongi ,dia pun segera melihatnya dan ternyata itu dari uri bumonim(orang tua kami) "uri(kami) membelikan kalian sebuah tiket karnaval jadi kalian bisa bersenang-senang disana dan jangan lupa untuk mengirimkan kami shajin (foto) kalian saat sedang bermain disana... isi pesan dari orang tua kami " kajja(ayo)... ucap Yoongi "eodi (kemana).. tanyaku " tentu saja ke karnaval, tiket itu hanya berlaku malam ini... ucap Yoongi "Shireondae(aku tidak mau)... ucapku " wae-yeo(kenapa)?... tanya Yoongi "aku hanya tidak ingin pergi... jawabku,
apa kalian ingin tau alasanku tidak ingin kesana, biar kuceritakan kepada kalian, suatu hari ada pekan raya di Seoul Na(aku) dan kekasihku yaitu Jungkook pergi kesana bersama begitupula dengan para sahabatku, Namjoon, Taehyung, J-Hope, Jin dan Jimin, uri(kami) bersenag-senag disana memainkan dan menaiki semua permainan bersama malam itu dipenuhi tawa dan senyum bahagia dari kami, tapi saat aku sedang asik bermain bersamaa yang lainnya Jungkook menghilang, aku pun pamit kepada chingu(teman)ku untuk mencari Jungkook, setalah itu aku pun pergi mencari Jungkook,tapi aku tidak melihatnya dimana-mana tiba pun waktunya petasan di nyalakan aku pun melihat petasan-petadan indah yang berada di langit, tetapi aku terkejut saat melihat kearah Kincir riya aku melihat seseorang tampak tak asing bagiku sedang berada disana bersama seorang wanita dan ternyata dugaanku benar itu adalah Jungkook dia sedang berada di Kincir riya bersama seorang wanita dan yang membuatku lebih terkejut adalah saat Jungkook mencium wanita itu, perasaan ku pun langsung berubah drastis,mataku pun mulai mengeluarkan air mata dengan sendirinya dan aku bertanya-tanya kepada diriku sendiri, kenapa Jungkook mencium wanita lain, apa mereka punya hubungan, tetapi aku adalah kekasihnya, kenapa dia tega berbuat itu padaku, setalah Kincir riya sampai dibawah Jungkook dan wanita itupun turun dan Jungkook melihatku sedang berdiri menatap kearahnya, Jungkook pun sedikit terkejut melihatku menangis dia pun langsung berlari menghampiriku meninggalkan wanita itu, tetapi saat dia tiba dihadapanku, akupun sontak menampar wajahnya, wanita yang tadi bersama Jungkook pun langsung menghampiri Jungkook dan memegang bekas tamparan ku, ternyata chingu (teman)ku melihat kejadian itu, mereka pun menghampiri kami, saat itu juga aku mengatakan kata-kata kasar keadaan Jungkook, setelah itu akupun meninggalkan mereka semua dan aku tidak pernah bertemu Jungkook dan wanita itu lagi sampai saat ini
, setelah itu kami pun segera berangkat ke tempat karnaval dengan sebuah taksi
Tak lama kami pun tiba di tempat tujuan kami setelah menyerahkan tiket aku dan Yoongi pun segera masuk kedalam, aku dan Yoongi hanya berjalan - jalan dan melihat-lihat " Mari kita berfoto dan kirimkan kepada mereka kalau kita benar-benar pergi... ucap Yoongi sambil mengeluarkan henpon nya "shireondae (aku tidak mau)... ucapku, Yoongi pun lansung menarikku ke pelukannya dan langsung mengambil foto " apa yang kau lakukan, aku bilang tidak mau... ucapku sambil melepas pelukan Yoongi "aku tidak akan melakukannya lagi cukup satu foto saja kita kirimkan untuk mereka... ucap Yoongi, mood ku pun langsung berubah karena aku tidak suka di perlakukan seperti itu, kami pun kembali berjalan - jalan, tetapi saat aku sedang berjalan - jalan tiba-tiba seorang Gadis kecil menghampiri ku " eonni (kakak perempuan) apa kau bisa membantuku... tanya Gadis kecil itu "ah Gadis kecil kamu ingin dibantu apa... tanyaku sambil jongkok " aku ingin mendapatkan hadiah kalung itu dan memberikannya kepada eomma(mama) ku tapi aku tidak bisa memasukkan gelang-gelang itu semua... ucap Gadis kecil "hmmm gimana yah, eonni juga mungkin tidak bisa melakukannya... ucapku,sontak Gadis kecil itu pun mulai terlihat sedih " aku ingin menghadirkan kalung itu kepada eomma ku karena ini adalah hari ulang tahunnya... ucap Gadis kecil itu, Karena tidak tega melihatnya aku pun mencoba bermain untuk Gadis kecil itu "baiklah eonni akan coba... ucapku menghibur Gadis kecil itu " benarkah eonni, Komawo eonni... ucap Gadis kecil itu dengan gembira, aku pun dibawa ketempat permainan tersebut Yoongi pun ikut bersama kami, karena aku sudah memainkan semua permainan di karnaval, aku pun dengan mudah memasukkan semua gelang-gelang itu, Yoongi yang melihatku pun cukup Kagum dengan ku "wahhh eonni sangat hebat... sorak gadis kecil itu, setelah memasukkan semua gelang aku pun memilih hadiah yaitu sebuah kalung " nah ini kalungnya sekarang kamu bisa memberikan ini kepada eomma mu... ucapku sambil memberikan hadia kalung kepada Gadis kecil
itu "Komawo eonni... ucapnya sambil memelukku, setelah memelukku Gadis kecil itu pun pergi menemui ibunya " kau hebat juga... ucap Yoongi, aku hanya melihat cuek Yoongi dan lanjut berjalan, tetapi belum lama aku berjalan tiba-tiba Gadis kecil itu datang lagi "eonni, mari bermain bersama... ucap Gadis kecil itu " mweo? wae-yeo kamu tidak bermain bersama eomma mu... tanyaku "eomma ku sedang mengandung adikku jadi dia tidak bisa menemani ku bermain... Jawab Gadis kecil itu " hemm arayo (baiklah) eonni akan menemanimu bermain... ucapku, Gadis kecil itu pun senang "oh iya, apa oppa ganteng ini kekasih eonni... tanya Gadis kecil itu, tapi saat aku ingin menjawab Yoongi mendahului ku " andweyeo (bukan), tapi aku adalah Namphyeon nya... ucap Yoongi "haa jinja(sungguh) apa eonni sudah memiliki ai(anak)... tanya Gadis kecil itu " andweyeo... jawabku "tapi akan segera punya... sambung Yoongi " ***ceongmal**(benarkah) apa aku boleh berteman dengan ai (anak) eonni nanti*... tanya Gadis kecil itu, aku hanya tersenyum kepada Gadis kecil itu "tentu saja kau bisa berteman dengannya tapi kami bukan orang di sini kami hanya datang di sini untuk membuatnya... ucap Yoongi, setelah mendengar Yoongi berkata seperti itu aku pun lekas berdiri dan mencubit Yoongi " apa kau tidak punya rasa malu bicara seperti itu kepada anak kecil... bisik ku "kamu jangan pikirkan perkataan ajeossi (paman) ini, Mari kita bermain... ucap ku sambil memegang tangan Gadis kecil itu " Nee... ucap gadis kecil itu sambil berjalan kesalah satu permainan Yoongi pun mengikuti kami dari belakang,Aku dan Gadis kecil itu pun mulai bermain permainan yang ada di karnaval, mulai dari memasukan bola, menangkap ikan, lempar gelang dan banyak lagi dan tidak lupa juga kami menaiki hawana di sana,hawana yang pertama kami naiki adalah rollercoaster "apa eonni pernah naik rollercoaster sebelumnya... tanya Gadis kecil itu " Nee... jawabku "bagaimana dengan ajeossi... tanya Gadis kecil itu kepada Yoongi " Gadis kecil kenapa kau memanggilku ajeossi sedangkan kamu memanggilnya eonni, umurku dan umurnya tidak berbeda jauh.... protes Yoongi "terus aku harus memanggil ajeossi apa... tanya Gadis kecil itu " karna kau memanggilnya eonn jadi kau bisa memanggilku oppa(kakak laki-laki)... jawab Yoongi sedikit bangga "haa, apa dia pantas di panggil seperti itu... ucap batinku " arayo oppa... ucap Gadis kecil itu "kalau begitu mari naik rollercoaster sekarang.... ucapku " eung(ya)... ucap Gadis kecil itu, aku dan Gadis kecil itu pun berjalan untuk antrian sedangkan Yoongi masih diam ditempatnya "emm, waeyo (kenapa) oppa diam saja... tanya Gadis kecil itu " hemm oppa akan menunggu kalian disini saja.... jawab Yoongi "wae-yeo?... tanya Gadis kecil itu " hemm mungkin dia takut naik rollercoaster... bisikku yang ternyata didengar oleh Yoongi "jinjja(sungguh)... ucap Gadis kecil itu, aku mengangguk kepada gadis kecil itu " nugu(siapa) yang bilang aku takut, aku tidak takut sama sekali... ucap Yoongi "ceongmal (benarkah)?, kalau begitu kajja(ayo) ikut kami... ucapku menantang Yoongi, " arayo kajja... ucap Yoongi berjalan ke antrian, kami pun mengambil tempat duduk aku duduk disebelah Gadis kecil itu dan Yoongi duduk disebelah Gadis kecil itu juga, aku sedikit melirik kearah Yoongi yang tampak gemetaran "Gwenchana-yeo(apa kau baik-baik saja)... tanyaku meledek " c-chreom (tentu)... jawab Yoongi, aku tau bahwa dia takut naik hawana ini tapi dia bersikap sok jagoan,rollercoaster pun mulai bergerak sedikit demi sedikit kecepatannya pun bertambah, aku dan Gadis kecil itu teriak girang begitu pula dengan orang yang naik, tetapi Yoongi berada dalam situasi yang menegangkan selama rollercoaster berjalan Yoongi menutup matanya dan badanya tampak kaku itu membuatku tertawa melihatnya dan baru kali ini lagi aku bisa tertawa lepas dari sekian lamanya, Rollercoaster pun berhenti dan kami pun turun, "wahhh sangat menyenangkan.... ucap Gadis kecil itu, aku hanya tersenyum sebagai jawaban, Gadis kecil itu pun melihat kearah Yoongi yang sedang berjalan dengan kaki yang gemetaran " oppa Gwenchana yo... tanya Gadis kecil itu kepada Yoongi "ah, Nee (ya)... ucap Yoongi, bahkan suara Yoongi juga terdengar gemetaran, kami pun menaiki hawana selanjutnya